oleh

Agus Wicaksono Ingatkan Kader di DPRD Lumajang Pantau Penanganan Covid-19

-Kronik-55 kali dibaca

LUMAJANG – Wakil Ketua Bidang Kebencanaan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Agus Wicaksono, meminta anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Lumajang untuk aktif mengkritisi kebijakan pemkab setempat dalam penanganan Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Agus Wicaksono saat menghadiri rapat koordinasi cabang (Rakorcab) DPC PDI Perjuangan Lumajang, Senin (2/8/2021).

Agus, sapaan akrabnya menjelaskan, pelaksanaan vaksinasi terbilang lambat. Menurutnya, Fraksi PDI Perjuangan di DPRD Kabupaten Lumajang harus peka dan aktif dalam mensukseskan program pemerintah pusat itu.

“Rata-rata, pasien Covid-19 yang meninggal dikarenakan belum melakukan vaksinasi. Vaksinasi harus segera dilakukan, karena ini sangat penting bagi kita semuanya,” ujar Agus Wicaksono yang juga Ketua Badan Kehormatan DPRD Provinsi Jawa Timur.

Berita terkait: Rakorcab, DPC Lumajang Siapkan Posko Covid-19 di Tiap Kecamatan

Terkait vaksin, Agus meminta supaya Fraksi PDI Perjuangan berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 dan instansi terkait. Tujuannya, untuk menjalankan fungsi pengawasan secara serius, terlebih dalam penanganan Covid-19.

“Seharusnya dipanggil. Dapat berapa dosis vaksin, berapa warga yang sudah divaksin, berapa warga yang isolasi mandiri, bagaimana pemantauannya. Itu harus dilakukan, apakah sudah berjalan dengan baik apa belum,” tegasnya.

Agus menilai, bahwa vaksinasi merupakan upaya menjaga kekebalan tubuh dari serangan Covid-19. Meski, imbuhnya, setelah vaksin bukan berarti kebal akan virus tersebut. Tetapi, orang yang sudah divaksin elatif lebih aman ketimbang yang belum.

“Ini sebagai bentuk usaha kita, supaya jika kita terpapar Covid-19, kita sudah kuat. Sehingga, sakit kita tidak menjadi lebih parah,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia meminta, melalui posko yang nantinya akan didirikan, PDI Perjuangan dapat memberikan edukasi terhadap masyarakat. Kata Agus, tidak ada yang terlambat, PDI Perjuangan harus semaksimal mungkin ikut andil dalam penanganan Covid-19.

“Ayo kita prioritaskan dulu penanganan Covid-19 ini. Selain tenaga kesehatan, PDI Perjuangan juga menjadi garda terdepan dalam penanganan Covid-19,” tutupnya. (ndy/hs)