Selasa
03 November 2026 | 5 : 22

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ketua dan Anggota Fraksi DPRD Magetan Beramai-ramai Main Ketoprak

pdip-jatim-dprd-magetan-151022-ketoprak-1

MAGETAN – Para kader partai bertugas di Fraksi PDI Perjuangan DPRD Magetan turut ambil bagian dalam pementasan kesenian Ketoprak di halaman kantor dewan, Jumat (14/10/2022) malam.

Pagelaran seni budaya lokal itu merupakan rangkaian kegiatan memperingati hari ulang tahun ke-347 Kabupaten Magetan. Ketoprak memainkan lakon Tombak Kyai Bancak dimainkan para seniman dengan melibatkan para anggota dewan.  

Tiga wakil rakyat dari PDI Perjuangan turut ambil bagian dalam pementasan tersebut dengan peran masing-masing. Ketua Fraksi, Rita Haryati berperan sebagai istri Adipati Sumoroto. Sementara Suyono Wiling berperan sebagai Srigala Bancak. Anggota lain yang ikut bermain yakni Karmini.

Lakon Tombak Kyai Bancak dengan latar waktu pada zaman Kadipaten Sumoroto, menceritakan sosok mahapati yang menelusuri keberadaan pusaka sakti. Lika-liku pencarian pusaka dilakukan bahkan dengan berpata di Gunung Bancak. Hingga akhirnya sang mahapati mendapatkan pusaka Besi Aji Pulo Sari.

Ke-ikutserta-an para wakil rakyat dalam lakon itu menambah suasana menjadi segar. Aksi pangggung mereka seolah tak mau kalah dengan para seniman atau pemain profesional. Pada beberapa adegan, aksi mereka membuat penonton tertawa terpingkal-pingkal.  

“Selain ikut ambil bagian dalam upaya pelestarian seni dan budaya nusantara, kami dari Fraksi PDI Perjuangan ingin merasakan secara langsung bagaimana suka dan duka menjadi pelaku seni budaya,” ujar Suyono Wiling usai acara.

Sementara itu, menurut Ketua DPRD Magetan Sujatno, pagelaran untuk nguri-uri kebudayaan Indonesia. Apalagi dalam setiap lakon Ketoprak, tidak sekadar bertujuan untuk hiburan. Juga ada tuntunan yang mengandung nilai-nilai luhur.  

“Semoga kegiatan ini bisa menjadi tontonan bagi masyarakat sekaligus menjadikan tuntunan untuk kemudian dijadikan panutan,” kata Sujatno.

Acara digelar sebagai bentuk kepedulian DPRD Magetan di bidang seni dan budaya tradisional. Sekaligus bentuk perhatian kepada seniman.

Pagelaran ketoprak juga memantik perputaran ekonomi bagi masyarakat kecil. Pedagang asongan atau pedagang keliling turut mengais rezeki pada acara itu. (rud/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Puan Maharani Ajak Perkuat Demokrasi yang Menghadirkan Kesejahteraan Sosial

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mengajak seluruh elemen bangsa kembali memperkuat gagasan demokrasi yang sejak ...
SEMENTARA ITU...

Evaluasi Peringkat ke-11 Porprov 2025, Kabupaten Kediri Siapkan Strategi Menuju Lima Besar

KEDIRI – Kabupaten Kediri membidik posisi lima besar pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027. Untuk ...
LEGISLATIF

Banjir Lahar Semeru, Eko Yunianto Desak Posko Darurat dan Logistik Pengungsian Dioptimalkan

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Eko Yunianto, meminta optimalisasi posko darurat dan ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Kota Madiun dan Komunitas Big Bantaran Kali Matangkan Rencana Aksi Merawat Pertiwi

MADIUN – Usulan warga untuk menanam pohon mangga di sepanjang bantaran Kali Madiun menjadi bagian dari aksi Merawat ...
LEGISLATIF

Sri Untari Ajak Emak-emak Malang Pilah Sampah dari Rumah, Limbah Bisa Jadi Sumber Cuan

MALANG – Kesadaran memilah sampah dari rumah mulai tumbuh di kalangan warga Kota Malang setelah mengikuti ...
KRONIK

Warga Tanpa Identitas Luput dari Bansos, Widarto Sebut Kemiskinan Bukan Sekadar Angka Statistik

JEMBER – Penurunan jumlah penduduk miskin di Kabupaten Jember sekitar 15 ribu orang dalam setahun terakhir belum ...