Sabtu
08 Agustus 2026 | 1 : 31

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Antisipasi Pandemi PMK, Pemkab Malang Batasi Mobilitas Jual Beli Sapi dan Kambing

pdip-jatim-211016-didik-gatot

MALANG – Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto bersama dengan Forkopimda Kabupaten Malang mengadakan rapat koordinasi dan sosialisasi terkait pencegahan dan penanggulangan penyakit mulut dan kuku (PMK) hewan ternak kepada peternak dan pedagang hewan, Sabtu (14/5/2022).

Sosialisasi yang bertempat di Gedung Rupatama Polres Malang ini menghadirkan sekitar 40 peternak dan pedagang hewan se-Kabupaten Malang.

Didik mengatakan, penanganan wabah PMK yang menyerang hewan ternak di Kabupaten Malang jadi perhatian utama pemerintah setempat.

Pemerintah Kabupaten Malang sendiri, telah menjalin kerja sama bersama dengan Polres Malang dan Kodim 0818 dan telah bersepakat untuk melakukan pembatasan sementara mobilitas jual beli hewan ternak baik sapi dan kambing.

“Kabupaten Malang sesuai data dari Pemprov Jatim masuk pandemi baru wabah PMK pada ternak. Terkait itu, langkah yang kami lakukan adalah membatasi mobilitas hewan ternak. Hal ini sebagai pencegahan dini agar penularan PMK tidak menyebar di 33 Kecamatan se Kabupaten Malang,” ungkap Didik, Sabtu (14/5/2022).

Pihaknya melibatkan Polres Batu dalam penanganan wabah PMK di wilayahnya, mengingat, khusus wilayah Pujon, Ngantang dan Kasembon yang terindikasi 122 ekor suspect PMK.

Saat ini sudah tertangani dengan baik, sehingga mencegah penyebaran ke wilayah kecamatan terdekat dengan Kabupaten Malang.

“Alhamdulillah 122 ekor hewan yang ada di kecamatan Pujon, Ngantang dan Kasembon sudah tertangani dengan baik. Tidak sampai hewan mengalami kematian,” jelasnya.

“Namun demikian khusus hari ini, hewan ternak di kecamatan Singosari, Wajak dan Gondanglegi, masih terindikasi. Tim dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan sudah melakukan pemeriksaan dan berharap masyarakat tidak sampai panik,” tambah Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang tersebut.

Langkah-langkah antisipasi dini berkaitan dengan wabah PMK, akan terus dilakukan oleh Pemkab Malang. Agar ruang gerak hewan ternak baik dari dalam maupun luar wilayah Kabupaten Malang ini dapat dibatasi, sehingga mempersempit kemungkinan infeksi.

“Jangan sampai nanti wilayah hukum Polres Malang yang sudah steril dari PMK, justru mendatangkan hewan ternak dari daerah atau Kabupaten lain. Ini yang kami antisipasi. Kami berupaya keras menekan penyebaran wabah PMK ini dibantu dengan Polres Malang dan Kodim 0818 Malang-Batu,” tutup Didik. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

19 Daerah Jatim Darurat Kekeringan, Fraksi PDIP Dorong Mitigasi Berkelanjutan

Sebanyak 19 daerah di Jatim berstatus darurat kekeringan. Fraksi PDIP DPRD Jatim meminta pemerintah mengubah pola ...
KRONIK

Pelatihan Pupuk Organik di Kanor Bojonegoro, Solusi Petani Tekan Biaya dan Rawat Tanah

BOJONEGORO – Tingginya harga pupuk kimia yang mengerek beban biaya produksi memicu gerakan kemandirian tani di ...
HEADLINE

Soekarno Cup Bukan Sekadar Sepak Bola, tapi Membangun Karakter Bangsa

Said Abdullah menegaskan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar kompetisi sepak bola, tetapi sarana membangun karakter ...
SEMENTARA ITU...

Dukung PKDI Lumajang di Cup II 2026, Agus Wicaksono Targetkan Juara

LUMAJANG — Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, H. Agus Wicaksono SSos, hadir langsung ...
KABAR CABANG

Musran dan Musranran se Kecamatan Sumbergempol Selesai, Targetkan Penambahan Kursi DPRD Tulungagung

TULUNGAGUNG – Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah Anak Ranting (Musranran) PDI Perjuangan se-Kecamatan ...
KRONIK

PUDAM Bangkalan Sehat dan Berprestasi, Bupati Lukman Targetkan Peningkatan PAD

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menegaskan peran penting perusahaan daerah terhadap peningkatan ...