Sabtu
29 Agustus 2026 | 11 : 57

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Beber Makna Kupatan, Wabup Tulungagung: Bukan Sekadar Seremonial, Tapi Punya Filosofi Tersendiri

pdip-jatim-230503-wabup-kupatan-1

TULUNGAGUNG – Wakil Bupati (Wabup) Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo mengapresiasi masyarakat Kelurahan Kepatihan dan jamaah Masjid Rizkatillah yang sukses menggelar kupatan massal pada Minggu (30/4/2023) lalu.

Menurutnya, acara kupatan massal bukan sekadar bernuansa religi, tetapi lebih mencerminkan semangat kegotongroyongan masyarakat Kabupaten Tulungagung khususnya Kelurahan Kepatihan.

Selain itu, kupatan syawal merupakan sebuah tradisi warisan budaya leluhur yang harus dilestarikan. Kupatan syawal juga sebuah akulturasi budaya masyarakat tempo dulu yang diperkenalkan oleh salah satu wali songo.

“Tradisi kupatan bukan hanya sekadar sebuah seremonial belaka namun demikian memiliki filosofi tersendiri,” ungkap Gatut Sunu, dalam keterangannya di Tulungagung, Rabu (3/5/2023).

Kader PDI Perjuangan ini menjelaskan, acara kupatan Syawal selalu menyajikan menu makanan berupa kupat yaitu makanan yang terbuat dari beras yang dibungkus dengan janur atau daun kelapa muda.

Kupat itu sendiri berasal dari bahasa Jawa yang mempunyai kepanjangan “ngaku lepat” atau mengaku salah. Artinya, sebagai insan manusia tidak luput dari kesalahan antar sesama.

Dia berharap, acara kupatan massal bulan Syawal bisa memberikan makna dan manfaat yang besar kepada seluruh masyarakat, meningkatkan rasa kebersamaan, rasa persaudaraan, rasa persatuan serta rasa senasib sepenanggungan.

Tak hanya itu, Gatut Sunu juga menyadari bahwa mengalami pembangunan Tulungagung tidak bisa dijalankan oleh Pemerintah Kabupaten sendiri.

Namun, harus dilakukan dengan cara bergandengan tangan dan bergotong royong dengan seluruh stakeholder dan seluruh elemen masyarakat yang ada di Tulungagung.

Untuk itu, dia mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga hubungan baik antara masyarakat dan Pemda yang selama ini sudah terjalin demi mewujudkan cita-cita Kabupaten yaitu Tulungagung ayem tentrem mulyo lan tinoto.

“Dengan pemerintahan yang bersih dan masyarakat solid dan kompak. Insya Allah Kabupaten Tulungagung akan semakin baik dan sejahtera warganya,” tutupnya. (sin/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC PDI Perjuangan Pamekasan Gelar Futsal Cup 2026, Rebutkan Piala MH Said Abdullah dan Tabanas

PAMEKASAN – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pamekasan menggelar Turnamen Futsal Cup 2026 antar-Pimpinan Anak Cabang ...
LEGISLATIF

Novita Hardini: Event di Daerah Jangan Cuma Ramai, UMKM Lokal Harus Ikut Panen

NGAWI — Event yang digelar di daerah jangan berhenti menciptakan keramaian. Anggota Komisi VII DPR RI Novita ...
KRONIK

Wujud Kepedulian, Hj. Ansari Salurkan 116 Unit Bantuan ATENSI Kemensos di Pamekasan

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, menyalurkan 116 unit bantuan alat bantu fisik bagi ...
KABAR CABANG

Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Pucanglaban Dikukuhkan, Komitmen Besarkan PDI Perjuangan

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung mengukuhkan pengurus Ranting dan ...
EKSEKUTIF

Pemkot Surabaya Ajak Generasi Muda Terlibat Kelola Sampah

SURABAYA — Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan terus melakukan sosialisasi dan mengajak berbagai elemen ...
KABAR CABANG

DPC Tuban Salurkan 15.000 Liter Air Bersih ke Senori, Minta Pemkab Tak Lambat Respon Kekeringan

TUBAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tuban menerjunkan tim Badan Penanggulangan Bencana ...