Kamis
14 Mei 2026 | 6 : 56

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

2 Lembaga Survei: Risma-Whisnu Menang Telak

pdip-jatim-didik-prasetiyono-survei-risma-whisnu

pdip-jatim-didik-prasetiyono-survei-risma-whisnuSURABAYA – Tim Risma-Whisnu optimistis, pasangan nomor urut dua kembali memenangi Pilkada Surabaya 2015. Optimisme itu terbangun setelah hasil survey terakhir November lalu menempatkan pasangan petahana unggul telak.

Survey SCG (Surabaya Consulting Group) menempatkan Risma Whisnu memperoleh 94% dan Rasiyo-Lucy 6%. Sementara Survey Indo Barometer menempatkan Risma-Whisnu 82,3% dan Rasiyo-Lucy 4,5% sementara 12,9% belum memutuskan pilihannya.

“Sehingga bisa dikatakan, potensi elektabilitas Indo Barometer Risma-Whisnu adalah 93.5% dan Rasiyo-Lucy 6,5%,” jelas Direktur Eksekutif SCG Consulting Didik Prasetiyono, di kantor Tim Pemenangan Risma-Whisnu, di Jalan Kapuas, Senin (7/12/2015).

Menurut Didik, hasil survey ini membangun optimisme Tim Risma-Whisnu. “Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan pemilih Kota Surabaya kembali kepada Bu Risma dan Mas Whisnu,” ucapnya.

Pihaknya siap untuk membuka survey dan menyilakan untuk audit metodologi. “Baik SCG Consulting maupun Indo Barometer Jakarta siap untuk audit metodologi,” tegasnya.

Hal ini dia sampaikan, menyikapi hasil survey yang berbeda, yang menempatkan hasil persentase kemenangan Risma-Whisnu yang berbeda. Atau bahkan menempatkan pasangan Rasiyo-Lucy sebagai pemenang Pilkada Surabaya.

“Mari kita uji reliabilitas dan validitas survey saat coblosan tanggal 9 besok. Kami yakin karena metodologi ilmiah yang dipakai sudah terukur dan patut, juga dilakukan oleh dua lembaga survey yang berbeda,” terangnya.

Menurutnya, sangat berbahaya bila ada yang melacurkan hasil survey, atau dikenal sebagai ‘survey pesanan’. Sebab itu berpotensi merusak kredibilitas lembaga survey dan pimpinan lembaga survey tersebut

“SCG dan Indo Barometer siap untuk diaudit metodologi dan mempertanggungjawabkan hasil survey ini,” tambahnya.

Soal tingginya elektabilitas pasangan Risma-Whisnu, sebut Didik, ada beberapa faktor yang menentukan. Yakni tingginya kepuasan masyarakat atas pemerintahan incumbent, tingginya kepuasan masyarakat atas kemajuan infrastruktur jalan, taman, kesehatan dan sekolah.

“Persepsi kepuasan masyarakat atas kemajuan Kota Surabaya mencapai 96 persen. Hal ini yang membuat Risma dan Whisnu begitu digdaya di Pilkada Surabaya,” pungkasnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Kembalikan Citra Kota Malang sebagai Kota Bunga, Eko Herdiyanto Dorong Penguatan Ruang Hijau di Perbatasan

Eko Herdiyanto mendorong penguatan ruang hijau di perbatasan demi mengembalikan citra Kota Malang sebagai Kota ...
KABAR CABANG

Ditinggal Berjualan, Dapur Mbah Rupini Terbakar, PAC Paron Salurkan Bantuan

  NGAWI – Sebuah bangunan dapur milik Rupini, warga Desa Jambangan, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, terbakar pada ...
KRONIK

Grisa Job Fair, Pemkab Ngawi Sinergikan Bidang Pendidikan dengan Industri

NGAWI – Halaman SMK PGRI 1 Ngawi dipadati pencari kerja dalam gelaran Grisa Job Fair 2026, Rabu (13/5/2026). Tidak ...
KABAR CABANG

Suratun Nasikhah Minta Minimal Satu Kader Muda Masuk Calon Pengurus Ranting PDIP

Suratun Nasikhah meminta minimal satu kader muda masuk komposisi calon pengurus ranting PDIP di tingkat desa. ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Sebut Penanganan Stunting di Surabaya Berhasil karena Gotong Royong

Eri Cahyadi menyebut keberhasilan penanganan stunting di Surabaya lahir dari gotong royong dan kolaborasi berbagai ...
KRONIK

UPRINTIS Futsal League 2026 Sukses Digelar, Mas Ipin Tunggu Full Season Bulan Depan

UPRINTIS Futsal League 2026 di Trenggalek sukses digelar. Novita Hardini siapkan Full Season lebih meriah bulan ...