Minggu
08 November 2026 | 3 : 02

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Semangati Petugas Regsosek 2022, Lisdyarita Ingatkan Karakter Masyarakat yang Beragam

PDIP-Jatim-Lisdyarita-16102022

PONOROGO – Wakil Bupati Ponorogo, Lisdyarita, menghadiri pertemuan petugas Kecamatan Ponorogo Pendataan Awal Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) 2022 di Balai Kelurahan Tonatan, Jumat (14/10/2022). Ia didampingi Kepala BPS Ponorogo, Siswi Harini; Camat Ponorogo; Lurah Tonata, dan jajaran Forkopimca.

Seperti diketahui, Program Pendataan Awal Regsosek 2022 merupakan program yang diselenggarakan pemerintah pusat melalui Badan Pusat Statistik (BPS) di wilayah masing-masing. Program tersebut merupakan sistem basis data penduduk yang mencakup profil, kondisi sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, serta tingkat kesejahteraan masyarakat. Dengan tujuan untuk memberikan perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat.

Menurut Wabup Lisdyarita, adanya Regsosek ini sangat membantu dan sejalan dengan salah satu program Sugiri-Lisdyarita, yaitu mendata penduduk dari tingkat bawah (RT). Kondisi ekonomi maupun kesejahteraan warga akan benar-benar terorganisir dengan baik sesuai kondisi di lapangan.

“Kita tidak punya data yang benar-benar sampai ke bawah. Dengan adanya Regsosek ini semoga bisa mendapatkan data yang real di lapangan. Sehingga bisa membantu masyarakat menuju kesejahteraan,” tutur Bunda Rita, sapaan akrabnya.

Di hadapan 125 petugas pendataan awal Regsosek se-Kecamatan Ponorogo, Bunda Rita juga memberikan dukungan dan motivasi kepada mereka.

“Semoga semuanya lancar, sukses, semangat menghadapi masyarakat dengan bermacam-macam sifat,” jelas politisi PDI Perjuangan itu.

Sementara itu, Kepala BPS Ponorogo, Siswi Harini, mengungkapkan, pendataan awal Regsosek 2022 akan diselenggarakan mulai 15 Oktober sampai 14 November 2022. Kegiatan itu melibatkan 1000 lebih petugas se-Kabupaten Ponorogo dari masing-masing desa/kelurahan yang akan mendata wilayahnya tersebut.

“Kehadiran Bunda Rita menjadi support yang luar biasa bagi kami semua,” puji Siswi.

Lebih lanjut, Siswi menyampaikan, jika pendataan awal Regsosek ini merupakan amanah dari Presiden Joko Widodo yang baru disampaikan pada Agustus lalu. Data yang digunakan pun untuk program perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat.

“Petugas akan mendatangi ketua RT, melakukan verifikasi yang miskin mana, lalu mendatangi warga door to door untuk diwawancara. Setelah itu ditagging (ditandai) rumahnya dengan aplikasi, yang keluarga miskin rumahnya difoto,” papar Siswi. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Deni Wicaksono: Partai Politik Harus Beri Ruang Anak Muda Berkarya, Bukan Sekadar Dibutuhkan Saat Pemilu

BLITAR — Partai politik harus menyediakan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi, menyampaikan ...
KABAR CABANG

DPC Lumajang Salurkan Bantuan untuk Warga Tempursari Terdampak Bencana

LUMAJANG — Sebagai wujud solidaritas dan kepedulian sosial, jajaran kader PDI Perjuangan Kabupaten Lumajang ...
KABAR CABANG

Dari Buku ke Layar Lebar, PDI Perjuangan Jember Bangun Tradisi Pendidikan Politik

JEMBER – Pendidikan politik tidak harus berlangsung di ruang seminar atau melalui pidato politik. DPC PDI ...
KRONIK

Soekarno Run Blitar Diikuti 4.200 Peserta, Hotel hingga UMKM Berpeluang Raup Dampak Ekonomi

BLITAR — Sebanyak 4.200 peserta dari berbagai daerah dijadwalkan mengikuti Soekarno Run 2026 di Kota Blitar, Minggu ...
KRONIK

Banyuwangi Raih Penghargaan Sidaya Awards 2026, Punya 153 Sekolah Lansia

BANYUWANGI – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi mewujudkan lansia yang sehat, mandiri, dan produktif ...
HEADLINE

Hasto: Soekarno Run Dorong Anak Muda Berani Ambil Peran untuk Bangsa

BLITAR – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mendorong generasi muda memiliki keberanian ...