Kamis
15 Oktober 2026 | 10 : 45

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Johan Budi: Para Ibu Baik, Negara Juga akan Baik

PDIP-Jatim-Johan-Budi-14062022

PONOROGO – Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, merupakan empat pilar kebangsaan. Masyarakat harus memahaminya secara utuh peran atau posisi empat pilar itu, baik dalam bermasyarakat, bernegara, berbangsa, maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Hal tersebut disampaikan Johan Budi Sapto Pribowo, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI dan MPR RI saat Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan RI bersama Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, di Pendopo Kabupaten Ponorogo, Senin (13/6/2022).

Johan Budi menjelaskan, Pancasila adalah dasar negara dan ideologi pemersatu bangsa. Melalui keanekaragaman agama, ras, suku, budaya, dan bahasa-lah, Pancasila mampu mengikat persatuan rakyat Indonesia.

“Pancasila sebagai dasar negara telah terbukti mampu mempersatukan bangsa Indonesia yang terdiri atas beragam perbedaan,” ungkap Johan Budi di hadapan ibu-ibu Muslimat NU dan wanita kelompok tani.

Selain sebagai pemersatu bangsa, Pancasila juga sebagai way of life atau pandangan hidup manusia. Apalagi, Johan Budi juga menganggap bahwa ibu adalah tiang negara.

“Mereka (ibu) baik, negara juga akan baik,” jelasnya.

Di akhir sambutan, Johan Budi mengutip pesan Bung Karno kepada rakyat Indonesia. Menurutnya, pesan itu tidak sekadar penuh makna. Akan tetapi, masih sangat relevan dengan kondisi kebangsaan hari ini.

“Perjuanganku lebih mudah, karena mengusir penjajah. Tapi, perjuanganmu (kalian semua) lebih sulit, karena melawan bangsamu sendiri,” terangnya.

“Pesan ini benar-benar menggetarkan dan sangat relevan saat ini. Zaman Bung Karno dan para pahlawan dulu berperang melawan penjajah. Kelihatan mana yang perlu diperangi. Tapi sekarang sulit, yang kita lawan bangsa kita sendiri,” terang mantan juru bicara Presiden itu.

Sementara itu, Bupati Sugiri dalam pemaparannya menegaskan, negara Indonesia harus tetap dijaga dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berlandaskan Pancasila. Sehingga jangan sampai ada perpecahan bangsa.

‘’Empat pilar kebangsaan wajib dipahami dan diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, serta bernegara,’’ ujar Kang Giri, sapaan akrab Bupati Sugiri.

Lebih lanjut, Kang Giri berharap ada lebih banyak kegiatan di lingkungan masyarakat sebagai implementasi Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, ia juga berharap Kabupaten Ponorogo bisa ditetapkan sebagai Kota Pancasila di samping Kota Budaya dan Santri.

“Kami akan merangkul semua pihak. Beberapa program akan kami inisiasi,” tandasnya. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Beri Bantuan Air Bersih di Kaligede Ngawi, Kanang Temukan Pompa Sumur Terkendala Daya Listrik

NGAWI – Musim kemarau panjang memicu kekeringan parah di Kabupaten Ngawi. Berdasarkan data Badan Penanggulangan ...
EKSEKUTIF

Bupati Yani dan PMI Gresik Apresiasi Pendonor Darah yang Telah Donor 50 Kali

GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gresik memberikan ...
LEGISLATIF

Deni Wicaksono Ajak Warga Panggul Trenggalek Jaga Hutan dan Sumber Air

TRENGGALEK – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mengajak masyarakat Kecamatan Panggul, Kabupaten ...
KRONIK

Sasar Panggung Dunia, Gandrung Sewu 2026 Usung Konsep Baru

BANYUWANGI – Pagelaran Gandrung Sewu 2026 yang memasuki tahun ke-14 ditargetkan menyasar panggung dunia. Agenda ...
EKSEKUTIF

Sanusi Siapkan Pendidikan Kesetaraan Gratis untuk 14.565 Anak Tidak Sekolah di Malang

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi menyiapkan intervensi pendidikan kesetaraan yang dibiayai penuh melalui APBD untuk ...
KRONIK

Ina Ammania Desak Kasus Dugaan Kekerasan Seksual 13 Mahasiswi Unpas Diusut Transparan

BONDOWOSO – Anggota Komisi VIII DPR RI, Ina Ammania, mendesak pengusutan transparan atas dugaan kekerasan seksual ...