Selasa
04 Agustus 2026 | 9 : 45

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

3 Jam Beri Arahan, Megawati Ajak Kader Perempuan Bantu Presiden Atasi Stunting

pdip-jatim-230224-msp-1

JAKARTA – Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri minta para kader perempuan PDIP peduli terhadap stunting dan perkembangan keluarga. Sehingga perlu dibangun manajemen keluarga.

“Ini bagian dari upaya PDI Perjuangan mendorong program Presiden Jokowi mengatas stunting,” kata Megawati, dalam arahannya di depan peserts Pendidikan Kader Perempuan tingkat Nasional tahun 2023 di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta, Kamis (23/2/2023).

Banyak hal yang disampaikan Megawati kepada para kader perempuan yang hadir secara langsung maupun online. Tiga jam Megawati menggembleng kadernya.

Baca juga: Buka Pendidikan Kader Perempuan, Megawati: Masuk PDI Perjuangan Itu Bukan Hanya Mikir Jadi Legislatif

Dia pun minta dan mengingatkan agar para kader perempuan tidak menjadi faktor pendorong para suami untuk berprilaku koruptif.

Bukan membedakan dengan kaum lelaki, Megawati meminta dan mengingatkan kaum perempuan harus memperjuangkan apa yang menjadi haknya. “Ayo perjuangkan hak-hak Anda. Itu dimulai di lingkungan keluarga,” ujarnya.

Megawati juga memotivasi kader perempuan PDIP untuk turut mengembangkan kepemimpinan perempuan. Apalagi PDIP telah berhasil mencatat sejumlah kader perempuan yang menjadi tokoh di tingkat nasional.

Pada bagian lain, Megawati meminta PDIP harus terus solid dan jangan zona nyaman. “Meski di dalam hasil berbagai survei, kita PDI Perjuangan selalu di atas. Namun saya tekankan, survei itu dinamis. Jadi kita harus turun ke bawah, termasuk kader perempuan,” ajak dia.

“Kader perempuan pun harus kerja keras,” tambah Presiden ke-5 RI tersebut.

Megawati pun mengatakan kader perempuan wajib memahami antara lain AD/ART PDIP, dan sikap politik PDIP.

Sementara itu, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk mendorong pergerakan masif kader perempuan. “Pendidikan yang bakal digelar hingga Minggu, 26 Februari itu dilakukan secara hybrid,” kata Hasto yang memoderatori pengarahan Megawati.

“Banyak hal strategis terkait pemilu dan lain-lain disampaikan secara tertutup selama pengarahan yang berlangsung selama 3 jam. Peserta diminta menuliskan catatan atas hal yang disampaikan Ibu Megawati. Catatan itu dikumpulkan di sesi besok,” sebut Hasto. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Jatim Sepakati Anggaran Rp274 M untuk Tambahan Tunjangan Profesi Guru ASN

Komisi E DPRD Jatim memastikan alokasi Rp274 miliar melalui APBD untuk membayar tambahan TPG yang menjadi komponen ...
HEADLINE

Soekarno Cup 2026 Buka Jalan Talenta Muda Menuju Timnas dan Liga Profesional

Soekarno Cup 2026 diikuti 16 provinsi dengan target melahirkan talenta sepak bola yang mampu menembus klub ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta Iuran HUT RI di Kampung Tidak Dipatok, Harus Sukarela

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meminta panitia peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik ...
KRONIK

Bupati Lukman Lepas Kontingen Jamnas XII: Menyala Pramuka Bangkalan!

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, secara resmi melepas Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Minta Aparat Usut Tuntas Jaringan Penadah Pencurian Aset Publik

SURABAYA – Komisi C DPRD Kota Surabaya minta aparat penegak hukum mengusut tuntas jaringan penadah barang bekas ...
EKSEKUTIF

Rijanto: Semangat Pengabdian Leluhur Harus Jadi Landasan Membangun Kabupaten Blitar

BLITAR – Bupati Rijanto menegaskan ziarah ke makam para leluhur dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Blitar (HJB) ...