Jumat
04 April 2025 | 10 : 56

Haris Nasution Pertemukan Nasabah dan Bank Ihwal Sengketa Polis Asuransi

pdip-jatim-dprd-kota-probolinggo-150922-haris-nasution-2

KOTA PROBOLINGGO – Wakil Ketua DPRD Kota Probolinggo, Haris Nasution mempertemukan peserta asuransi dan bank yang tengah bersengketa seputar kontrak atau polis asuransi. Fasilitasi pertemuan dilaksanakan di DPRD Kota Probolinggo, Kamis (15/9/2022).

Dari pihak nasabah asuransi, yakni Mutmainah, warga Kelurahan Jrebeng Lor, Kecamatan Kedopok. Ia menceritakan awal mula keikutsertaannya dalam produk asuransi Bank Mandiri.

“Pihak marketing menawari kontrak selama 10 tahun, namun saya keberatan, sehingga saya usul, kalau bisa 5 tahun saya ikut,” ungkap Mutmainah.

Dari kesepakatan itu, Mutmainah selaku pemegang polis mengaku sudah membayar premi asuransi sebanyak Rp 14 juta. Namun ketika diklaimkan, disampaikan jika hanya mendapat Rp 5 juta karena dianggap tidak sesuai kontrak.

Pada jatuh tempo Bulan September 2022, Mutmainah lantas menanyakan kepada marketing tersebut. Namun, saat dihubungi, sang marketing mengaku sudah tidak lagi bekerja di asuransi Aksa Mandiri, mitra asuransi Bank Mandiri.

“Setelah dihubungi tidak bekerja di sana lagi, saya ke Bank Mandiri. Ternyata setelah dicek kontraknya yang semula 5 tahun justru menjadi 10 tahun. Saya terkejut dan mempersoalkan itu,” jelasnya di Kantor DPRD Jalan Suroyo.

Kepala Cabang Bank Mandiri Probolinggo, Elfin menegaskan siap menindaklanjuti keluhan warga tersebut. Namun, pihaknya meminta waktu untuk mendalami dan melaporkan ke pusat.

“Kita dalami dulu, bagaimana kronologi dan polis yang disepakati. Bisa saja petugas sebelumnya, kurang transparan dalam menyampaikan informasi,” jelas Elfin.

Atas hal itu, ia minta waktu 1 bulan agar klaim asuransinya bisa cair. Namun bila ditemukan kelalaian petugas sebelumnya, tentu pihaknya siap bertanggungjawab.

Wakil Ketua DPRD Haris Nasution, meminta pihak Bank Mandiri dan Aksa Mandiri untuk menindaklanjuti persoalan tersebut. Ia berharap urusan warga dipermudah.

“Agar segera diselesaikan. Jangan sampai berlarut-larut, saya minta segera ada titik terang, jangan sampai ini menjadi tambahan beban bagi masyarakat kecil,” jelas Nasution yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Probolinggo ini. (drw/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Open House Bupati Banyuwangi, Sejumlah Teman Difabel Berbagi Inspirasi Kesuksesan

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menggelar open house di Pendopo Sabha Swagatha, Kamis ...
KRONIK

Catat, Ini Tanggal dan Tempat Gelaran Festival Ketupat Sumenep 2025

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep akan menggelar Festival Ketupat 2025 pada Senin, 7 April 2025, di ...
KRONIK

Diaspora Banyuwangi Kumpul Harumkan Tanah Kelahiran dan Kuatkan Solidaritas

BANYUWANGI – Ratusan perantau asal Banyuwangi berkumpul melepas kangen akan tanah kelahiran dalam Festival Diaspora ...
HEADLINE

Kada PDI Perjuangan yang Absen di Retret Gelombang I, Megawati Instruksikan Ikut Gelombang II

JAKARTA – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri memerintahkan para kepala daerah dari partai berlambang ...
KRONIK

Rencana Pertemuan Megawati-Prabowo, Jubir PDI Perjuangan: Bicarakan Masalah Bangsa

JAKARTA – Hubungan personal Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Presiden Prabowo Subianto dinilai ...
SEMENTARA ITU...

Instruksi Eri Cahyadi Pasca Lebaran: Perketat Pengawasan dan Pendataan Pendatang Baru

SURABAYA – Pemkot Surabaya mengambil langkah tegas dalam mengantisipasi gelombang urbanisasi pasca Idul Fitri 2025. ...