Kamis
30 Juli 2026 | 2 : 06

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Warga Berebut Foto Selfie Bersama Whisnu saat Parade Juang

pdip jatim - whisnu di parade juang

pdip jatim - whisnu di parade juangSURABAYA – Whisnu Sakti Buana maunya hanya nonton kemeriahan Parade Juang Surabaya 45, seperti tahun-tahun sebelumnya. Namun, Calon Wakil Wali Kota Surabaya ini malah jadi rebutan warga untuk berfoto selfie dan sekadar jabat tangan.

Selesai dari acara ngopi bareng di Kampoeng Ilmu, Whisnu menyempatkan diri untuk melihat iring-iringan peserta parade juang, Minggu (8/11/2015). Hanya didampingi beberapa orang dekat dan petugas pengawal dari Polrestabes Surabaya, dia melihat pawai di kawasan Siola.

Mantan Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya ini menyaksikan kemeriahan parade juang sambil berjalan santai di belakang kerumunan warga yang tengah menyaksikan parade. Hal itu dilakukan dari arah Siola menuju Jalan Gubernur Suryo.

Sesampainya di Jalan Tunjungan, rupanya banyak warga yang mengenalinya. Sebagian besar para ibu-ibu mulai menyapa Mas WS.

Seorang warga bernama Wartini bahkan nekat minta waktu khusus untuk selfie bersama cawawali pasangan dari Cawali Tri Rismaharini itu. “Mas Whisnu, aku boleh ya selfie. Ternyata sampeyan gagah juga aslinya, ” katanya.

Tak pelak, hal ini mengundang perhatian warga lainnya untuk ikutan foto selfie bersama Whisnu. Pria yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya ini pun tidak bisa menolak keinginan mereka.

Warga yang semula menyaksikan parade pun tertarik untuk foto atau sekadar bersalaman. “Monggo kalau mau foto, tapi di belakang saja. Jangan di depan. Ndak enak, nanti saya dikira kampanye. Padahal mau nonton saja,” kata Whisnu.

Riuh warga pun kian menjadi saat di depan SMA Trimurti Surabaya. Itu terlihat saat alumnus Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS) ini beristirahat untuk makan bakso di kawasan Jalan Gubernur Suryo tersebut. Para pengawalnya pun kesulitan menahan keinginan warga untuk berfoto bersama.

“Setiap tahun saya sempatkan untuk melihat parade juang. Ini sebuah kebanggaan, bahwa Surabaya masih mempertahankan semangat yang dikobarkan arek-arek Suroboyo saat merebut kemerdekaan dulu,” urainya.

Parade juang ini, sebut Mas WS, sapaan Whisnu, bagai miniatur zaman perang kemerdekaan. Di mana saat itu semua unsur dan kelompok masyarakat bahu-membahu berjuang melawan penjajah.

“Semangat itulah yang juga membuat saya begitu bangga menjadi arek Suroboyo asli. Asli Pakis,” ujarnya sembari tersenyum.

Dia menanggapi santai, jika acara nonton parade juang ini dinilai sebagai ajang kampanye. “Awak dhewe yo seneng ndelok ngene iki. Kabeh wong Suroboyo seneng. Justru iki Suroboyo (Kita ya senang melihat begini. Semua orang Surabaya suka. Justru Ini Surabaya),” tegasnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Reses di Tuban, Ony Setiawan Soroti Krisis Air Irigasi dan Alih Fungsi Lahan Hutan di Senori

TUBAN – Masa Reses Persidangan III Tahun 2026 Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Fraksi PDI Perjuangan dimanfaatkan ...
LEGISLATIF

Nila Yani Dorong UMKM Kuliner Gresik Kuasai Fotografi Storytelling untuk Rebut Pasar Gen Z

GRESIK – Anggota DPR RI Nila Yani Hardiyanti dari Fraksi PDI Perjuangan mendorong pelaku UMKM kuliner di Kabupaten ...
EKSEKUTIF

Pemkab Kediri Tuntaskan 93,6 Persen Pengadaan Lahan Tol Kertosono–Kediri

Pemkab Kediri menuntaskan 93,6 persen pengadaan lahan Tol Kertosono–Kediri dan mempercepat penyelesaian Tol ...
LEGISLATIF

Kanang Soroti Pengalihan Dana Desa untuk Koperasi Merah Putih, Khawatir Hambat Pembangunan Desa

NGAWI – Anggota Komisi VI DPR RI, Budi Sulistyono atau Kanang, menyoroti kebijakan pengalihan sebagian Dana Desa ...
KRONIK

Bupati Fauzi Serahkan BLT-DBHCHT pada Ribuan Buruh dan Petani Tembakau

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyerahkan Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil ...
HEADLINE

Soekarno Cup 2026 Libatkan Wasit Perempuan, Tegaskan Sepak Bola Milik Semua Talenta

Soekarno Cup 2026 melibatkan wasit dan perangkat pertandingan perempuan sebagai wujud komitmen terhadap kesetaraan ...