Kamis
22 Oktober 2026 | 10 : 00

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Untuk Tambahan Makanan Bergizi bagi Siswa PAUD dan TK, Pemkab Malang Gelontorkan Rp 7 M

pdip-jatim-220919-gebyar-bunda-paud-2

MALANG – Ribuan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-Kabupaten Malang mengikuti gebyar harmonisasi aksi daerah konvergensi, Minggu (18/9/2022). Acara bertema Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI) sekaligus kampanye menurunkan angka stunting itu digelar di Stadion Kanjuruhan.

Bupati Malang HM Sanusi menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.

Dia berharap agar Bunda PAUD maupun Pokja PAUD Kabupaten Malang dapat terus bersinergi dengan pemerintah ke depannya.

Sanusi mengatakan, Pemkab Malang akan membantu Rp 25.000 per bulan bagi 48 ribu siswa PAUD, dan Rp 22.000 untuk siswa Taman Kanak-Kanak untuk pembelian tambahan makanan bergizi bagi pelajar, yang diberikan selama empat bulan.

Menurutnya, penyebab pemicu terjadinya stunting itu adalah kekurangan gizi kronis yang dialami anak-anak pada saat usia bayi dalam janin dan di bawah usia lima tahun.

“Jumlah total keseluruhan anggaran yang akan digelontorkan Rp 7 miliar untuk mengurangi angka stunting dengan jumlah tenaga pengajar 8.600,” kata Sanusi.

Dia menambahkan, Pemkab Malang berrhasil menekan angka stunting. Dari angka stunting 28 persen turun menjadi 8,3 persen, dan menjadi angka penurunan stunting terbaik di Indonesia.

“Kecamatan Tajinan adalah kecamatan yang angka stunting terendah dan terbaik se-Indonesia,” ungkapnya.

“Di sana gunung di sini gunung, di tengah-tengah ada pohon trembesi, Bunda PAUD janganlah bingung, di tengah-tengah kalian ada Pak Sanusi,” ujar Abah Sanusi berpantun di hadapan para Bunda PAUD se-Kabupaten Malang.

Sementara itu, Ketua Bunda PAUD Kabupaten Malang, Hanik Dwi Martya melaporkan bahwa Pokja Bunda PAUD merupakan mitra dari Pemerintah Kabupaten Malang dalam menggerakkan, memotivasi, dan menginspirasi lembaga-lembaga pendidikan PAUD di Kabupaten Malang, yang jumlahnya mencapai 1.761

Ketua Komunitas Juang PDI Perjuangan Srikandi Merah Putih Kabupaten Malang tersebut menambahkan, tujuan acara gebyar ini mengajak semua pihak terkait yang ada untuk bersama-sama menekan angka stunting di Kabupaten Malang.

“Menekan angka stunting dengan mengoptimalkan PAUD HI dengan lima layanan esensial. Dan cara menurunkan stunting adalah ibu – ibu rajin menyusui putra-putrinya,” tegasnya. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

70 Ribu Balita Terserang ISPA, Puan Desak Pemerintah Segera Atasi Karhutla

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak pemerintah segera menuntaskan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ...
KRONIK

Sony Serahkan Bantuan Alsintan pada 23 Kelompok Tani, Tegaskan Gratis

BANYUWANGI – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Sonny T. Danaparamita, menyalurkan bantuan 26 unit alat dan ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tegaskan Gelar Cak dan Ning Surabaya Bisa Dicabut

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi menegaskan gelar Cak dan Ning Surabaya dapat dicabut apabila pemegangnya ...
KRONIK

Masa Tunggu Haji Diseragamkan, Ina Ingatkan Ketatnya Syarat Istitha’ah

BONDOWOSO – Pemerintah memperbarui sistem antrean keberangkatan ibadah haji untuk musim haji 1448 Hijriah/2027 ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Ingatkan Ancaman Benturan Lahan Rumah Murah dan Pangan

JEMBER – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jember mengingatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember ...
KRONIK

Video Call Rombongan Penari Gandrung Sewu Korban Kapal Terbakar, Bupati Ipuk Semangati Tetap Tampil

BANYUWANGI – Mendengar kabar lima penari Gandrung Sewu asal Palembang dan Lampung merupakan penumpang KMP Batmandi ...