Jumat
16 Oktober 2026 | 2 : 04

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

DPRD Minta Pemkab Malang Serius Tangani Sekolah yang Masih Dipimpin Plt

pdip-jatim-250130-adeng

MALANG – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang, Abdul Qodir, menegaskan bahwa pemerintah daerah seharusnya lebih serius dalam menyikapi ratusan sekolah di Kabupaten Malang masih dipimpin kepala sekolah non definitif atau pelaksana tugas (Plt).

Padahal, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah memberikan lampu hijau kepada Bupati Malang untuk melaksanakan pelantikan kepala sekolah definitif. Namun, hingga kini rekomendasi tersebut belum dijalankan.

“Dalam rapat bersama, kami mendapatkan keterangan dari Kepala Dinas Pendidikan terkait alasan masih banyaknya kepala sekolah yang berstatus Plt. Mereka sebenarnya sudah mengajukan nama-nama kepada Bupati Malang untuk diangkat secara definitif, tetapi disposisi dari bupati belum turun,” ungkap Abdul Qodir, Kamis (30/1/2025).

Menurutnya, alasan utama Bupati Malang belum melaksanakan pelantikan berkaitan dengan Undang-Undang Pilkada Nomor 10 Tahun 2016, khususnya Pasal 71 Ayat 2 dan 5. Hal ini membuat proses penetapan kepala sekolah definitif mengalami hambatan.

Menyadari urgensi permasalahan ini, DPRD Kabupaten Malang telah bekerja ekstra mencari solusi agar jabatan kepala sekolah definitif segera diisi.

Dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Fraksi PDI Perjuangan, Gerindra, dan Nasdem, DPRD mengusulkan agar pemerintah daerah minta izin tertulis langsung dari Kemendagri.

“Awalnya, Kepala Dinas Pendidikan menyampaikan bahwa untuk pengangkatan jabatan fungsional kepala sekolah tidak perlu izin dari Mendagri. Namun, kami tegaskan bahwa masalah ini terkait dengan Undang-Undang Pilkada sehingga tetap harus ada izin tertulis dari Mendagri,” lanjut Adeng, sapaan akrab Abdul Qodir.

Surat tanggapan dari Mendagri akhirnya diterbitkan pada 15 Januari 2025, yang memberikan persetujuan tertulis untuk pelantikan kepala sekolah di Kabupaten Malang. Sayangnya, hingga saat ini, instruksi tersebut belum dijalankan oleh Bupati Malang.

Adeng menyoroti bahwa dalam surat dari Kemendagri, secara eksplisit terdapat instruksi kepada Pj. Gubernur Jawa Timur untuk menyampaikan keputusan tersebut kepada Bupati Malang dan memastikan pelaksanaannya.

Bahkan, dalam surat itu terdapat penekanan kata “segera” agar tidak ada keterlambatan lebih lanjut.

“Kalau sampai hari ini pelantikan kepala sekolah definitif belum juga dilakukan, saya benar-benar tidak habis pikir. Instruksi dari Mendagri sudah jelas dan kebutuhan masyarakat terhadap kepemimpinan sekolah yang kuat sangat mendesak,” ujarnya.

Dia juga mengingatkan bahwa Bupati Malang harus berpegang teguh pada Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Redistribusi Guru Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Satuan Pendidikan yang diselenggarakan oleh masyarakat. (ull/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

344 Koperasi Desa Merah Putih di Kediri Harus Kantongi SLF Sebelum Beroperasi

KEDIRI – Pemerintah Kabupaten Kediri memastikan 344 unit Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) yang telah disiapkan ...
KRONIK

Perhatikan Nasib Ibu Saena dan Delapan Anaknya, Hakim: Kami Bantu Fasilitasi Pendidikan Mereka

BANGKALAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bangkalan, Nur Hakim, memberikan perhatian terhadap kondisi ibu ...
KRONIK

Kukuhkan 66 Kepala Sekolah, Bupati Lukman Tekankan Integritas dan Mutu Pendidikan

BANGKALAN – Kepala sekolah bukan sekadar menduduki jabatan struktural, tetapi juga memegang tanggung jawab besar ...
KRONIK

Sambut Hari Santri, Pemkab Banyuwangi Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk 28 Ribu Santri

BANYUWANGI – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026 yang jatuh setiap tanggal 22 Oktober, Pemerintah ...
KRONIK

Antrean BBM Meluas di Jember, Widarto Kritik Pertamina Tak Transparan

JEMBER – Antrean panjang di sejumlah SPBU Jember belum terjawab penyebabnya. Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto, ...
LEGISLATIF

Keluhan Warga Barat Magetan Tertumpah di Pertemuan Reses Rita Haryati

MAGETAN – Sejumlah warga dari pelbagai desa di Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mengeluhkan kondisi ...