Kamis
13 Agustus 2026 | 6 : 50

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kampanyekan Gerakan Memilah Sampah, Banteng Campurdarat Ini Sasar Pelajar Sekolah

pdip-jatim-220824-pilah-sampah-1

TULUNGAGUNG – Untuk membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan, Forum Komunitas Hijau (FKH) Tulungagung membuat gerakan memilah sampah dari rumah.

Tak hanya melalui Desa-Desa, gerakan memilah sampah juga digaungkan di sekolah-sekokah yang ada di Kabupaten Tulungagung.

Ketua FKH Tulungagung yang juga Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Campurdarat, Karsi Nero Sutamrin mengatakan, gerakan memilah sampah ini sudah mulai menyasar kaum milineal.

Terbaru, kampanye gerakan memilah sampah dan pendidikan sadar lingkungan dilakukan di MTsN 1 Tulungagung pada Minggu lalu.

“Kita memberikan pembekalan dan edukasi tentang lingkungan khususnya penangan sampah kepada siswa-siswi MTsN 1 Tulungagung,” kata pria yang akrab disapa Karsi di Tulungagung. Rabu (24/8/2022).

Menurut Karsi, kampanye gerakan memilah sampah ke sekolah-sekolah, di dalamnya juga ada pemberian materi tentang cara mengelola sampah dengan benar. Generasi muda juga harus tahu bahwa sampah jika dikelola dengan benar akan menjadi berkah.

“Para siswa kita ajari membuat dan mengelola bank sampah di sekolah. Dan kegiatan ini sudah kita lakukan di beberapa sekolah di Tulungagung,” ungkapnya.

Karsi menambahkan, inti dari kegiatan yang dilakukannya, adalah memberi pengetahuan dan membangun kesadaran pada anak didik untuk menjaga lingkungan dan kearifan lingkungan di tempatnya masing-masing termasuk di lingkungan sekolah.

Selain memberi pengetahuan tentang pentingnya menjaga lingkungan, anak didik juga diajari tentang pengelolaan sampah dengan cara memilah sampah sebelum dibuang ke tempat sampah. Bahkan di setiap sekolah disarankan untuk mendirikan bank sampah.

Banteng Campurdarat ini menjelaskan, gerakan mengedukasi dan membangun kesadaran masyarakat khususnya anak didik itu sangat diperlukan, karena kepedulian masyarakat tentang lingkungan khususnya tentang sampah masih kurang.

Bahkan, saat ini banyak ditemukan pemandangan tumpukan sampah pinggir jalan dan pembuangan sampah di sungai oleh masyarakat. Selain itu, tempat pembuangan akhir (TPA) yang ada di Desa Segawe Kecamatan Pagerwojo juga sudah overload.

“Di Tulungagung perlu adanya gerakan membangun kesadaran secara bersama-sama, serta gerakan memilah sampah sebelum dibuang ke tempat sampah,” jelas Karsi.

Secara aturan, sebut Karsi, gerakannya itu juga gayung bersambut dengan aturan yang ada di Kabupaten Tulungagung.

Karena Tulungagung juga sudah ada Peraturan Bupati (Perbup) No.19 Tahun 2019 yang didalamnya mengatur bahwa setiap desa harus mempunyai tempat pembuangan sampah sementara (TPST) dan bank sampah minimal 1 desa 1 bank sampah.

Tetapi karena kurangnya sosialisasi kepada pemerintah desa di Tulungagung, menjadikan kesan bahwa perbup itu tidak jalan

“Mari kita belajar bersama untuk membuat gerakan memilah sampah mulai dari rumah dan memilah sampah sebelum dibuang ke tempat sampah,” tutupnya. (sin/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Perkuat Layanan Kesehatan, Bupati Ipuk Serahkan SK PNS 3 Dokter Spesialis dan 17 Nakes

BANYUWANGI – Sebanyak 79 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Banyuwangi resmi menerima SK pengangkatan ...
KRONIK

Unik, Sonny Kampanyekan Peduli Lingkungan dengan Nge-DJ Iringi Senam Massal Warga

​BANYUWANGI – Ada pemandangan menarik dalam kegiatan olahraga pagi di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Maron, Kecamatan ...
LEGISLATIF

DPRD Malang Minta Diskominfo Optimalkan 7 Videotron, Jangan Tambah Aset yang Bebani APBD

MALANG – DPRD Kabupaten Malang meminta Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mengoptimalkan tujuh aset ...
KABAR CABANG

Musran-Musanran Rampung, PDIP Trenggalek Konsolidasi Struktur Desa Hadapi Agenda 2027-2029

DPC PDI Perjuangan Trenggalek merampungkan Musran-Musanran di 152 desa dan mulai mengonsolidasikan pengurus baru ...
LEGISLATIF

Sidang Tahunan MPR 2026 Dimajukan ke 14 Agustus, Puan Pastikan DPR Lebih Khidmat

Sidang Tahunan MPR 2026 dimajukan menjadi Jumat, 14 Agustus karena 16 Agustus jatuh pada Minggu. Puan memastikan ...
HEADLINE

Megawati: Partai Politik Memerlukan Riset dan Sains

Megawati Lantik Pinka Haprani, Falah Amru, dan Andi Widjajanto Pimpin Sayap dan Badan PDI Perjuangan. JAKARTA – ...