Selasa
11 Agustus 2026 | 1 : 03

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Berbusana Adat di Hardiknas 2022, Sasa: Tradisi Out of The Box yang Dicontohkan Presiden Jokowi

pdip-jatim-220513-hardiknas-magetan-1

MAGETAN – Pagi ini, Jumat (13/5/2022) jejalanan di wilayah Kabupaten Magetan penuh nuansa kebhinekaan. Anak-anak sekolah, pun para guru berangkat ke sekolah mengenakan pakaian tradisional dari berbagai suku di republik ini.

Ada yang berkebaya, lengkap dengan sanggul dan riasannya. Ada yang berpakaian adat dari suku-suku di Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Madura, dan beberapa daerah lain.

Pemandangan yang biasanya hanya dijumpai pada peringatan Hari Kartini. Namun kali ini, mereka mengenakan pakaian adat tradisional untuk merayakan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2022.

Sejatinya, Hardiknas diperingati setiap 2 Mei. Oleh karena di tahun 2022 ini 2 Mei bersamaan dengan Hari Raya Idul Fitri 1443 H dan cuti bersama, maka peringatan secara nasional diundur pada hari ini.

Sesuai surat edaran Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, pelaksanaan upacara bendera Hardiknas 2022 digelar pada Jumat, 13 Mei 2022. Tema yang diusung pada Hardiknas 2022, yakni “Pimpin Pemulihan Bergerak untuk Merdeka Belajar”.

Dalam pedoman upacara Hardiknas 2022, Kemendikbudristek menyampaikan seragam yang harus dikenakan petugas dan peserta upacara adalah pakaian adat tradisional.

“Saya gembira melihat anak-anak hari ini mengenakan bermacam pakaian adat. Anak saya masih PAUD, hari ini dia pakai baju Madura. Keren sekali,” ungkap anggota DPRD Jawa Timur, Diana Sasa, di Magetan, Jumat (13/5/2022)..

“Tradisi out of the box yang dicontohkan Presiden Jokowi dan diikuti Menteri Nadiem Makarim ini adalah sebuah contoh langsung apa itu yang disebut merdeka belajar,” sebutnya.

Menurut pemilik nama lengkap Diana Amaliyah Verawatiningsih ini, dengan memakai pakaian adat yang beragam di negeri ini, anak-anak akan secara langsung belajar tentang kebhinekaan.

“Anak akan menyadari bahwa mereka berada dalam kultur yang tidak seragam. Semoga dengan begitu para guru dapat membimbing anak-anak untuk lebih menjunjung tinggi sikap toleran, menghargai perbedaan, sebagaimana prinsip bernegara kita Pancasila,” jelasnya.

Legislator yang juga Kepala Unit Media DPD PDI Perjuangan Jawa Timur ini pun mengucapkan Selamat Hari Pendidikan Nasional.

“Mari bersama-sama kita ciptakan dunia pendidikan yang nyaman, mencerdaskan, dan berkeadilan,” tutupnya. (dav/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

OLAHRAGA

Kalah 1-4 dari Jabar, Deni Wicaksono Tegaskan Peluang Banteng Jatim Masih Terbuka

SURABAYA – Kekalahan telak 1-4 dari Banteng Jawa Barat membuat langkah Banteng Jatim di Soekarno Cup 2026 langsung ...
OLAHRAGA

Aji Santoso Dorong Soekarno Cup Berkelanjutan, 400 Talenta Muda Dibuka Jalan ke Klub Profesional

SURABAYA – Lapangan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar tempat bagi pemain muda mengejar kemenangan. Di balik ...
KRONIK

Apresiasi Kegiatan Rejotangan Fun Trail Run, Erma Susanti: Pengungkit Wisata Desa

TULUNGAGUNG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Erma Susanti, mengapresiasi dan mendukung ...
HEADLINE

Soekarno Cup 2026 Bidik Talenta Muda Menuju Timnas dan Level Internasional

Soekarno Cup 2026 menjadi panggung talenta muda dari 16 provinsi yang diproyeksikan menjadi cikal bakal pemain ...
HEADLINE

Soekarno Cup 2026 Dibuka, Komarudin: Dari Kota Kelahiran Bung Karno Kita Nyalakan Semangat Generasi Muda

SURABAYA – Ketua Panitia Nasional Soekarno Cup 2026, Komarudin Watubun, menegaskan pemilihan Surabaya sebagai tuan ...
LEGISLATIF

DPRD Jatim Dorong Kontribusi Kendaraan Listrik Disesuaikan dengan Beban terhadap Jalan

SURABAYA – DPRD Jawa Timur mendorong Pemprov Jatim menyusun kebijakan fiskal kendaraan listrik yang ...