Rabu
14 Oktober 2026 | 8 : 27

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Beber Makna Kupatan, Wabup Tulungagung: Bukan Sekadar Seremonial, Tapi Punya Filosofi Tersendiri

pdip-jatim-230503-wabup-kupatan-1

TULUNGAGUNG – Wakil Bupati (Wabup) Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo mengapresiasi masyarakat Kelurahan Kepatihan dan jamaah Masjid Rizkatillah yang sukses menggelar kupatan massal pada Minggu (30/4/2023) lalu.

Menurutnya, acara kupatan massal bukan sekadar bernuansa religi, tetapi lebih mencerminkan semangat kegotongroyongan masyarakat Kabupaten Tulungagung khususnya Kelurahan Kepatihan.

Selain itu, kupatan syawal merupakan sebuah tradisi warisan budaya leluhur yang harus dilestarikan. Kupatan syawal juga sebuah akulturasi budaya masyarakat tempo dulu yang diperkenalkan oleh salah satu wali songo.

“Tradisi kupatan bukan hanya sekadar sebuah seremonial belaka namun demikian memiliki filosofi tersendiri,” ungkap Gatut Sunu, dalam keterangannya di Tulungagung, Rabu (3/5/2023).

Kader PDI Perjuangan ini menjelaskan, acara kupatan Syawal selalu menyajikan menu makanan berupa kupat yaitu makanan yang terbuat dari beras yang dibungkus dengan janur atau daun kelapa muda.

Kupat itu sendiri berasal dari bahasa Jawa yang mempunyai kepanjangan “ngaku lepat” atau mengaku salah. Artinya, sebagai insan manusia tidak luput dari kesalahan antar sesama.

Dia berharap, acara kupatan massal bulan Syawal bisa memberikan makna dan manfaat yang besar kepada seluruh masyarakat, meningkatkan rasa kebersamaan, rasa persaudaraan, rasa persatuan serta rasa senasib sepenanggungan.

Tak hanya itu, Gatut Sunu juga menyadari bahwa mengalami pembangunan Tulungagung tidak bisa dijalankan oleh Pemerintah Kabupaten sendiri.

Namun, harus dilakukan dengan cara bergandengan tangan dan bergotong royong dengan seluruh stakeholder dan seluruh elemen masyarakat yang ada di Tulungagung.

Untuk itu, dia mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga hubungan baik antara masyarakat dan Pemda yang selama ini sudah terjalin demi mewujudkan cita-cita Kabupaten yaitu Tulungagung ayem tentrem mulyo lan tinoto.

“Dengan pemerintahan yang bersih dan masyarakat solid dan kompak. Insya Allah Kabupaten Tulungagung akan semakin baik dan sejahtera warganya,” tutupnya. (sin/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Bantu Warga Terdampak Kekeringan, Nur Hakim PDIP Distribusikan Air Bersih

BANGKALAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Bangkalan, Nur Hakim, menyalurkan bantuan air bersih pada ...
KRONIK

Dugaan Pungli Lahan Perhutanan Sosial, DPRD Jember Minta Dinas Kehutanan Jatim Buka Data KHDPK

JEMBER – Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Jember, Candra Ary Fianto, meminta Cabang Dinas Kehutanan Jawa Timur membuka ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Sumenep Beri Catatan atas Alokasi Belanja di APBD 2027

SUMENEP – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Sumenep memberikan sejumlah catatan terhadap rancangan APBD 2027, ...
LEGISLATIF

Deni Wicaksono Ajak Warga Trenggalek Rawat Toleransi untuk Perkuat Pembangunan Daerah

TRENGGALEK – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mengajak masyarakat Trenggalek terus memupuk toleransi dan ...
SEMENTARA ITU...

Sanusi Dorong TMMD Berlanjut Tiap Tahun, Pemerataan Infrastruktur Desa Jadi Prioritas

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi mendorong program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) terus berlanjut setiap tahun ...
LEGISLATIF

Sri Untari Dukung Wacana Penghapusan Kenaikan Kelas Otomatis, Kompetensi Siswa Harus Terukur

SURABAYA – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno menyambut positif wacana penghapusan sistem kenaikan ...