Kamis
23 Juli 2026 | 6 : 05

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Renny Pramana dan Pulung Agustanto Sosialisasi Pemanfaatan Bansos untuk Pencegahan Stunting

pdip-jatim-230916-sosialisasi-bansos-1

KEDIRI – Ketua Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur Wara Sundari Renny Pramana bersama bapak asuh stunting Pulung Agustanto menghadiri kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Pemanfaatan Bansos Untuk Pencegahan Dan Penanganan Stunting di Kabupaten Kediri, Sabtu (16/9/2023).

Kegiatan yang diinisiasi Dinas Sosial Kabupaten Kediri ini dilaksanakan di Gedung Bagawanta. Teknisnya sosialisasi dibagi dalam dua sesi.

Peserta sosialiasi melibatkan ratusan ketua kelompok pendamping PKH mencakup 8 wilayah kecamatan. Di antaranya Kecamatan Ngasem, Gurah, Gampeng Rejo, Kayen Kidul, Kepung, Puncu dan Papar.

Dalam sambutannya Wara Sundari Renny Pramana menyebut para ketua kelompok pendamping PKH di Kabupaten Kediri adalah orang hebat.

“Ketua kelompok ini kan ujung tombak, karena jenengan satu orang punya anggota minimal 20. Diharapkan nantinya bisa membantu mensosialisasikan dan memberikan edukasi tentang pemanfaatan bansos untuk pencegahan dan penanganan stunting,” kata Renny Pramana.

Bahkan dalam suatu kesempatan beberapa waktu lalu, dia sempat melontarkan pujian atas kinerja pendamping PKH dan tim yang ikut berkontribusi dalam menurunkan angka penderita stunting di wilayah Kabupaten Kediri.

Sementara itu Pulung Agustanto sebagai bapak asuh stunting menambahkan, jumlah penderita stunting di Kabupaten Kediri wajib harus terus diturunkan.

“Mengapa harus diturunkan? Karena ini adalah salah satu tujuan bangsa ini untuk mencapai Indonesia emas pada tahun 2045. Jadi untuk urusan Bansos tentu juga menjadi peran ibu ibu dalam menanggulangi stunting,” katanya.

Pencipta lagu Rambut Putih (Ganjar Pranowo) ini menjelaskan ada banyak faktor yang melatarbelakangi anak terkena stunting. Diantaranya pasangan menikah muda.

“Usia menikah minimal 20 tahun. Posisi perkembangan pinggul akan bergerak terus sehingga pada saat berusia 20 tahun pinggulnya akan berhenti pada diameter 10 centi meter. Bayi itu ukuran kepalanya rata rata 9,9 cm. Hal hal tersebut harus diberitahukan ke masyarakat. Selanjutnya asupan gizi pada dia yang sedang hamil sampai melahirkan harus dijaga,” papar dia.

Sosialisasi dan Edukasi Pemanfaatan Bansos Untuk Pencegahan Dan Penanganan Stunting di Kabupaten Kediri sudah tiga kali ini dilaksanakan oleh Dinas Sosial Kabupaten Kediri.

Sebelumnya kegiatan yang sama dilaksanakan di wilayah Kecamatan Pare dan Kecamatan Semen. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Hari Anak Nasional 2026, PDI Perjuangan Tegaskan Komitmen Wujudkan Generasi Emas

JAKARTA — PDI Perjuangan menyampaikan pesan penting dalam peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026. Partai ...
KRONIK

Banyuwangi Asri, Ribuan Warga Bergerak Bersihkan Pantai Ancol Plengsengan

BANYUWANGI – Lebih dari seribu orang bergerak membersihkan pantai di kawasan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta Pemeriksaan Dugaan Penyimpangan Dana Rp8 Miliar di KBS Dituntaskan

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meminta proses pemeriksaan dugaan penggunaan dana tidak wajar sekitar Rp8 ...
LEGISLATIF

Perkuat Tata Kelola Pengadaan, Candra Minta Pemkab Jember Tindak Lanjuti Rekomendasi MCP KPK

JEMBER – Ketua Komisi B DPRD Jember, Candra Ary Fianto, meminta Pemerintah Kabupaten Jember segera menindaklanjuti ...
LEGISLATIF

Puan Dorong Pemenuhan Hak Anak Jadi Indikator Utama Keberhasilan Pembangunan Nasional

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendorong pemerintah menjadikan pemenuhan hak anak sebagai indikator utama ...
LEGISLATIF

Erma Susanti Salurkan Puluhan Alat Bantu bagi Penyandang Disabilitas di Blitar

BLITAR – Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Erma Susanti, menyalurkan 60 unit alat bantu bagi penyandang disabilitas ...