Selasa
20 Oktober 2026 | 8 : 29

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Puan Safari Politik, Begini Tanggapan Megawati

pdip-jatim-220825-msp-kantor-baru-02

JAKARTA – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri berbicara soal safari politik yang dilakukan Puan Maharani, mewakili PDI Perjuangan, ke Partai Nasdem beberapa waktu lalu.

Menurut Megawati, dirinya memang memerintahkan Puan untuk melakukan komunikasi politik ke parpol lain. Sebab selain Ketua DPR, Puan Maharani adalah Ketua DPP PDI Perjuangan.

“Itu saya lihat baru satu partai, loh. Itu, kan, sudah apa, ya, gayanya (respons parpol lain) itu sudah langsung beda,” kata Megawati dalam sambutannya di acara peresmian gelombang VI kantor partai baru secara virtual dari kediamannya di Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Rabu (24/8/2022).

Megawati mengatakan dirinya bisa melihat ada yang berbeda, pascapertemuan di NasDem itu. Sebagai politisi, Megawati mengaku dirinya memiliki pengalaman yang banyak sehingga bisa melihat adanya perbedaan situasi.

“Mata tua saya ini pengalamannya seabrek-abrek. Jadi, kalau dari sisi politik juga saya bisa lihatlah. (Padahal) baru satu partai yang dikunjungi Mbak Puan yang menjabat di DPP dan juga DPR,” lanjutnya.

Sementara itu, Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, Puan Maharani memang ditugaskan oleh Ketua Umum Megawati Soekarnoputri untuk memimpin safari politik bertemu para pimpinan ke partai politik.

“Jadi yang ditugaskan ibu Megawati kan jelas Mbak Puan, dan kami mendampingi pertemuan pertemuan tersebut,” ujar Hasto.

Hasto menegaskan, safari politik PDI Perjuangan ini adalah sebuah tradisi positif yang dibangun partai untuk kebaikan bangsa Indonesia ke depan.

“Dan pertemuan silaturahmi antar pimpinan parpol inginkan sangat baik. Bagaimana pun juga dalam membangun bangsa dan negara dialog itu sangat perlu,” jelasnya.

Ketika ditanya wartawan, apakah benar Surya Paloh bertemu Megawati di kediaman Teuku Umar? Hasto mengatakan tidak.

“Tidak… meskipun antara kantor Nasdem yang baru dengan rumah ibu Ketua Umum Megawati berdekatan,” tukas Hasto.

Yang jelas, Hasto menyebut Puan Maharani akan tetap memimpin safari politik, yang agendanya setelah Nasdem, akan berlanjut ke Partai Gerindra, Golkar, PKB, PAN, dan PPP.

“Betul sekali (Puan Maharani pimpin safari politik, red). Makanya ada tim advance. Kami mendampingi, ada Pak Bambang Pacul, Pak Olly Dondokambey, dan saya sendiri sebagai Sekjen,” ujarnya.

Saat wartawan bertanya kenapa Puan, Hasto mengatakan karena dalam proses dan kedudukan Puan memang punya kapasitas untuk itu.

“Beliau kan Ketua DPP bidang politik dan kapasitas sebagai Ketua DPR RI yang banyak berdialog dengan seluruh fraksi-fraksi partai politik yang ada di DPR RI. Tentu saja sesuai dengan penugasan ibu ketua umum, Ibu Megawati Soekarnoputri,” jelas Hasto. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Indi Naidha Prihatin Dugaan Kekerasan Siswa Sekolah Rakyat Jember

JEMBER – Sekretaris Komisi D DPRD Jember, Indi Naidha, menyoroti dugaan kekerasan terhadap tiga siswa Sekolah ...
KRONIK

Gus Falah Desak Kasus Penganiayaan Terhadap Kepsek Lamongan Diusut Tuntas

LAMONGAN – Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan dari Dapil X (Lamongan-Gresik), Nasyirul Falah Amru yang akrab ...
EKSEKUTIF

Bupati Blitar Dorong Santri Percaya Diri dan Berani Tampil Lewat Lomba Pidato

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto mendorong para santri terus mengembangkan kemampuan berbicara di depan umum, ...
KABAR CABANG

Sambut Hari Sumpah Pemuda, DPC Ngawi Siapkan Turnamen Futsal Berhadiah Jutaan Rupiah

NGAWI – Semangat Sumpah Pemuda bergemuruh di lingkungan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi. Dalam rangka ...
LEGISLATIF

Buleks Minta Pemkot Surabaya Tindak Tegas Provider Kabel Utilitas yang Melanggar

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Surabaya Budi Leksono meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengawasi dan ...
LEGISLATIF

634 Titik Panas Terdeteksi di Jatim, Eddy Paripurna Desak Kesiapsiagaan Karhutla Diperkuat

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Eddy Paripurna, mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) ...