Rabu
22 Juli 2026 | 3 : 23

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kusnadi Ajak Ibu-ibu Desa di Lamongan Lebih Perhatikan Tumbuh Kembang Anak-anaknya

pdip-jatim-220526-kusnadi-wasbang-la-2

LAMONGAN – Masalah stunting pada anak menjadi perhatian serius Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur Kusnadi. Kamis (26/5/2022) hari ini, dia mengumpulkan warga di dua desa di Kabupaten Lamongan untuk memberi pemahaman soal pentingnya orangtua memperhatikan tumbuh kembang anak-anaknya.

Pencerahan soal stunting ini disampaikan Kusnadi saat menggelar sosialisasi wawasan kebangsaan di Balai Desa Tunggunjagir, Kecamatan Mantup, Kamis sore. Sebelumnya, Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim ini menggelar acara yang sama di Desa Sukosongo, Kecamatan Kembangbahu.

Menurut Kusnadi, masalah stunting saat ini jadi PR serius, baik pemerintah pusat maupun daerah. Pasalnya, kasus kondisi kurang gizi kronis di Indonesia saat ini jika dipersentasekan mencapai 24,4 persen.

“Nanti di tahun 2024, angka stunting harus tinggal 14 persen. Karena itu, pemerintah pusat seperti disampaikan Pak Presiden, adalah berupaya menekan angka stunting hingga di bawah 14 persen pada 2024,” beber Kusnadi, usai acara di Balai Desa Tunggunjagir yang diikuti 150-an ibu-ibu desa setempat, serta jajaran PAC PDI Perjuangan Kecamatan Mantup.

“Karena itu, saya sebagai Ketua DPRD harus mendukung upaya pemerintah, turun ke berbagai wilayah, bertemu ibu-ibu, mengajak mereka untuk lebih memperhatikan betul anak-anaknya, terutama yang masih balita, soal gizinya. Agar mendidik anak-anaknya menjadi anak baik, dan tidak mengalami stunting,” sambungnya.

Upaya untuk selalu turun ke masyarakat, seperti terkait masalah stunting ini, tambah Kusnadi, juga untuk menjalankan instruksi Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. “Ibu Ketua Umum selalu mewanti-wanti kepada kadernya, agar senantiasa turun ke masyarakat, mencarikan solusi atas masalah mereka,” beber Kusnadi.

Dia mengatakan, masalah stunting jadi perhatian serius, karena anak-anak sekarang, adalah calon-calon pemimpin bangsa. “Karena apapun, merekalah yang menjadi pemimpin-pemimpin bangsa ke depan. Bagaimana bisa jadi pemimpin bangsa yang baik, kalau terus kemudian mereka itu dalam pertumbuhan fisiknya terganggu. Pertumbuhan intelektualitasnya terganggu,” ujarnya.

Menurutnya, pertumbuhan anak bisa terganggu, karena saat mereka masih dalam kandungan, sampai lahir, tidak mendapat perhatian yang cukup dari orangtua kandungnya. Tidak mendapatkan perhatian agar tumbuh dengan baik, tumbuh dengan sempurna yang seharusnya menjadi hak anak-anak tersebut.

“Sebenarnya, bukan persoalan mereka memahaminya, tapi kadang karena tuntutan masyarakat modern, walau di desa-desa, masih banyak anak bayi itu dirawat neneknya. Sementara ibu kandungnya bekerja misalnya. Hal ini bisa jadi salah satu penyebab timbulnya stunting, karena anak tadi tidak mendapat asupan gizi yang cukup, misalnya tidak mendapat ASI dari ibu kandungnya,” terang Kusnadi.

Untuk mempercepat tercapainya target penurunan angka stunting, imbuh Kusnasi, harus didukung sarana memadai. Salah satunya digitalisasi melalui berbagai media.

Untuk itu, sebagai Ketua DPRD, Kusnadi juga memberi pemahaman masalah stunting kepada seluruh elemen masyarakat, memberikan dorongan, imbauan, melalui media. Baik itu media mainstream, maupun media sosial.

“Seperti lewat Instagram, Facebook, Youtube, Twitter, semua harus kita maksimalkan. Kalau tidak, target stunting 14 persen di 2024 tidak akan tercapai,” paparnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Syaifuddin Zuhri Dorong Turnamen Usia Dini Digelar Rutin untuk Cetak Pesepak Bola Berkualitas

SURABAYA – Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri mendorong turnamen sepak bola usia dini digelar secara rutin ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Gandeng Praktisi, Latih Petani Bikin Pupuk Organik Murah Meriah

BOJONEGORO – Upaya menjaga ketahanan pangan dan merespons tingginya harga pupuk kimia terus dilakukan di daerah. ...
KRONIK

Sambut Bulan Kemerdekaan, Bupati Lukman Pimpin ASN Percantik Kota Bangkalan

BANGKALAN – Menyambut Bulan Kemerdekaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menggerakkan aparatur sipil negara ...
EKSEKUTIF

Pemkab Ngawi Siapkan Regulasi Mengemudi Sepeda Motor bagi Anak Usia 17 Tahun Ke Bawah

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengaku prihatin atas meningkatnya kasus kecelakaan lalu lintas yang ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia Dekat Bandara Dhoho

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lahan calon hotel haji pertama di Indonesia di dekat Bandara ...
LEGISLATIF

Asmadi Minta UMKM Dilibatkan dalam Revitalisasi GOR Ganesha, Pedagang Lama Harus Diprioritaskan

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Asmadi, meminta Pemerintah Kota Batu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, ...