Senin
01 Juni 2026 | 2 : 37

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ahmad Basarah Tekankan Pentingnya Penguatan Ketahanan Ideologi Desa

pdip-jatim-230223-basarah

JAKARTA – Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah menekankan pentingnya ketahanan desa secara sosial, budaya, politik, ekonomi, dan ideologi. Menurutnya, ketahanan desa harus diperkuat agar bisa menguatkan ketahanan nasional.

Dalam kegiatan “Penyelenggaraan Kampung Wawasan Kebangsaan Angkatan I” di Banten, Basarah menegaskan apabila ketahanan desa-desa melemah, ideologi asing dikhawatirkan mudah masuk lalu melakukan penetrasi ideologis yang membahayakan negara.

Undang-Undang Tahun 2014, tentang Desa, telah menegaskan bahwa Pasal 78 ayat (3) bahwa kebijakan pembangunan di desa harus bersandar pada nilai-nilai Pancasila dan kearifan lokal.

“Semua hal positif yang berkembang di desa-desa, itulah kearifan lokal yang sejalan dengan nilai-nilai Pancasila yang harus diperkuat,” ujar Ahmad Basarah dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (21/2/2023).

Salah satu bentuk kearifan lokal secara sederhana adalah terbangunnya suasana guyub penuh persaudaraan di antara penduduk desa berdasarkan adat istiadat, kepercayaan, serta agama yang dianut di desa tersebut.

“Namun demikian, saya masih mendengar ada bibit ekstremisme, ada kasus penolakan pembangunan gereja seperti di Cilegon dan Maja. Di sinilah kearifan lokal harus terus diperkuat,” ucapnya.

Ketua DPP PDI Perjuangan itu juga mengingatkan, desa-desa di seluruh Indonesia adalah ujung tombak penyelenggaraan pembangunan nasional yang berada di garda terdepan pelayanan publik.

Hal inilah yang kemudian membuat pemerintah Republik Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo yang mendorong semua desa untuk maju dengan menyalurkan anggaran dana desa yang sangat besar.

“Di Tahun 2022 saja, dana desa yang dikucurkan mencapai Rp 68 triliun. Ini dana yang besar. Namun perlu saya ingatkan, hendaknya dana sebesar itu jangan hanya dipakai untuk membangun infrastruktur fisik, tapi juga infrastruktur ideologi. Jangan dikira penguatan ideologi tidak penting,” papar Doktor Ilmu Hukum Tata Negara Lulusan Universitas Diponegoro itu.

Untuk itu, Basarah mendorong terbentuknya, kampung-kampung wawasan kebangsaan di banyak tempat. Apalagi ke depannya Mahkamah Agung dan Badan Pembinaan Hukum Nasional Kemenkumham sudah bersepakat terkait wacana menjadikan kepala desa sebagai hakim hakim desa.

“Agar persoalan-persoalan di desa bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Jika para kepala desa itu tidak punya ketahanan ideologi yang kuat, bagaimana mungkin mereka akan menjadi paralegal yang mumpuni,” pungkasnya. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Upacara Harlah Pancasila, Kader Banteng Kota Madiun Diingatkan Tidak Melupakan Sejarah

MADIUN – DPC PDI Perjuangan Kota Madiun menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila, ...
KABAR CABANG

Harlah Pancasila, DPC Sidoarjo Gelar Upacara Bendera dan Beri Penghargaan kepada Penanam Bibit Sukun

SIDOARJO – Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Sidoarjo menggelar upacara bendera di kantor sekretariat, Jl Jati ...
HEADLINE

Upacara Hari Lahir Pancasila, PDI Perjuangan Jatim Ingatkan Pesan Persatuan Bung Karno

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Deni Wicaksono mengajak kader menghidupkan nilai-nilai Pancasila dalam ...
EKSEKUTIF

HUT Surabaya ke-733, Armuji Paparkan Capaian dan Tantangan Pembangunan Kota

SURABAYA – Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Surabaya Armuji mengakui pembangunan Kota Surabaya belum sepenuhnya ...
RUANG MERAH

Pancasila dan Jalan Pulang Bangsa Indonesia

Oleh Nur Hakim SETIAP 1 Juni, kita ramai-ramai merayakan Hari Lahir Pancasila. Trending di media sosial, upacara ...
KABAR CABANG

Pelantikan PAC Se-Tuban, Didik Prasetiyono Ingatkan Tekad Menang Pemilu untuk Wujudkan Kesejahteraan Rakyat

TUBAN – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Timur resmi melantik 206 Pengurus Anak Cabang (PAC) dari 20 ...