Selasa
21 Juli 2026 | 7 : 25

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bulan Bung Karno, PAC dan Ranting Taman Ziarah Makam Leluhur dan Pendiri Madiun

pdip-jatim-270627-senin-ziarah-leluhur-1

MADIUN – Memperingati Bulan Bung Karno, PAC PDI Perjuangan Kecamatan Taman dan Ranting se Kecamatan Taman Kota Madiun melakukan ziarah di makam kuno Taman dan Kuncen, Jumat (24/6/2022).

Ketua PAC Taman, Oki Sesar Crisandy mengatakan, ziarah kubur ini dilakukan untuk mengenang perjuangan para leluhur dan pendiri Madiun.

Dia pun berharap generasi muda tidak melupakan sejarah dari para leluhur.

“Ini rangkaian kegiatan PAC Taman PDI Perjuangan Kota Madiun dalam Bulan Bung Karno, kita melakukan ziarah makam. Semuanya kita ingat, kita do’akan dan pejuang-pejuang Madiun dulu bisa diterima amal baiknya oleh Allah SWT,” ujarnya.

Sementara, Wakabid Keanggotaan dan Kaderisasi PAC Taman, Moch Nur Sodiq, menambahkan, kegiatan ini merupakan tradisi yang harus dilestarikan dan dipahami.

“Bahwa sebelum kita ini ada pemimpin-pemimpin yang harus selalu kita kenang. Kebaikan mereka harus kita tiru dan kita lanjutkan,” jelasnya.

Untuk diketahui, bahwa di makam Kuncen terdapat sejumlah tokoh penting Madiun. Yakni, Ki Ageng Panembahan Brubuk Ronggo Djoemeno yang menjabat Bupati Madiun era 1568 hingga 1586.

Kemudian, pemerintahan diteruskan Raden Ayu Retno Doemilah, putri Ki Ageng Panembahan Brubuk Ronggo Djoemeno hingga tahun 1590.

Selain itu, di Kelurahan Kuncen Kota Madiun juga disemayamkan empat tokoh yang memiliki andil besar dalam perjalanan sejarah Madiun.

Yakni, Raden Mas Bagoes Petak sebagai Mangkunegoro I di Madiun (1601-1615), Pangeran Adipati Kenitren Martoloyo sebagai Mangkunegoro II di Madiun (1615-1645).

Lalu, Kyai Irodikromo atau Pangeran Adipati Balitar sebagai Mangkunegoro III di Madiun (1645-1677), dan Pangeran Tumenggung Balitar Tumapel sebagai Mangkunegoro IV di Madiun (1677-1703).

Sementara, di makam Taman bersemayam sejumlah tokoh penting Madiun. Di antaranya Raden Ronggo Prawirodirjo I atau Raden Ronggo Prawiro Sentiko yang menjadi bupati brang wetan Gunung Lawu (1755-1784), hingga makam Raden Ronggo Koesnindar atau Pudak Sinumpet (Bupati Madiun 1937-1953). (ant/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Asmadi Minta UMKM Dilibatkan dalam Revitalisasi GOR Ganesha, Pedagang Lama Harus Diprioritaskan

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Asmadi, meminta Pemerintah Kota Batu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, ...
SEMENTARA ITU...

Ketika Pelari Kenya Terjebak di Jember, Gotong Royong Mengantarnya Pulang

JEMBER — Debu musim kemarau beterbangan di sepanjang jalan Kota Jember. Matahari siang memantulkan hawa panas dari ...
KRONIK

Puan Maharani Tekankan Literasi Digital dan Komunikasi Negara untuk Tangkal Hoaks tentang DPR

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan maraknya hoaks yang menyasar DPR RI menjadi pengingat pentingnya ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Dorong Pemkot Percepat Pembangunan Pintu Air Kali Jagir

SURABAYA – Ketua Komisi C DPRD Surabaya Eri Irawan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mempercepat ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong Pemkot Surabaya Proaktif Cari Pimpinan Perumda yang Kompeten

Anggota Komisi B DPRD Surabaya Baktiono meminta Pemkot Surabaya proaktif mencari figur profesional berkompeten ...
HEADLINE

Hasto: Program MBG Lebih Efektif Jika Libatkan Warung dan UMKM Lokal

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai Program Makan Bergizi Gratis akan lebih efektif jika melibatkan ...