Minggu
28 Juni 2026 | 8 : 36

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

2 Lembaga Survei: Risma-Whisnu Menang Telak

pdip-jatim-didik-prasetiyono-survei-risma-whisnu

pdip-jatim-didik-prasetiyono-survei-risma-whisnuSURABAYA – Tim Risma-Whisnu optimistis, pasangan nomor urut dua kembali memenangi Pilkada Surabaya 2015. Optimisme itu terbangun setelah hasil survey terakhir November lalu menempatkan pasangan petahana unggul telak.

Survey SCG (Surabaya Consulting Group) menempatkan Risma Whisnu memperoleh 94% dan Rasiyo-Lucy 6%. Sementara Survey Indo Barometer menempatkan Risma-Whisnu 82,3% dan Rasiyo-Lucy 4,5% sementara 12,9% belum memutuskan pilihannya.

“Sehingga bisa dikatakan, potensi elektabilitas Indo Barometer Risma-Whisnu adalah 93.5% dan Rasiyo-Lucy 6,5%,” jelas Direktur Eksekutif SCG Consulting Didik Prasetiyono, di kantor Tim Pemenangan Risma-Whisnu, di Jalan Kapuas, Senin (7/12/2015).

Menurut Didik, hasil survey ini membangun optimisme Tim Risma-Whisnu. “Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan pemilih Kota Surabaya kembali kepada Bu Risma dan Mas Whisnu,” ucapnya.

Pihaknya siap untuk membuka survey dan menyilakan untuk audit metodologi. “Baik SCG Consulting maupun Indo Barometer Jakarta siap untuk audit metodologi,” tegasnya.

Hal ini dia sampaikan, menyikapi hasil survey yang berbeda, yang menempatkan hasil persentase kemenangan Risma-Whisnu yang berbeda. Atau bahkan menempatkan pasangan Rasiyo-Lucy sebagai pemenang Pilkada Surabaya.

“Mari kita uji reliabilitas dan validitas survey saat coblosan tanggal 9 besok. Kami yakin karena metodologi ilmiah yang dipakai sudah terukur dan patut, juga dilakukan oleh dua lembaga survey yang berbeda,” terangnya.

Menurutnya, sangat berbahaya bila ada yang melacurkan hasil survey, atau dikenal sebagai ‘survey pesanan’. Sebab itu berpotensi merusak kredibilitas lembaga survey dan pimpinan lembaga survey tersebut

“SCG dan Indo Barometer siap untuk diaudit metodologi dan mempertanggungjawabkan hasil survey ini,” tambahnya.

Soal tingginya elektabilitas pasangan Risma-Whisnu, sebut Didik, ada beberapa faktor yang menentukan. Yakni tingginya kepuasan masyarakat atas pemerintahan incumbent, tingginya kepuasan masyarakat atas kemajuan infrastruktur jalan, taman, kesehatan dan sekolah.

“Persepsi kepuasan masyarakat atas kemajuan Kota Surabaya mencapai 96 persen. Hal ini yang membuat Risma dan Whisnu begitu digdaya di Pilkada Surabaya,” pungkasnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDIP Kota Batu Soroti Alih Fungsi Lahan Lewat Soekarno Fun Trail Run 2026

DPC PDI Perjuangan Kota Batu mengampanyekan penyelamatan lingkungan melalui Soekarno Fun Trail Run 2026 sekaligus ...
KABAR CABANG

Kader Perempuan Didorong Jadi Penggerak Akar Rumput, DPC PDIP Trenggalek Bekali Strategi Komunikasi

TRENGGALEK – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek memperkuat peran kader perempuan sebagai penggerak akar rumput ...
KRONIK

Rumah Kreasi Damar Kurung Diresmikan, Bupati Gresik Ingin Terintegrasi Pariwisata dan Dongkrak Ekonomi Kreatif

GRESIK – Upaya melestarikan sekaligus mengembangkan warisan budaya Damar Kurung terus diperkuat Pemerintah ...
KABAR CABANG

Penutupan Bulan Bung Karno Jadi Momentum Pengembangan Wisata Blumbang Gede

Pemkab Blitar menyiapkan pengembangan Blumbang Gede di Desa Soso, Kecamatan Gandusari, sebagai destinasi wisata ...
KABAR CABANG

Pagi-pagi, Ibu-ibu Warga Sekitar Kantor DPC Sidoarjo Bakar Kalori dan Memperkuat Persendian

SIDOARJO – Puluhan ibu mengikuti senam bersama di pelataran kantor sekretariat DPC PDI Perjuangan Sidoarjo, Minggu ...
KABAR CABANG

Festival Mural, Dinding Kantor DPC Lamongan Jadi Media Lukis Seniman Gerbangkertosusila

LAMONGAN – Dinding-dinding Kantor Sekretariat DPC PDI Perjuangan Lamongan tak lagi putih bersih, pada Minggu ...