Minggu
19 Juli 2026 | 6 : 33

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Reses, Sinung Sudrajad: Giatkan Seni Glundeng dan Gobak Sodor, Awas Khilafah

pdip-jatim-dprd-bondowoso-310522-sinung-sudrajad-1

BONDOWOSO – Wakil Ketua DPRD Bondowoso, Sinung Sudrajad SSos mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menggiatkan kesenian dan olahraga tradisional. Kuatnya tradisi lokal sekaligus menjadi benteng dari bahaya laten ideologi-ideologi asing yang bertentangan dengan Pancasila.  

Ajakan wakil rakyat dari PDI perjuangan tersebut disampaikan kepada sejumlah konstituen dalam acara pertemuan serap aspirasi masa reses sidang ke-III di Taman Baca Desa Tumpeng, Kecamatan Wonosori, Senin (30/5/2022) malam.  

Acara dihadiri kepala desa, perangkat, tokoh masyarakat dan agama dari Desa Tumpeng, Pasarejo dan Sumberkalong. Hadir pula sejumlah pengurus PAC dan Pengurus Ranting PDI Perjuangan setempat.

Tak sekadar mengajak, Sinung Sudrajad juga menyatakan kesediannya memfasilitasi upaya-upaya pelestarian seni maupun permainan tradisional yang ada di Wonosari. Salah satunya, yakni seni musik  Glundeng yang berkembang di Desa Tamanan dan Tumpeng.

“Sabtu ini, mereka akan latihan seni tradisional Glundeng. Insyaallah saya hadir ke tempat latihan. Untuk ikut memotivasi dan memfasilitasi apa sekiranya yang dibutuhkan kelompok seni tradisi,” ujar Sinung Sudrajad.

Pria yang juga Ketua Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia – Bondowoso ini juga menginformasikan bahwa pihaknya telah menyiapkan turnamen olahraga tradisional Gobak Sodor.

“Tuan rumah event Gobak Sodor ini tiga desa. Desa Tumpeng, Pasarejo dan Sumberkalong,” jelas Sekretaris DPC PDI Perjuangan yang kerap mengenakan blangkon ini.

Kesenian maupun permainan tradisional tersebut, terang Sinung, sekaligus sebagai potensi desa yang layak dikembangkan. Sehingga, potensi pembangunan desa tidak semata bersandar pada potensi panorama alam.

Memungkasi sambutannya pada pertemuan tersebut, Sinung Sudrajad mengingatkan kepada hadirin terkait bahaya laten ideologi-ideologi radikal yang bertentangan dengan Pancasila. “Kita harus menjaga NKRI, menjaga Pancasila,” katanya.

Apalagi, terkini, sekelompok pemotor di Jakarta berkonvoi sembari membagikan selebaran dan mengampanyekan sistem negara model Khilafah. (isa/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Bupati Malang: Koperasi Harus Jadi Motor Penggerak Ekonomi Rakyat

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi menegaskan penguatan koperasi harus menjadi agenda bersama untuk memperkokoh ...
KABAR CABANG

Menumbuhkan Spirit Gotong Royong Melalui Turnamen Voli Piala Kades Sumbersuko, Lumajang

LUMAJANG – Lapangan Voli Brajamusti di Desa Sumbersuko, Lumajang, menjadi saksi riuh rendahnya ratusan warga yang ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tegaskan Car Free Day Surabaya Harus Bebas Pungli

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan kawasan Car Free Day harus bebas dari pungutan liar. Pemkot menggandeng ...
KRONIK

Rano Karno: Si Doel, Kudatuli, dan Utang Demokrasi yang Tak Boleh Dilupakan

Dalam peringatan 30 tahun Kudatuli, Rano Karno menyebut perjalanan politiknya tak lepas dari perjuangan para korban ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Minta Pemkab Bangun Sistem Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto meminta Pemkab Jember membangun sistem pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir. ...
HEADLINE

PDIP Bakal Resmikan Monumen Kudatuli, Simbol Perjuangan Demokrasi dan Tolak Kekerasan Negara

PDI Perjuangan akan meresmikan Monumen Kudatuli pada 27 Juli 2026 sebagai simbol penghormatan terhadap pejuang ...