Selasa
11 Agustus 2026 | 6 : 09

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Peringati HUT Emas PDIP, Guntur Wahono Gelar Seni Tiban

pdip-jatim-230130-guntur-tiban

BLITAR – Nguri-uri seni budaya lokal jadi pilihan anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Guntur Wahono, dalam memarakkan HUT ke-50 partainya. Yakni dengan menggelar seni tradisi Tiban.

Tradisi Tiban ini, dia tampilkan sebagai upaya melestarikan peninggalan para leluhur, yang sampai sekarang masih kerap dilakukan masyarakat.

Termasuk di wilayah dapilnya sebagai anggota dewan, yakni Kabupaten/Kota Blitar, dan Tulungagung.

Seperti pada tanggal 21 Januari 2023 lalu, Guntur menggelar seni Tiban di lapangan Dusun Tambakboyo, Desa Sumber, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar.

Acara yang diikuti para pelaku seni Tiban yang berlangsung mulai pukul 10.00 sampai pukul 17.00 ini menjadi tontonan menarik bagi masyarakat.

Menurut Guntur, sesuai instruksi DPP PDIP, setiap legislator Banteng yang bertugas sebagai anggota DPRD dan DPR RI, diwajibkan mengadakan kegiatan untuk memeriahkan HUT Emas PDI Perjuangan.

Dia menggelar kesenian Tiban tak sekadar pertunjukan semata. Namun juga sebagai upaya mengajak semua masyarakat untuk menjaga dan melestarikan seni tradisi Tiban sebagai salah satu warisan leluhur.

“Tiban adalah kesenian tradisional yang harus kita jaga. Seni Tiban ini peninggalan para leluhur yang harus terus kita lestarikan,” kata Guntur Wahono di Blitar, Senin (30/1/2023).

Sekretaris Badan Kebudayaan Nasional (BKN) DPD PDIP Jatim ini juga mengungkapkan rasa syukur, para pelaku seni Tiban tidak hanya dari generasi tua. Saat ini, sebutnya, banyak kalangan muda yang juga menggemari seni tradisi Tiban.

“Saya bersyukur dan bangga ternyata jawara Tiban sebagai tradisi turun-temurun sejak dulu, juga banyak dari generasi muda,” ucapnya.

Tiban merupakan tari atau ritual rakyat yang turun temurun menjadi bagian kebudayaan masyarakat Jawa Timur, terutama pada daerah Trenggalek, Blitar, Kediri dan Tulungagung.

Tari Tiban biasanya digelar saat musim kemarau, dan tarian ini adalah salah satu permintaan permohonan kepada Tuhan yang maha kuasa untuk diturunkan hujan. (red/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Eri Cahyadi Ingatkan Mahasiswa Baru ITS: Jangan Hanya Andalkan AI, Perkuat Karakter dan Integritas

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengingatkan mahasiswa baru ITS agar tidak hanya mengandalkan AI, tetapi memperkuat ...
SEMENTARA ITU...

Andreas Buka Peluang UMKM Eks Dolly Tembus Pasar Ekspor, Risma Tekankan Pasar Lokal Harus Kuat

Anggota DPR RI Andreas Eddy Susetyo membuka peluang UMKM eks Dolly menembus pasar ekspor, sementara Risma ...
KRONIK

Bupati Bupati Ipuk Lepas 32 Kontingen Pramuka Banyuwangi ke Jambore Nasional ke-12 di Cibubur

BANYUWANGI – Sebanyak 32 Pramuka Penggalang siswa berbagai SMP di Banyuwangi akan mengikuti Jambore Nasional ...
KRONIK

Guntur Wahono: Tiban Bukan Sekadar Adu Skill, Tapi Merawat Persaudaraan Antar Daerah

BLITAR – Seni tradisi Tiban tidak semestinya berhenti sebagai tontonan budaya. Di balik pertarungan para jawara di ...
OLAHRAGA

Kalah 1-4 dari Jabar, Deni Wicaksono Tegaskan Peluang Banteng Jatim Masih Terbuka

SURABAYA – Kekalahan telak 1-4 dari Banteng Jawa Barat membuat langkah Banteng Jatim di Soekarno Cup 2026 langsung ...
OLAHRAGA

Aji Santoso Dorong Soekarno Cup Berkelanjutan, 400 Talenta Muda Dibuka Jalan ke Klub Profesional

SURABAYA – Lapangan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar tempat bagi pemain muda mengejar kemenangan. Di balik ...