Selasa
04 Agustus 2026 | 8 : 51

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

RDP dengan Komisi XI, Untari Usulkan Pembentukan Lembaga Audit Pengawasan KSP

pdip-jatim-220707-rdp-dekopin-dpr-1

JAKARTA – Jajaran Pengurus Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) dipimpin Ketua Umumnya, Sri Untari Bisowarno menghadiri rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi XI DPR RI di Gedung Nusantara I DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (6/7/2022).

RDP dengan komisi yang membidangi keuangan dan perbankan, dan badan akuntabilitas keuangan negara ini berkaitan dengan pembahasan Rancangan Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (RUU PPSK).

Menurut Untari, dalam pasal 182 sampai dengan 206 RUU PPSK itu mengatur tentang perkoperasian, terutama soal usaha jasa simpan pinjam di koperasi.

Dia mengapresiasi atas inisiatif dari pemerintah dan DPR RI yang telah menyusun RUU PPSK sebagai upaya memberikan proteksi dan kenyamanan kepada masyarakat pada saat melakukan transaksi keuangan, baik secara offline maupun online.

Namun, dia minta agar RUU PPSK ini tidak serta merta menghilangkan jatidiri koperasi sebagai lembaga yang berasal, dari, dan untuk anggota.

Untari juga mengusulkan agar beberapa pasal yang tercantum dalam RUU PPSK yang memiliki kesamaan maksud dan tujuan dengan pasal di UU lainnya, untuk dikoreksi.

Disamping, dia juga mempertegas perbedaan usaha keuangan di luar koperasi dan sektor keuangan koperasi. Termasuk juga pengawasan OJK diarahkan kepada koperasi yang melayani masyarakat umum.

Sementara untuk koperasi yang melayani anggota, pengawasannya dilakukan oleh lembaga independen ataupun membentuk lembaga audit koperasi.

“Organisasi, perizinan, permodalan, kegiatan usaha, pengawasan, dan kebijakan Koperasi Simpan Pinjam (KSP), ini semua sudah ada di Undang-Undang Ciptaker. Termasuk di Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 7 tahun 2021 ini sudah mengatur itu,” ungkapnya, usai RDP dengan Komisi XI.

“Jangan sampai ada overlap antara PP 7 Tahun 2021 turunan dari UU Ciptaker dengan RUU PPSK,” sambungnya.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur tersebut memahami bahwa terdapat celah dalam UU Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian yang sudah tidak sesuai dengan kondisi perkembangan zaman.

Hal ini kemudian yang dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab, sehingga melenceng dari cita-cita dan jatidiri koperasi.

“Kami menyadari banyak praktik-praktik koperasi yang bermasalah. Kami menyadari itu, maka kami Dekopin akan terus melakukan upaya pembinaan kepada koperasi-koperasi yang ada terutama terkait pendidikan kepada anggota,” ucap dia.

Perempuan yang juga Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim itu pun mendorong agar pembaruan Undang-Undang Perkoperasian dapat segera direalisasikan pemerintah dan DPR RI.

Menurut Sri Untari, hal ini sebagai fondasi transformasi gerakan koperasi di era Revolusi Industri 4.0. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Jatim Sepakati Anggaran Rp274 M untuk Tambahan Tunjangan Profesi Guru ASN

Komisi E DPRD Jatim memastikan alokasi Rp274 miliar melalui APBD untuk membayar tambahan TPG yang menjadi komponen ...
HEADLINE

Soekarno Cup 2026 Buka Jalan Talenta Muda Menuju Timnas dan Liga Profesional

Soekarno Cup 2026 diikuti 16 provinsi dengan target melahirkan talenta sepak bola yang mampu menembus klub ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta Iuran HUT RI di Kampung Tidak Dipatok, Harus Sukarela

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meminta panitia peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik ...
KRONIK

Bupati Lukman Lepas Kontingen Jamnas XII: Menyala Pramuka Bangkalan!

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, secara resmi melepas Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Minta Aparat Usut Tuntas Jaringan Penadah Pencurian Aset Publik

SURABAYA – Komisi C DPRD Kota Surabaya minta aparat penegak hukum mengusut tuntas jaringan penadah barang bekas ...
EKSEKUTIF

Rijanto: Semangat Pengabdian Leluhur Harus Jadi Landasan Membangun Kabupaten Blitar

BLITAR – Bupati Rijanto menegaskan ziarah ke makam para leluhur dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Blitar (HJB) ...