Selasa
04 Agustus 2026 | 1 : 07

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PDI Perjuangan Mulai Jaring Bakal Cabup-cawabup Sidoarjo

pdip jatim - logo pilkada langsung

pdip jatim - logo pilkada langsungSIDOARJO – Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kabupaten Sidoarjo menggelar penjaringan dan penyaringan bakal calon bupati dan bakal calon wakil bupati setempat periode 2016-2021.

Menurut Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan DPC Bambang Riyoko, proses rekrutmen bakal calon digelar selama dua minggu, terhitung mulai 24 April sampai 7 Mei. Seminggu pertama untuk pengambilan formulir dan sepekan berikutnya pengembalian formulir.

Untuk formulir bisa diambil dan dikembalikan di Sekretariat DPC PDI Perjuangan Sidoarjo, Jl Jati Selatan IV No 11, Sidoarjo Kota. “Pengambilan dan pengembalian formulir kami layani setiap hari pada jam kerja (09.00-17.00),” kata Bambang di sekretariat DPC, Kamis (23/4/2015) siang.

Proses penjaringan dan penyaringan dilaksanakan menyusul turunnya surat instruksi dari DPP Nomor 03/IN/DPP/IV/2015 tertanggal 17 April 2015 perihal persiapan tahapan-tahapan pilkada serentak.

Sesuai surat tersebut, pendaftar diminta menyertakan data-data pendukung akurat. Di antaranya biodata lengkap, pas foto berwarna, dan visi misi sebagai calon kepala daerah.

“Data-data tersebut, nantinya, kami kirimkan ke DPD Jatim dan DPP untuk digunakan sebagai salah satu bahan pertimbangan menerbitkan rekomendasi,” jelas Bambang.

Koalisi

Selain membuka penjaringan dan penyaringan, menurut Ketua DPC PDIP Sidoarjo Tito Pradopo, pihaknya terus menjalin komunikasi dua arah dengan partai politik lain untuk kemungkinan koalisi. Sebab berdasarkan realitas politik di Sidoarjo kekinian, tak ada satu kekuatan politik yang betul-betul dominan.

Tengok saja fakta politik di parlemen. Lima puluh kursi anggota DPRD Sidoarjo periode sekarang adalah hasil dukungan dari 688.384 suara pemilih pada pemilihan umum legislatif 2014.

Dari jumlah tersebut, maka “harga” rata-rata satu kursi adalah 13.767 suara. Sedangkan suara aman berbasis suara partai yang dibutuhkan calon kepala daerah adalah minimal 40 persen.

Jika suara sah pemilu legislatif setahun lalu adalah 688.384 suara, maka 40 persen dari jumlah tersebut adalah 275.353 suara atau setara 20 kursi. “Jadi, pasti tidak akan ada yang berani ambil risiko. Koalisi pasti dilakukan, tidak saja oleh PDI Perjuangan,” tandas Tito. (ure)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Mas Dhito Minta Camat Bentuk Satgas Kesehatan untuk Kawal Program Prioritas

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meminta seluruh camat membentuk Satuan Tugas (Satgas) Kesehatan ...
LEGISLATIF

Fuad Benardi: Rekomendasi DPRD soal BUMD Kini Ada di Tangan Gubernur

SURABAYA – Anggota Komisi C DPRD Jawa Timur, Fuad Benardi, menegaskan tindak lanjut seluruh rekomendasi DPRD ...
KRONIK

Winarno Tampung Aspirasi Masyarakat Desa Ringinpitu, Jalan Rusak hingga RTLH

TULUNGAGUNG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tulungagung, Winarno, menggelar kegiatan reses di Desa ...
LEGISLATIF

DPRD Kota Madiun Siap Kawal Warga yang Keberatan atas Perubahan Data Desil

DPRD Kota Madiun siap mengawal warga yang keberatan atas perubahan data desil agar dapat ditinjau kembali sesuai ...
KRONIK

Bupati Fauzi Koordinasi dengan Menhub, Pastikan Penanganan Korban KM Mutiara Sentosa II Maksimal

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menerima kunjungan Menteri Perhubungan (Menhub) RI, Dudy ...
LEGISLATIF

PDI Perjuangan Jember: Efisiensi Anggaran Lebih Masuk Akal daripada Menambah Utang

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember menyatakan menolak rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember ...