Selasa
04 Agustus 2026 | 3 : 13

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Atasi Kelangkaan, Pemkab Malang Gerak Cepat Lakukan Ekstra Droping Elpiji 3 Kilogram

pdip-jatim-230731-wabup-malang

MALANG – Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto, melakukan rapat koordinasi bersama dengan Pertamina dan Hiswana Migas untuk mengantisipasi kelangkaan gas elpiji 3 kilogram di wilayah Kabupaten Malang.

Menurut data yang dimiliki Bagian Sumberdaya Alam Sekretariat Daerah Kabupaten Malang, terdapat penurunan alokasi elpiji di Kabupaten Malang.

Pada tahun 2022, Kabupaten Malang mengalokasikan sebanyak 104.176 matrik ton elpiji. Namun, pada tahun 2023, alokasinya mengalami penurunan menjadi 99.241 matrik ton dengan kuota 106 ribu tabung per hari.

Untuk mengantisipasi kelangkaan ini, Didik menerangkan saat ini Pemerintah Kabupaten Malang memberikan ekstra droping elpiji 3 Kilogram 114 ribu tabung per hari.

“Tabung-tabung ini didistribusikan ke 1.618 pangkalan yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Malang,” jelas Didik Gatot Subroto, Minggu (30/7/2023).

Dia menyampaikan bahwa pengurangan alokasi elpiji ini memunculkan masalah yang perlu ditangani. Masalah tersebut harus diatasi melalui perencanaan dan pengaturan distribusi tabung elpiji 3 Kilogram dengan baik.

“Untuk mengantisipasi kelangkaan, kita harus dapat berupaya misalnya dengan menggunakan cadangan yang ada. Namun, tentu ini tidak serta merta dapat dilakukan,” ujar Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang tersebut.

Menurutnya, antisipasi ini perlu dilakukan dengan perencanaan yang matang agar kelangkaan elpiji tidak sampai mengganggu kegiatan ekonomi masyarakat.

“Ada beberapa proses yang perlu kita lakukan dan persiapkan dengan matang agar kelangkaan ini tidak sampai mengganggu proses perekonomian masyarakat, secara khusus pada pelaku UMKM dan warga masyarakat yang tidak mampu,” ucapnya.

Sementara itu, perwakilan dari Pertamina SAM Retail Malang, Shindu Priyo Windoko, menerangkan, persediaan elpiji saat ini masih dapat dianggap aman. Namun, dia mengakui bahwa terdapat keterlambatan dalam distribusi yang mengakibatkan kekurangan pasokan elpiji pada beberapa waktu.

Faktor lain yang menyebabkan kelangkaan adalah tingginya permintaan dalam waktu bersamaan. “Tingginya permintaan bersamaan dengan banyaknya orang menggelar kegiatan hajatan yang bersamaan,” paparnya. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Rijanto: Semangat Pengabdian Leluhur Harus Jadi Landasan Membangun Kabupaten Blitar

BLITAR – Bupati Rijanto menegaskan ziarah ke makam para leluhur dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Blitar (HJB) ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Minta Camat Bentuk Satgas Kesehatan untuk Kawal Program Prioritas

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meminta seluruh camat membentuk Satuan Tugas (Satgas) Kesehatan ...
LEGISLATIF

Fuad Benardi: Rekomendasi DPRD soal BUMD Kini Ada di Tangan Gubernur

SURABAYA – Anggota Komisi C DPRD Jawa Timur, Fuad Benardi, menegaskan tindak lanjut seluruh rekomendasi DPRD ...
KRONIK

Winarno Tampung Aspirasi Masyarakat Desa Ringinpitu, Jalan Rusak hingga RTLH

TULUNGAGUNG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tulungagung, Winarno, menggelar kegiatan reses di Desa ...
LEGISLATIF

DPRD Kota Madiun Siap Kawal Warga yang Keberatan atas Perubahan Data Desil

DPRD Kota Madiun siap mengawal warga yang keberatan atas perubahan data desil agar dapat ditinjau kembali sesuai ...
KRONIK

Bupati Fauzi Koordinasi dengan Menhub, Pastikan Penanganan Korban KM Mutiara Sentosa II Maksimal

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menerima kunjungan Menteri Perhubungan (Menhub) RI, Dudy ...