GRESIK – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) cadangan pangan pemerintah (CPP) di Balai Desa Dahanrejo, Kecamatan Kebomas, Kamis (6/4/2023).
Bantuan pangan berupa beras kemasan 10 Kg diserahkan secara simbolis kepada 25 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Sekaligus sebagai tanda dimulainya penyaluran Bansos CPP bagi 84.871 KPM di 18 Kecamatan yang lain.
Wakil Bupati yang diusung PDI Perjuangan itu menyampaikan, pangan salah satu kebutuhan dasar bagi manusia yang harus dipenuhi.
“Pangan merupakan sumber energi untuk mempertahankan hidup. Pemerintah perlu memberikan jaminan atas pangan terutama bagi masyarakat berpendapatan rendah,” ujarnya.
Bu Min sapaan akrabnya menyebut, salah satu upaya meningkatkan akses masyarakat adalah melalui pemberian bantuan yang bersumber dari cadangan pangan pemerintah.
“Masyarakat tidak perlu khawatir akan kualitas beras yang diberikan. Karena ini sudah melalui pemeriksaan oleh dinas pertanian,” ungkapnya.
Wabup perempuan pertama di Gresik ini menyebut, bantuan yang disalurkan langsung ditunjuk oleh pemerintah pusat sesuai nama yang diusulkan.
“Kami berharap data ini tidak keliru dan valid agar masyarakat yang benar benar membutuhkan mendapatkan bantuan beras ini,” harapnya.
Pihaknya berpesan, kepada para penerima manfaat agar dapat memanfaatkan bantuan ini dengan sebaik-baiknya. Apalagi di bulan suci ramadhan dan menyambut hari raya idul fitri 1444 Hijriah, yang tentunya banyak kebutuhan yang harus dipenuhi.
“Bantuan yang disalurkan ini wujud kepedulian dan ikhtiar pemerintah. Untuk terus mengupayakan peningkatan kesejahteraan seluruh masyarakat, khususnya di Kabupaten Gresik,” pungkasnya.
Di tempat sama, mewakili Kepala Bulog regional Jawa Timur, Setiawan menambahkan, Bulog mendapatkan tugas penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP). Untuk Bantuan Pangan sejak bulan Maret hingga Mei.
“Untuk kabupaten Gresik sebanyak 84.871 penerima dan akan diberikan selama 3 kali. Ini merupakan beras cadangan pemerintah jenis premium,” katanya.
Sementara, Kepala Dinas Sosial Umi Khoiroh menambahkan, bantuan ini berasal dari pemerintah pusat melalui Bulog. Sedangkan transporternya dipercayakan pada PT. Pos Indonesia.
“Penyaluran perdana dilakukan di Desa Dahanrejo total sebanyak 96 penerima. Sementara diberikan kepada 25 KPM, sisanya sambil menunggu cleancing data yang dilakukan oleh PT. Pos Indonesia,” imbuh Umi Khoiroh. (mus/hs)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










