Sabtu
19 September 2026 | 11 : 33

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

3 Jam Beri Arahan, Megawati Ajak Kader Perempuan Bantu Presiden Atasi Stunting

pdip-jatim-230224-msp-1

JAKARTA – Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri minta para kader perempuan PDIP peduli terhadap stunting dan perkembangan keluarga. Sehingga perlu dibangun manajemen keluarga.

“Ini bagian dari upaya PDI Perjuangan mendorong program Presiden Jokowi mengatas stunting,” kata Megawati, dalam arahannya di depan peserts Pendidikan Kader Perempuan tingkat Nasional tahun 2023 di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta, Kamis (23/2/2023).

Banyak hal yang disampaikan Megawati kepada para kader perempuan yang hadir secara langsung maupun online. Tiga jam Megawati menggembleng kadernya.

Baca juga: Buka Pendidikan Kader Perempuan, Megawati: Masuk PDI Perjuangan Itu Bukan Hanya Mikir Jadi Legislatif

Dia pun minta dan mengingatkan agar para kader perempuan tidak menjadi faktor pendorong para suami untuk berprilaku koruptif.

Bukan membedakan dengan kaum lelaki, Megawati meminta dan mengingatkan kaum perempuan harus memperjuangkan apa yang menjadi haknya. “Ayo perjuangkan hak-hak Anda. Itu dimulai di lingkungan keluarga,” ujarnya.

Megawati juga memotivasi kader perempuan PDIP untuk turut mengembangkan kepemimpinan perempuan. Apalagi PDIP telah berhasil mencatat sejumlah kader perempuan yang menjadi tokoh di tingkat nasional.

Pada bagian lain, Megawati meminta PDIP harus terus solid dan jangan zona nyaman. “Meski di dalam hasil berbagai survei, kita PDI Perjuangan selalu di atas. Namun saya tekankan, survei itu dinamis. Jadi kita harus turun ke bawah, termasuk kader perempuan,” ajak dia.

“Kader perempuan pun harus kerja keras,” tambah Presiden ke-5 RI tersebut.

Megawati pun mengatakan kader perempuan wajib memahami antara lain AD/ART PDIP, dan sikap politik PDIP.

Sementara itu, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk mendorong pergerakan masif kader perempuan. “Pendidikan yang bakal digelar hingga Minggu, 26 Februari itu dilakukan secara hybrid,” kata Hasto yang memoderatori pengarahan Megawati.

“Banyak hal strategis terkait pemilu dan lain-lain disampaikan secara tertutup selama pengarahan yang berlangsung selama 3 jam. Peserta diminta menuliskan catatan atas hal yang disampaikan Ibu Megawati. Catatan itu dikumpulkan di sesi besok,” sebut Hasto. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Perkuat Sinergi Daerah, Bupati Fauzi dan Bupati Rijanto Teken MoU Pembangunan

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar ...
KRONIK

Rehabilitasi Sekolah, Bupati Lukman Tegaskan Hasil Harus Berkualitas dan Tepat Sasaran

BANGKALAN – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan mempercepat pembenahan sarana dan prasarana pendidikan ...
KRONIK

Satu Pelukan, Satu Tuntutan: Warga Silo Meminta Yon TP Dibatalkan

JEMBER – Matahari mulai condong ke barat ketika seorang perempuan tua berhijab biru dan berbaju merah bermotif ...
EKSEKUTIF

Mangga Podang Lereng Wilis Raih Sertifikat IG, Pemkab Kediri Perkuat Peremajaan dan Kualitas

Pemkab Kediri memperkuat peremajaan dan edukasi petani untuk menjaga populasi serta kualitas mangga podang Lereng ...
KABAR CABANG

2 Bulan Sumur Warga Wonocolo Bojonegoro Mengering, Lasmiran Kirim Air Bersih

BOJONEGORO – Krisis air bersih melanda warga Desa Hargomulyo dan Wonocolo Kecamatan Kedewan, Bojonegoro. Kader PDI ...
LEGISLATIF

Darmadi Apresiasi Warung Kopi Perda, Buka Ruang Aspirasi Warga Lebih Dekat

MALANG – Ketua DPRD Kabupaten Malang Darmadi mengapresiasi hadirnya Warung Kopi Perda sebagai ruang baru untuk ...