Sabtu
31 Oktober 2026 | 12 : 36

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sholawatan dan Istighosah Bersama Warga, Abah Sanusi Beber Keistimewaan Isra Miraj

pdip-jatim-230213-abah-malang

MALANG – Memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW sekaligus Ngalap Berkah Peringatan 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU), Bupati Malang HM Sanusi sholawatan dan istighosah bersama warga di Masjid Baitul Huda, Desa Kebobang, Kecamatan Wonosari, Minggu (12/2/2023).

Kegiatan ini juga dihadiri Ketua MUI Kabupaten Malang, para alim ulama, Kepala OPD Kabupaten Malang, MWC NU Kecamatan Wonosari, MUI Kecamatan Wonosari, takmir beserta panitia pembangunan Masjid Baitul Huda.

Sanusi dalam tausiahnya mengajak warga Desa Kebobang untuk senantiasa mengingat kembali hari yang istimewa, yaitu peristiwa Isra Miraj. Isra Miraj mengisahkah tentang perjalanan Nabi Muhammad SAW saat menerima syariat kewajiban sholat lima waktu dalam sehari dan didampingi malaikat Jibril untuk menghadap Allah SWT.

“Perjalanan Isra miraj di antaranya sebagai pengingat untuk senantiasa memperbaiki kualitas sholat, sebagai suatu peristiwa yang mengajarkan tentang kekuasaan Allah SWT,” kata Sanusi.

“Isra Miraj menjadi bukti bahwa Allah sangat menyayangi hambanya dan untuk mengisyaratkan bahwa perintah sholat memiliki keistimewaan, yakni Rasulullah sendirilah yang menjemput perintah ke hadapan Allah SWT,” sambung politisi PDI Perjuangan tersebut.

Sanusi berharap, kelak ketika Masjid Baitul Huda sudah rampung proses pembangunannya, maka semua warga desa bisa menunaikan kewajibannya untuk melaksanakan ibadah sholat di masjid ini.

“Saya ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu dan memberikan donatur, hingga masjid ini dapat cepat diselesaikan. Dengan perbanyak istighfar, insya Allah masjid ini akan segera jadi,” tuturnya.

Bupati yang akrab disapa Abah Sanusi itu juga membahas peringatan hari lahir satu abad NU agar bisa menjadi refleksi bagi warga Nahdliyin di Kabupaten Malang untuk dapat membawa kerukunan, kebersamaan dan kedamaian bagi seluruh warga, terutama di Desa Kebobang.

“Perjalanan 100 tahun bukanlah perjalanan yang singkat, mengingat berbagai zaman yang sudah dilalui oleh para pendahulu kita,” kata Sanusi.

Dia mengakhiri tausiahnya dengan berpesan agar seluruh warga istikomah dalam menegakkan sholat lima waktu. Menurutnya, dengan tegaknya sholat akan membawa dampak pada peningkatan kinerja dan pengabdian terhadap masyarakat. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Dukung 18 Tuntutan Mahasiswa, DPRD Jember Siapkan Surat ke Pemerintah Pusat

JEMBER – DPRD Jember berjanji meneruskan 18 tuntutan mahasiswa kepada pemerintah pusat. Namun, lembaga legislatif ...
LEGISLATIF

Sri Untari Usulkan Wayang Dikembangkan dengan AI agar Diminati Generasi Muda

SURABAYA – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur, Sri Untari Bisowarno, mengusulkan pemanfaatan kecerdasan buatan atau ...
LEGISLATIF

DPRD Tulungagung Sahkan 5 Perda, Fraksi PDI Perjuangan Soroti Isu Pendidikan hingga Disabilitas

TULUNGAGUNG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tulungagung bersama eksekutif resmi mengesahkan lima ...
LEGISLATIF

Buleks Apresiasi Prestasi Bank Suroboyo, Minta Kinerja Lima Tahun Berturut-turut Dipertahankan

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Surabaya, Budi Leksono, mengapresiasi capaian BPR Surya Artha Utama (BPR SAU) atau ...
SEMENTARA ITU...

Pemkot Surabaya Kembangkan Taman Hutan Kota Jeruk, Warga Desil 1 hingga 3 Diprioritaskan Kelola Usaha

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan pengembangan Taman Hutan Kota Jeruk di Kecamatan ...
LEGISLATIF

Bangun Ekonomi Berbasis Zero Waste, Sri Untari Gandeng Warga Empat Desa di Kabupaten Malang

MALANG – Empat desa di Kabupaten Malang disiapkan menjadi proyek percontohan pengelolaan sampah berbasis zero waste ...