Senin
14 September 2026 | 4 : 05

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sholawatan dan Istighosah Bersama Warga, Abah Sanusi Beber Keistimewaan Isra Miraj

pdip-jatim-230213-abah-malang

MALANG – Memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW sekaligus Ngalap Berkah Peringatan 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU), Bupati Malang HM Sanusi sholawatan dan istighosah bersama warga di Masjid Baitul Huda, Desa Kebobang, Kecamatan Wonosari, Minggu (12/2/2023).

Kegiatan ini juga dihadiri Ketua MUI Kabupaten Malang, para alim ulama, Kepala OPD Kabupaten Malang, MWC NU Kecamatan Wonosari, MUI Kecamatan Wonosari, takmir beserta panitia pembangunan Masjid Baitul Huda.

Sanusi dalam tausiahnya mengajak warga Desa Kebobang untuk senantiasa mengingat kembali hari yang istimewa, yaitu peristiwa Isra Miraj. Isra Miraj mengisahkah tentang perjalanan Nabi Muhammad SAW saat menerima syariat kewajiban sholat lima waktu dalam sehari dan didampingi malaikat Jibril untuk menghadap Allah SWT.

“Perjalanan Isra miraj di antaranya sebagai pengingat untuk senantiasa memperbaiki kualitas sholat, sebagai suatu peristiwa yang mengajarkan tentang kekuasaan Allah SWT,” kata Sanusi.

“Isra Miraj menjadi bukti bahwa Allah sangat menyayangi hambanya dan untuk mengisyaratkan bahwa perintah sholat memiliki keistimewaan, yakni Rasulullah sendirilah yang menjemput perintah ke hadapan Allah SWT,” sambung politisi PDI Perjuangan tersebut.

Sanusi berharap, kelak ketika Masjid Baitul Huda sudah rampung proses pembangunannya, maka semua warga desa bisa menunaikan kewajibannya untuk melaksanakan ibadah sholat di masjid ini.

“Saya ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu dan memberikan donatur, hingga masjid ini dapat cepat diselesaikan. Dengan perbanyak istighfar, insya Allah masjid ini akan segera jadi,” tuturnya.

Bupati yang akrab disapa Abah Sanusi itu juga membahas peringatan hari lahir satu abad NU agar bisa menjadi refleksi bagi warga Nahdliyin di Kabupaten Malang untuk dapat membawa kerukunan, kebersamaan dan kedamaian bagi seluruh warga, terutama di Desa Kebobang.

“Perjalanan 100 tahun bukanlah perjalanan yang singkat, mengingat berbagai zaman yang sudah dilalui oleh para pendahulu kita,” kata Sanusi.

Dia mengakhiri tausiahnya dengan berpesan agar seluruh warga istikomah dalam menegakkan sholat lima waktu. Menurutnya, dengan tegaknya sholat akan membawa dampak pada peningkatan kinerja dan pengabdian terhadap masyarakat. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Ranting dan Anak Ranting Desa Ngunut Manfaatkan Pekarangan untuk Tanam Sayur Hortikultura

TULUNGAGUNG – Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan Desa/Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung, memasifkan ...
LEGISLATIF

Syaifuddin Zuhri Desak Pelebaran Wiyung–Menganti Dituntaskan di Era Eri

SURABAYA — Ketua DPRD Kota Surabaya Syaifuddin Zuhri mendorong proyek pelebaran Jalan Wiyung–Menganti dan sejumlah ...
OLAHRAGA

Mengenal Gemblidik Race, Balapan Sepeda Kayu Asal Lumbang Kabupaten Pasuruan

KABUPATEN PASURUAN – Ajang olahraga tradisional balap papan kayu gelindingan, Gemblidik Race 2026, berlangsung ...
LEGISLATIF

Puan Desak Pencarian Korban Virgo Transport 8 Jadi Prioritas, Minta Sistem Keselamatan Pelayaran Dibenahi

JAKARTA — Ketua DPR RI Puan Maharani meminta operasi pencarian dan penyelamatan korban KMP Virgo Transport 8 yang ...
SEMENTARA ITU...

SRC 2026 Jadi Kawah Candradimuka, Surabaya Bidik 250 Emas di Porprov 2027

SURABAYA — Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menjadikan Surabaya Rising Champion (SRC) 2026 sebagai salah satu ...
HEADLINE

Soekarno Run Banyuwangi Libatkan Disabilitas Netra Layani Sport Massage Pelari

Soekarno Run Banyuwangi melibatkan penyandang disabilitas netra dalam layanan sport massage bagi peserta sebagai ...