Minggu
25 Oktober 2026 | 5 : 07

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Berdayakan Pengrajin Akik Magetan lewat Pameran

pdip jatim - pembukaan pameran akik magetan

pdip jatim - pembukaan pameran akik magetanMAGETAN – Jelang Lebaran yang kurang sepekan lagi, trend batu akik masih belum surut. Di Magetan, sebuah pameran khusus pengrajin akik justru digelar mulai Sabtu (11/7/2015) hingga Rabu (15/7/2015) mendatang.

Bertempat di lapangan futsal eks terminal lama Magetan acara bertajuk Kemilau Akik Karya Pengrajin Magetan ini dibuka oleh Ketua DPRD Magetan, Joko Suyono Sabtu (11/7/2015) malam.

Dalam sambutannya, Joko menyampaikan apresiasinya atas gagasan pameran pengrajin lokal Magetan ini. “Kita memang harus mulai dan terus meningkatkan daya saing. Akik ini salah satu medium pemberdayaan masyarakat di industri kreatif. Saya salut pada upaya panitia,” ungkap dia.

“Kita mungkin tak punya batu, tapi kita bisa berkarya di embannya (cincin-red),” tambah Joko.

Dia mencontohkan ada emban dari batok kelapa, yang menurutnya sangat bagus. Bukan tidak mungkin, imbuh Joko, nantinya pengrajin setempat bisa menciptakan emban dari kulit karena potensi limbah kulit sapi di Magetan cukup besar.

“Kalau digali dan diasah maksimal, saya yakin ini bisa jadi potensi meningkatkan pendapatan pengrajin,” ujar pria yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Magetan ini.

Pembukaan pameran akik ditandai dengan penyerahan batu sigar dari tokoh sesepuh kepada Joko Suyono yang dilanjutkan pemukulan gong. Diharapkan ajang bisa menjadi langkah awal penggalian potensi lokal Magetan.

Seperti diungkapkan ketua panitia, dr.Pangayoman, pameran yang diselenggarakan Paguyuban Sejarah Kebudayaan Tradisi dan Akik (Pekatik) Magetan ini memang berbeda dengan pameran kebanyakan karena menonjolkan pengrajin akiknya.

“Kita ingin memberdayakan pengrajin akik lokal. Karena itu lombanya juga adu batu karya para pengrajin. Kita sediakan batu dan pengrajin langsung bikin di tempat. Hadiahnya bukan uang tapi mesin pembuat akik. Jadi bukan kontes batu yang sudah “ready” seperti umumnya,” terang Pangayoman.

Selain lomba, para pengrajin juga akan diberi ilmu dengan pelatihan dari pengrajin berpengalaman yang didatangkan dari Pacitan.

“Jadi, kita ini ingin para pengrajin juga mendapat ilmu, bukan hanya dimanfaatkan karyanya untuk keuntungan penyelenggara pameran, kita malah tidak untung. Pokoknya kita istimewakan pengrajin. Mereka senang, kami ikut bahagia,” ujar dia. (sa)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Antusias Ikuti Pembekalan Ideologi, Pengurus PDIP Sukowono Ziarah ke Makam Bung Karno

JEMBER – Pengurus PDI Perjuangan Kecamatan Sukowono, Jember, mendapat kesempatan berziarah ke makam Presiden ...
KRONIK

Tutup Kegiatan Mentor Sebaya SDIT Al-Uswah, Ansari Tekankan Pendidikan Karakter sejak Dini

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, menekankan pentingnya pendidikan karakter sejak usia ...
KRONIK

Jember Kekurangan PPL, 170 Penyuluh Harus Mendampingi 1.500 Kelompok Tani

JEMBER – Jumlah petugas penyuluh lapangan (PPL) di Kabupaten Jember dinilai belum sebanding dengan kebutuhan ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Minta Pemerintah Jamin Keselamatan Petugas dan Relawan Karhutla

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah menjamin keselamatan dan kesehatan petugas serta relawan ...
SEMENTARA ITU...

Rita Haryati Ajak Warga Magetan Jaga Persatuan dan Gotong Royong Lewat Napak Tilas

MAGETAN – Semangat persatuan dan gotong royong harus terus dijaga sebagai warisan berharga dari para pendahulu. ...
KRONIK

Pemkab Banyuwangi Bekali Santri Wawasan Bisnis Digital dan Media Sosial

BANYUWANGI – Memperingati Hari Santri Nasional, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menggelar berbagai ...