Selasa
21 Juli 2026 | 7 : 01

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sosialisasi Wasbang, Pak Radji Ajak Perangkat Desa Semen Jadi Ujung Tombak Penjaga Keutuhan NKRI

Picsart_22-11-05_10-52-05-173_copy_900x506

NGAWI – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Ngawi, Drs Soeradji, MM menggelar sosialisasi wawasan kebangsaan (wasbang) di Desa Semen, Kecamatan Paron, Jumat (4/11/2022) malam.

Di hadapan puluhan peserta terdiri dari warga dan perangkat drsa setenoat, legislator Banteng yang kerap disapa Pak Radji tersebut membeberkan secara gamblang wawasan kebangsaan.

Diantaranya tentang pengamalan nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, serta keutuhan NKRI. Namun yang menjadi titik poin penekanan, Pak Radji mengajak para perangkat desa Semen untuk jadi ujung tombak penjaga keutuhan NKRI.

Ajakan tersebut bukan tanpa alasan. Para perangkat desa, yang notabene sebagai pamong masyarakatnya dinilai bisa berperan lebih untuk menjalankan tugas menjaga keutuhan NKRI.

“Sosialisasi wawasan kebangsaan ini dikandung maksud, mengingatkan kembali supaya perangkat desa ini sebagai ujung tombak, bisa memberikan wawasan kepada masyarakatnya untuk tetap menjaga keutuhan NKRI,” kata Pak Radji kepada pdiperjuangan-jatim.com, seusai memaparkan materi.

Pak Radji menyampaikan, upaya menjaga keutuhan NKRI bisa dilakukan dengan cara yang sederhana. Seperti dengan menggalakan kembali tradisi gotong royong di masyarakat.

Dengan gotong royong menjadi tradisi laku hidup masyarakat, maka kerukunan antar warga akan tercapai. Dengan begitu, kedamaian akan tercipta, hingga kesejahteraan warga pun terwujud.

“Kalau kita sudah kompak, sudah menyatu, khususnya di Desa Semen, maka warga masyarakatnya akan tetap teguh dengan dasar negara, Pancasila dan UUD 1945,” kata Pak Radji.

“Perangkat Desa nanti diharapkan bisa menyampaikan kepada masyarakatnya, untuk hidup rukun dan bersatu,” imbuh Kepala Badan Kebudayan Nasional (BKN) DPC PDI Perjuangan Ngawi tersebut.

Perlu diketahui, Desa Semen di Kecamatan Paron merupakan salah satu kandang Banteng di Kabupaten Ngawi.

Di samping itu, Desa Semen juga dikenal sebagai kawasan yang menjunjung tinggi nilai toleransi. Hal itu dapat dilihat dari kondisi masyarakatnya yang cukup heterogen, namun nihil gesekan horizontal.

“Masyarakat Desa Semen ini luar biasa. Walaupun jumlah penduduknya hampir 10 ribu, tapi tetap kompak. Gotong royong baik, kerukunan juga baik. Walaupun ada masyarakat yang berbeda suku bangsa dan agamanya, tetapi tetap kompak.”

“Terbukti tidak pernah ada konflik horizontal. Sebab sudah memahami wawasan kebangsaan dengan baik,” papar Drs. Soeradji, M.M anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Ngawi. (mmf/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Ketika Pelari Kenya Terjebak di Jember, Gotong Royong Mengantarnya Pulang

JEMBER — Debu musim kemarau beterbangan di sepanjang jalan Kota Jember. Matahari siang memantulkan hawa panas dari ...
KRONIK

Puan Maharani Tekankan Literasi Digital dan Komunikasi Negara untuk Tangkal Hoaks tentang DPR

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan maraknya hoaks yang menyasar DPR RI menjadi pengingat pentingnya ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Dorong Pemkot Percepat Pembangunan Pintu Air Kali Jagir

SURABAYA – Ketua Komisi C DPRD Surabaya Eri Irawan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mempercepat ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong Pemkot Surabaya Proaktif Cari Pimpinan Perumda yang Kompeten

Anggota Komisi B DPRD Surabaya Baktiono meminta Pemkot Surabaya proaktif mencari figur profesional berkompeten ...
HEADLINE

Hasto: Program MBG Lebih Efektif Jika Libatkan Warung dan UMKM Lokal

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai Program Makan Bergizi Gratis akan lebih efektif jika melibatkan ...
KRONIK

Dongkrak UMKM, Business Matching BEC x SCF Capai Rp 1,22 Miliar

BANYUWANGI – Kolaborasi Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) yang digelar Pemkab Banyuwangi dan Sekarkijang Creative ...