Rabu
12 Agustus 2026 | 12 : 47

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ada Pelajaran Demokrasi dari Kisruh Rekrutmen Perangkat Desa Sundul

pdip-jatim-220323-desa-sundul-diana-1

MAGETAN – Gejolak masyarakat yang muncul terkait rekrutmen perangkat Desa Sundul, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan menarik perhatian anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur Diana Amaliyah Verawatiningsih.

Dia menyebut, dinamika yang mengiringi proses rekrutmen pamong di Desa Sundul itu sebagai laboratorium pelajaran demokrasi jelang memasuki tahun politik yang mungkin bisa lebih panas, 2024.

“Proses demokrasi harus dikawal sejak proses awal, tidak hanya pas hari-H,” kata Diana di Magetan, Selasa (22/3/2022).

Anggota Komisi A DPRD Jatim ini sempat memantau proses mediasi antara lurah, panitia rekrutmen perangkat desa, serta peserta tak lolos dan warga yang memprotes hasil ujian perangkat desa di Balai Desa Sundul.

Warga yang menolak hasil ujian calon pamong desa itu minta tes diulang karena menduga ada kecurangan. Namun, panitia rekrutmen dan kepala desa menolak tuntutan itu.

“Pelajaran yang bisa kita petik, khususnya bagi para pemimpin, bahwa masyarakat sudah kritis. Masyarakat sudah memahami hak-haknya, sadar politik. Masyarakat juga mengawasi, karena itu minimalisirkan hal-hal yang tidak baik, yang tidak memberikan pendidikan politik yang baik,” tuturnya.

Di level desa, sambung politisi perempuan yang lekat dengan sapaan Diana Sasa ini, masyarakat menginginkan pemimpin yang bisa membawa desanya lebih baik.

“Tidak penting soal uang banyak. Pemimpin yang mereka inginkan, yang punya visi agar desa maju,” jelas dia.

Diberitakan, kisruh di Desa Sundul bermula dari laporan warga soal dugaan kecurangan pada rekrutmen perangkat desa.

Mereka melapor ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Pemerintah Kabupaten Magetan, Senin (21/3/2022).

Tuntutan mereka, pelaksanaan tes perangkat desa diulang karena dinilai tidak adil dan diduga banyak kecurangan, sehingga yang lolos nantinya mereka yang berkompeten.

Sebelumnya, Pemerintah Desa Sundul melakukan tes untuk mengisi 4 perangkat desanya. Tes diikuti 23 peserta yang dimulai 6 Maret 2022 lalu. (dav)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Drama Tujuh Gol, Banteng Kalbar Taklukkan Maluku 4-3 di Soekarno Cup 2026

SURABAYA – Tim Banteng Kalimantan Barat (Kalbar) berhasil mengamankan tiga poin perdana setelah memenangi laga ...
SEMENTARA ITU...

Wabup Lamongan Lepas 38 Anggota Pramuka ke Jambore Nasional 2026

LAMONGAN – Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Wakamabicab) Gerakan Pramuka Lamongan sekaligus Wakil Bupati ...
EKSEKUTIF

Mas Ipin Turun ke Pesisir Munjungan, Tegaskan Pemkab Trenggalek Hadir dan Serap Aspirasi Warga

TRENGGALEK – Bupati Trenggalek M. Nur Arifin menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk tetap hadir di tengah ...
LEGISLATIF

Kanang Serahkan Tiga Unit Combine Harvester untuk Poktan di Ngawi

NGAWI – Kabupaten Ngawi dikenal sebagai salah satu daerah lumbung padi nasional. Di tingkat Jawa Timur, Ngawi juga ...
UMKM

Polikultur Rumput Laut dan Bandeng di Pangkahkulon Gresik Dilirik DPRD, Kades Sebut Air Tambak Jernih seperti Akuarium

GRESIK — Inovasi budidaya rumput laut yang dipadukan dengan ikan bandeng dan udang (polikultur) di Desa ...
SEMENTARA ITU...

Eri Cahyadi Ingatkan Mahasiswa Baru ITS: Jangan Hanya Andalkan AI, Perkuat Karakter dan Integritas

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengingatkan mahasiswa baru ITS agar tidak hanya mengandalkan AI, tetapi memperkuat ...