KABUPATEN PROBOLINGGO – Pemkab Probolinggo meminta para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungannya untuk jadi teladan. Hal itulah yang ditekankan Plt Bupati Probolinggo, Timbul Prihanjoko pada Senin, (27/06/2022) Auditorium Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo.
Plt Bupati dari PDI Perjuangan itu, memimpin pelantikan dan pengambilan sumpah dan janji jabatan 420 pegawai. Rinciannya, 28 orang PNS formasi tahun 2018 dan 392 orang PNS formasi tahun 2019 ini dihadiri oleh para OPD dan sebagian Forkopimda.
Dalam sambutannya Timbul Prihanjoko mengatakan, momentum pelantikan dan pengambilan sumpah/janji PNS ini tentunya menjadi kebahagiaan dan kebanggaan tersendiri bagi PNS.
“Untuk sampai di titik ini bukanlah hal yang mudah. Untuk itu, syukuri apa yang sudah saudara capai saat ini dan wujudkan rasa syukur itu dalam bentuk semangat tinggi dan kinerja yang berkualitas,” katanya.
Timbul meminta PNS yang telah diambil sumpah dan janjinya agar benar-benar menghayati isi sumpah/janji itu dalam setiap tugas sebagai PNS.
Sumpah/janji yang telah diucapkan pada hakekatnya merupakan kesanggupan terhadap negara dan terhadap Tuhan Yang Maha Esa untuk menjalankan tugas dan fungsinya sebagai aparatur pemerintah.
“Kedepankan etika moral, kejujuran, keikhlasan dan rasa tanggung jawab. Jadilah sosok positif, bisa menjadi teladan bagi lingkungan kerja dan lingkungan sekitar. Ingat, yang dibutuhkan bukan hanya PNS yang cerdas, tapi juga berakhlakul karimah,” jelasnya.
Lanjut Timbul, akhir-akhir ini pasti mendengar fenomena tentang PNS/CPNS baru yang ramai-ramai mengundurkan diri dengan beragam alasan dan beritanya dapat dijumpai di berbagai media. Harapannya hal itu tidak terjadi di Kabupaten Probolinggo.
“Ingat, saudara-saudara berada di sini atas pilihan saudara sendiri. Banyak sekali masyarakat di luar sana yang bercita-cita berada di sini,” katanya.
“Namun saudara berupaya, berjuang untuk bisa berada di titik ini, menjadi yang terpilih. Saya minta, komitmen itu harus tetap dipegang teguh dalam menjalankan kewajiban sebagai PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Probolinggo,” imbuh Plt Bupati Timbul.
Ia juga meminta agar menjadikan pengabdian ini sebagai ladang amal ibadah. Yakinlah bahwa usaha yang dilakukan akan berdampak selaras dengan peningkatan kesejahteraan, peningkatan kompetensi maupun kariernya.
“Tentunya semua itu dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Tak lupa komunikasi dan konsultasi dengan pimpinan, agar pimpinan mengetahui kesulitan yang saudara hadapi dalam melaksanakan tugas dan dapat memberikan solusi,” ujarnya.
Kepada para Kepala Perangkat Daerah, Plt Bupati Timbul menghimbau untuk menempatkan PNS sesuai formasi yang telah ditetapkan agar dalam pengurusan administrasi kepegawaian sesuai dengan aturan sehingga tidak terjadi kendala di kemudian hari.
Seperti sudah menjadi kebiasaan, kata dia, ketika ada pegawai baru dan berpotensi, sering terjadi penugasan di luar beban kerja, semuanya diberikan. Hal itu tentu akan berdampak buruk, selain dari segi psikologis, juga bagi distribusi dan pencapaian target kinerja.
“Berikan tugas sesuai dengan proporsi yang telah ditetapkan sesuai dengan fungsi utama,” pungkasnya. (drw/hs)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS













