Kamis
16 Juli 2026 | 4 : 01

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bertemu Pendamping PKH dan LP2BN, Ini Pesan Puan Maharani

PDIP-Jatim Puan Maharani 15062022

SURABAYA – Ketua DPR RI, Puan Maharani, bertemu dengan sejumlah pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dan Lembaga Pelindung dan Pelestari Budaya Nusantara (LP2BN) di Grand Empire Hotel, Rabu (15/6/2022).

Turut hadir dalam acara tersebut, anggota Komisi XI DPR RI, Indah Kurnia, anggota Komisi X DPR RI, Puti Guntur Soekarno, Ketua DPRD Provinsi Jatim, Kusnadi, anggota Komisi E DPRD Jatim, Sri Untari Bisowarno, dan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.

Sambil bercengkrama, Puan Maharani berbagi pengalamannya selama terjun langsung melakukan sosialisasi di awal-awal tercetusnya PKH.

Ia mengatakan, kala itu perlu kesabaran dan ketelatenan penuh dalam membantu para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mengakses penyaluran bantuan.

“Jadi, saya bisa rasakan, karena saya juga pernah mengurusi hal tersebut. Dari yang awalnya pakai pin sampai akhirnya sekarang semua ada yang dari bank dan pos, jadi tidak perlu susah-susah ke bank,” ucap Puan.

Karena itu, cucu Bung Karno itu mengapresiasi upaya pendamping PKH yang terus berjuang untuk mengawal dan membantu segala persoalan para KPM.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih atas kerja kerasnya yang membantu ibu-ibu KPM dalam menyelesaikan masalah di lapangan. Saya paham tidak mudah menjadi pendamping PKH untuk mengajari masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, program pendamping PKH telah berefek signifikan pada kemandirian para ibu rumah tangga. Lewat PKH, para ibu bisa berdaya dan lebih sejahtera.

“Jadi, pengaruh PKH pada ibu-ibu ini signifikan. Ini harus ada karena kita punya cita-cita yang sama untuk berdayakan ibu-ibu menjadi warga yang mandiri. Di tangan seorang ibu yang berdaya keluarga itu bisa sejahtera,” tuturnya.

“Apa yang kita lakukan mungkin belum sempurna, tapi paling tidak kita bisa berperan bagi seluruh Indonesia. Dan saya minta pendamping PKH itu sabar dan selalu berjuang untuk Indonesia,” jelasnya.

Setelah memberi wejangan kepada para pendamping PKH, Ketua DPP PDI Perjuangan itu melanjutkan cengkramanya dengan perwakilan LP2BN, dan mengapresiasi upaya mereka yang tak kenal lelah melestarikan budaya tanah air.

“Saya mengapresiasi apa yang dilakukan oleh LP2BN, karena inilah Indonesia, inilah budaya Indonesia yang beragama dan berbudaya dengan keberagaman,” jelasnya.

Menurutnya, apa yang telah dilakukan LP2BN merupakan cerminan dari potret toleransi dan menghargai leluhur bangsa, yang perlu terus dimasifkan.

“Kita harus saling menghargai dan mentoleransi. Tadi, bahwa bapak-ibu sudah bersemangat untuk mengurus kebudayaan tolong terus dilanjutkan. Jangan pernah lupa dengan akarnya,” pungkasnya. (nia/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Trenggalek Minta Peningkatan PAD Tak Membebani Rakyat

DPRD Kabupaten Trenggalek meminta pemerintah daerah meningkatkan PAD secara kreatif tanpa membebani masyarakat, ...
EKSEKUTIF

Harga Telur dan Daging Ayam di Ngawi Merangkak Naik, Pemkab Gelar Pasar Murah

NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi menggelar Gerakan Pangan Murah sebagai langkah menjaga stabilitas harga ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Mulai Musran dan Musanran, Diana Sasa: Panaskan Mesin Partai, Perkuat Pengabdian Untuk Rakyat

MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan resmi memulai pelaksanaan Musyawarah Ranting ...
KABAR CABANG

DPRD Jember Kaji Obligasi Daerah untuk Perkuat Fiskal di Tengah Berkurangnya Transfer Pusat

DPRD Jember mulai mengkaji penerapan obligasi daerah atau municipal bond sebagai alternatif pembiayaan pembangunan ...
KRONIK

Perkuat Sinergitas Antarlembaga, Komisi I DPRD Banyuwangi Kunker ke Lapas

BANYUWANGI – Komisi I DPRD Banyuwangi melakukan kunjungan kerja ke Lembaga Pemasyarakatan kelas II A Banyuwangi ...
KRONIK

Gen Z dan Karang Taruna Motor Ekonomi Kreatif Kampung, Anas: Beri Kesempatan Seluas-luasnya

SURABAYA – Generasi muda dinilai memiliki peran krusial dalam memperkuat pembangunan berbasis masyarakat. Karang ...