Sabtu
01 Agustus 2026 | 7 : 06

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Eri Cahyadi Siapkan Lapangan Pekerjaan bagi 35.000 MBR Penghuni Rusunawa

pdip-jatim-220702-eri-cah

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi akan segera merealisasikan lapangan pekerjaan baru bagi 35.000 KK penghuni rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) yang terdata sebagai masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Pria yang kerap disapa Cak Eri itu bertekad memanfaatkan aset pemerintah kota (pemkot) sebagai Padat Karya (Pakar). Tujuannya ialah untuk segera mengentaskan ribuan keluarga dari kategori MBR dan tidak lagi menempati rusunawa.

“Rusun ini kan dibangun oleh pemkot, untuk siapa? Pastinya untuk MBR. Harusnya, ketika ada yang masuk ke rusunawa itu dipantau oleh pemkot, karena kami punya target setiap menempati rusunawa harus lulus dari MBR dalam waktu 2 tahun,” kata Eri Cahyadi di Surabaya, Sabtu (2/7/2022).

Kader PDI Perjuangan tersebut merasa prihatin, pasalnya hingga hari ini kurang lebih masih ada 4.000 KK yang mengantre masuk ke rusunawa. Oleh karenanya, Cak Eri berkeinginan melakukan pendataan ulang keluarga yang masuk golongan MBR, dan akan memastikan alokasi rusunawa akan tepat sasaran.

Rusunawa akan ditempati oleh MBR yang tidak memiliki penghasilan tetap dan tiudak memiliki kendaraan. “Jika tidak keluar dan menghuni puluhan tahun, artinya yang gagal kan itu pemerintahnya, tidak bisa mensejahterakan umatnya. Makanya kita harus berani punya target itu,” ungkapnya.

“Kalau semua me-MBR-kan diri, kayak tadi ada warga yang minta rusunawa, tapi bukan kategori MBR, ya jangan. Apa lagi ada yang gajinya Rp 4 juta lebih, lah yang tinggal di rusunawa itu loh ada yang nggak punya kerjaan, kok minta masuk ke rusun,” sebutnya.

Sementara untuk masyarakat yang sudah lolos kategori MBR dan tidak lagi bisa menghuni rusunawa, sebagai opsi Pemkot SUrabaya menyediakan rumah susun sederhana milik sendiri (Rusunami). Nantinya, rusunami tersebut bisa dibeli dengan cara angsur hingga mnejadi hak milik pribadi.

Menurutnya semakin rendahnya keluarga yang masuk dalam MBR, maka mampu menurunkan angka kemiskinan di Kota Pahlawan.

“Jadi kita harus bangun mental masyarakat terlebih dulu. Kita berikan pekerjaan kepada sekitar 35.000 KK kategori MBR yang terdata itu, sehingga ketika sudah mendapatkan pekerjaan dan punya pendapatan per kapita, kemudian penghasilannya itu bisa digunakan untuk kontrak rumah sendiri atau membeli rusunami, setelah lulus dari MBR,” pungkasnya.

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Zulham Kawal Temuan Kerusakan Stadion Kanjuruhan hingga Kementerian PU

MALANG – Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Malang, Zulham Akhmad Mubarrok, memastikan akan mengawal temuan kerusakan ...
LEGISLATIF

Warga Ginuk Magetan Gotong Royong Perbaiki Jalan, Rita Haryati Sawer 27 Drum Aspal

MAGETAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Magetan, Rita Haryati turut kerja bakti dan membaur bersama ...
LEGISLATIF

DPRD Minta Pemkab Jember Tak Tergesa Berutang Rp786 Miliar

JEMBER – Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Jember, Widarto, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember tidak ...
LEGISLATIF

Anas Karno Minta Camat hingga RT/RW Perkuat Deteksi Dini Cegah Konflik Sosial

Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya Anas Karno meminta camat, lurah, RT, dan RW memperkuat deteksi dini untuk ...
EKSEKUTIF

Rijanto Minta Sertipikat Program PPTPKH Dimanfaatkan untuk Kembangkan Usaha dan Tingkatkan Ekonomi Keluarga

Bupati Blitar Rijanto meminta masyarakat memanfaatkan sertipikat tanah Program PPTPKH sebagai modal mengembangkan ...
LEGISLATIF

Deni Wicaksono: Infrastruktur Jadi Aspirasi Terbesar Warga Saat Reses di Dapil IX

TRENGGALEK – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur, Deni Wicaksono, memastikan akan mengawal aspirasi masyarakat ...