Sabtu
31 Oktober 2026 | 11 : 53

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Eri Cahyadi Siapkan Lapangan Pekerjaan bagi 35.000 MBR Penghuni Rusunawa

pdip-jatim-220702-eri-cah

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi akan segera merealisasikan lapangan pekerjaan baru bagi 35.000 KK penghuni rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) yang terdata sebagai masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Pria yang kerap disapa Cak Eri itu bertekad memanfaatkan aset pemerintah kota (pemkot) sebagai Padat Karya (Pakar). Tujuannya ialah untuk segera mengentaskan ribuan keluarga dari kategori MBR dan tidak lagi menempati rusunawa.

“Rusun ini kan dibangun oleh pemkot, untuk siapa? Pastinya untuk MBR. Harusnya, ketika ada yang masuk ke rusunawa itu dipantau oleh pemkot, karena kami punya target setiap menempati rusunawa harus lulus dari MBR dalam waktu 2 tahun,” kata Eri Cahyadi di Surabaya, Sabtu (2/7/2022).

Kader PDI Perjuangan tersebut merasa prihatin, pasalnya hingga hari ini kurang lebih masih ada 4.000 KK yang mengantre masuk ke rusunawa. Oleh karenanya, Cak Eri berkeinginan melakukan pendataan ulang keluarga yang masuk golongan MBR, dan akan memastikan alokasi rusunawa akan tepat sasaran.

Rusunawa akan ditempati oleh MBR yang tidak memiliki penghasilan tetap dan tiudak memiliki kendaraan. “Jika tidak keluar dan menghuni puluhan tahun, artinya yang gagal kan itu pemerintahnya, tidak bisa mensejahterakan umatnya. Makanya kita harus berani punya target itu,” ungkapnya.

“Kalau semua me-MBR-kan diri, kayak tadi ada warga yang minta rusunawa, tapi bukan kategori MBR, ya jangan. Apa lagi ada yang gajinya Rp 4 juta lebih, lah yang tinggal di rusunawa itu loh ada yang nggak punya kerjaan, kok minta masuk ke rusun,” sebutnya.

Sementara untuk masyarakat yang sudah lolos kategori MBR dan tidak lagi bisa menghuni rusunawa, sebagai opsi Pemkot SUrabaya menyediakan rumah susun sederhana milik sendiri (Rusunami). Nantinya, rusunami tersebut bisa dibeli dengan cara angsur hingga mnejadi hak milik pribadi.

Menurutnya semakin rendahnya keluarga yang masuk dalam MBR, maka mampu menurunkan angka kemiskinan di Kota Pahlawan.

“Jadi kita harus bangun mental masyarakat terlebih dulu. Kita berikan pekerjaan kepada sekitar 35.000 KK kategori MBR yang terdata itu, sehingga ketika sudah mendapatkan pekerjaan dan punya pendapatan per kapita, kemudian penghasilannya itu bisa digunakan untuk kontrak rumah sendiri atau membeli rusunami, setelah lulus dari MBR,” pungkasnya.

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Sri Untari Usulkan Wayang Dikembangkan dengan AI agar Diminati Generasi Muda

SURABAYA – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur, Sri Untari Bisowarno, mengusulkan pemanfaatan kecerdasan buatan atau ...
LEGISLATIF

DPRD Tulungagung Sahkan 5 Perda, Fraksi PDI Perjuangan Soroti Isu Pendidikan hingga Disabilitas

TULUNGAGUNG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tulungagung bersama eksekutif resmi mengesahkan lima ...
LEGISLATIF

Buleks Apresiasi Prestasi Bank Suroboyo, Minta Kinerja Lima Tahun Berturut-turut Dipertahankan

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Surabaya, Budi Leksono, mengapresiasi capaian BPR Surya Artha Utama (BPR SAU) atau ...
SEMENTARA ITU...

Pemkot Surabaya Kembangkan Taman Hutan Kota Jeruk, Warga Desil 1 hingga 3 Diprioritaskan Kelola Usaha

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan pengembangan Taman Hutan Kota Jeruk di Kecamatan ...
LEGISLATIF

Bangun Ekonomi Berbasis Zero Waste, Sri Untari Gandeng Warga Empat Desa di Kabupaten Malang

MALANG – Empat desa di Kabupaten Malang disiapkan menjadi proyek percontohan pengelolaan sampah berbasis zero waste ...
EKSEKUTIF

Museum Penataran Expo 2026 Angkat Warisan Budaya Takbenda, Pemkab Blitar Luncurkan Reservasi Online

BLITAR – Museum Penataran Expo 2026 menjadi upaya Pemerintah Kabupaten Blitar mengenalkan kekayaan warisan budaya ...