Selasa
18 Agustus 2026 | 11 : 42

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Basarah Sebut Ormas yang Bertentangan dengan Pancasila Ahistoris

pdip-jatim-220526-ab-makassar-1

MAKASSAR – Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah menilai perjalanan bangsa Indonesia selama ini tidak dapat dilepaskan dari kontribusi organisasi masyarakat (ormas) dan partai politik. Keduanya memberikan kontribusi besar dalam proses kemerdekaan Indonesia dan Pancasila sebagai ideologi negara.

Hal itu dia sampaikan saat menjadi narasumber dalam kegiatan pendidikan dan pelatihan bagi ormas yang diprakarsai Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (25/5/2022).

Basarah mengatakan, forum seperti ini sangat penting untuk memperkokoh dan memantapkan ideologi Pancasila.

“Bahwa berdirinya NKRI bukan jatuh dari langit. Berdirinya NKRI merupakan jasa para pejuang, syuhada bangsa dan tokoh tokoh bangsa lainnya yang multietnis dan menyepakati Pancasila sebagai dasar negara. Maka kalau hari ini ada ormas, orsospol yang anti Pancasila maka hal tersebut ahistoris,” Basarah.

Menurutnya, pemerintah saat ini sudah mengambil langkah tegas berupa pembubaran terhadap beberapa ormas, karena terbukti mengembangkan serta menyebarkan ajaran yang bertentangan dengan Pancasila.

Pasalnya, saat ini keberadaan ormas telah diatur dalam UU No. 16 tahun 2017 yang menegaskan salah satu tujuan pembentukan ormas adalah untuk berpartisipasi dalam pembangunan demi tercapainya tujuan negara kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila.

Demikian pula dengan UU Partai Politik yang juga menegaskan bahwa parpol berkewajiban mengamalkan Pancasila. Maka Basarah minta agar seluruh peserta pelatihan untuk turut menyelami alam pikiran pendiri bangsa yang telah sepakat menjadikan Pancasila sebagai dasar negara.

Dia menyebutkan, perjalanan sejarah bangsa ini telah merekam secara jelas betapa pentingnya peran daripada organisasi pergerakan. Mulai dari Boedi Oetomo, Sarekat Islam, Jong Java, Jong Celebes, hingga PNI berperan penting merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

“Inilah pelajaran bernegara penting yang bisa kita ambil hikmahnya. Jas Merah (Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah) dan Jas Hijau (Jangan Sekali-kali Hilangkan Jasa Ulama) saling melengkapi. Keduanya merupakan slogan kebersamaan. Para pendiri bangsa telah mewariskan Pancasila sebagai dasar negara,” tegasnya.

Ketua DPP PDI Perjuangan tersebut mengajak seluruh aktivis ormas yang hadir agar selalu teguh dalam menjalankan dan mengamalkan Pancasila.

“Pancasila adalah ideologi yang mengikat bagi seluruh komponen bangsa, begitu juga dengan ormas, orsospol dan partai politik terikat dengan ideologi Pancasila. Mari kita warisi api perjuangan para pendiri bangsa. Mari kita yakini, dan amalkan Pancasila,” ajak Basarah. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

HUT Kemerdekaan RI, ASN Banyuwangi Berbagi Daftarkan 5000 Pekerja Informal BPJS Ketenagakerjaan

BANYUWANGI – Gerakan sosial Aparatur Sipil Negara (ASN) Banyuwangi Berbagi kembali digulirkan. Dalam program yang ...
KRONIK

HUT Kemerdekaan RI, Hj. Ansari PDIP Tegaskan Pentingnya Kerja Nyata untuk Kesejahteraan Rakyat

PAMEKASAN – Perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dinilai tidak boleh sebatas menjadi seremonial tahunan. ...
KRONIK

Pemain Soekarno Cup Salurkan Hasil Gotong Royong bagi Mahasiswa NTT di Surabaya

SURABAYA – Di tengah kekhawatiran mahasiswa asal Nusa Tenggara Timur (NTT) di Surabaya terhadap keluarga mereka ...
KABAR CABANG

Pesan Ahok untuk Kader PDIP Madiun: Dengarkan Jeritan Rakyat, Jangan Hanya Saat Butuh Dukungan

Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berpesan kepada kader PDIP Kota Madiun agar tidak hanya hadir saat butuh dukungan ...
HEADLINE

Said Abdullah Dorong BI Segera Rumuskan Core Kebijakan Moneter yang Jelas

JAKARTA – Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah menilai pengajuan Destry Damayanti sebagai calon Gubernur Bank ...
KABAR CABANG

HUT ke-81 RI, DPC PDIP Kota Malang Gelar Doa Bersama untuk Korban Gempa NTT

DPC PDI Perjuangan Kota Malang menyisipkan doa bersama dan penggalangan bantuan untuk korban gempa NTT saat upacara ...