Sabtu
01 Agustus 2026 | 6 : 37

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ahok Sendiri yang Memutuskan Tidak Maju lewat PDIP

pdip-jatim-achmad-basarah
Ketua Badan Sosialisasi MPR Achmad Basarah
 Ketua Badan Sosialisasi MPR Achmad Basarah
Ketua Badan Sosialisasi MPR Achmad Basarah

JAKARTA — Wakil Sekjen DPP PDI Perjuangan Ahmad Basarah mengatakan, partainya masih terus menggodok nama-nama figur yang akan diusung dalam Pilgub DKI Jakarta 2017. Termasuk di dalamnya kader PDI Perjuangan yang sekarang menjabat Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini.

Basarah mengakui, banyak pihak mendorong PDI Perjuangan agar mengusung Risma dalam Pilkada DKI Jakarta 2017. “Kami tidak menampik banyak aspirasi masyarakat, baik civil society maupun partai politik, yang minta DPP PDI Perjuangan agar mengusung Risma,” ungkap Basarah, Kamis (4/8/2016).

Legislator DPR RI dari dapil V Jawa Timur ini juga menegaskan, PDIP sudah tidak memiliki urusan dengan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Sebab mantan Bupati Belitung Timur ini tidak mengikuti mekanisme yang ada.

Menurut Basarah, oleh karena Ahok tidak mendaftarkan diri dalam proses penjaringan bakal calon Gubernur DKI Jakarta melalui PDIP, sehingga sudah tidak ada yang perlu diperdebatkan.

“Yang pasti Ahok tidak mendaftar. Terakhir pernyataan dia tidak akan mendaftar lewat PDIP. Jadi saya kira selesai sudah urusan Ahok dengan PDIP, karena dia sendiri yang menyimpulkan itu,” tuturnya.

Pihaknya tidak akan memaksa untuk ambil bagian mendukung Ahok. Sebab, suami Veronica Tan ini merasa sudah cukup dengan dukungan tiga partai, Hanura, NasDem dan Golkar.

“Karena merasa cukup diusung tiga partai politik, dan tidak lagi membutuhkan dukungan PDIP. Jadi Ahok yang memutuskan tidak maju lewat PDIP,” jelas Basarah.

Disinggung soal koalisi menghadapi Pilkada DKI, menurut Basarah, PDI Perjuangan intensif berkomunikasi dengan Partai Gerindra, PPP, PKB, PAN, dan PKS.

“Kami sekarang tengah menjajaki partai politik lain di luar Nasdem, Hanura, dan Golkar untuk menjajaki peluang kerja sama politik mengusung pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur,” ungkapnya.

Sebelumnya, Ahok menegaskan tidak akan menunggu PDI Perjuangan dalam koalisinya. Sebab, dia merasa sudah cukup memiliki kursi untuk maju sebagai calon Gubernur DKI Jakarta 2017 mendatang.

Ahok mengungkapkan, saat ini kursi dari tiga partai pendukungnya, Hanura, NasDem dan Golkar, sudah sesuai dengan aturan KPU. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

BERITA TERKINI

Erma Susanti Kawal Implementasi Perpres Perlindungan Pekerja Transportasi Online

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Erma Susanti minta implementasi Perpres Nomor 27 Tahun 2026 benar-benar ...
KRONIK

Bupati Fauzi Tinjau Bubidaya Lele dan Ayam Petelur, Pastikan Manfaat Program Pemberdayaan

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, meninjau budidaya ikan lele dan ayam petelur milik kelompok ...
KRONIK

Dugaan Pemerkosaan Dua Santriwati di Sidoarjo: BBHAR PDIP Jatim Mintakan Perlindungan dan Restitusi dari LPSK

SURABAYA – Badan Bantuan Hukum Advokasi Rakyat (BBHAR) DPD PDI Perjuangan Jawa Timur secara resmi mengajukan ...
EKSEKUTIF

Bupati Gresik Boyong 5 Penghargaan Harganas Jatim, Inovasi TPA Masmundari Jadi Andalan

GRESIK – Pemerintah Kabupaten Gresik meraih lima penghargaan dalam peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ...
KABAR CABANG

Musran-Musranran se-Kecamatan Kalidawer Sukses Akomodasi 30 Persen Gen Z dan Perempuan

TULUNGAGUNG – Musyawarah Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan se- Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung, ...
LEGISLATIF

DPRD Lamongan Rekomendasikan Pemberhentian Sementara Sebuah Perusahaan Pembekuan Ikan

LAMONGAN – Komisi C DPRD Kabupaten Lamongan merekomendasikan penghentian sementara operasional sebuah perusahaan CV ...