Sabtu
26 September 2026 | 9 : 20

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Berbusana Adat di Hardiknas 2022, Sasa: Tradisi Out of The Box yang Dicontohkan Presiden Jokowi

pdip-jatim-220513-hardiknas-magetan-1

MAGETAN – Pagi ini, Jumat (13/5/2022) jejalanan di wilayah Kabupaten Magetan penuh nuansa kebhinekaan. Anak-anak sekolah, pun para guru berangkat ke sekolah mengenakan pakaian tradisional dari berbagai suku di republik ini.

Ada yang berkebaya, lengkap dengan sanggul dan riasannya. Ada yang berpakaian adat dari suku-suku di Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Madura, dan beberapa daerah lain.

Pemandangan yang biasanya hanya dijumpai pada peringatan Hari Kartini. Namun kali ini, mereka mengenakan pakaian adat tradisional untuk merayakan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2022.

Sejatinya, Hardiknas diperingati setiap 2 Mei. Oleh karena di tahun 2022 ini 2 Mei bersamaan dengan Hari Raya Idul Fitri 1443 H dan cuti bersama, maka peringatan secara nasional diundur pada hari ini.

Sesuai surat edaran Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, pelaksanaan upacara bendera Hardiknas 2022 digelar pada Jumat, 13 Mei 2022. Tema yang diusung pada Hardiknas 2022, yakni “Pimpin Pemulihan Bergerak untuk Merdeka Belajar”.

Dalam pedoman upacara Hardiknas 2022, Kemendikbudristek menyampaikan seragam yang harus dikenakan petugas dan peserta upacara adalah pakaian adat tradisional.

“Saya gembira melihat anak-anak hari ini mengenakan bermacam pakaian adat. Anak saya masih PAUD, hari ini dia pakai baju Madura. Keren sekali,” ungkap anggota DPRD Jawa Timur, Diana Sasa, di Magetan, Jumat (13/5/2022)..

“Tradisi out of the box yang dicontohkan Presiden Jokowi dan diikuti Menteri Nadiem Makarim ini adalah sebuah contoh langsung apa itu yang disebut merdeka belajar,” sebutnya.

Menurut pemilik nama lengkap Diana Amaliyah Verawatiningsih ini, dengan memakai pakaian adat yang beragam di negeri ini, anak-anak akan secara langsung belajar tentang kebhinekaan.

“Anak akan menyadari bahwa mereka berada dalam kultur yang tidak seragam. Semoga dengan begitu para guru dapat membimbing anak-anak untuk lebih menjunjung tinggi sikap toleran, menghargai perbedaan, sebagaimana prinsip bernegara kita Pancasila,” jelasnya.

Legislator yang juga Kepala Unit Media DPD PDI Perjuangan Jawa Timur ini pun mengucapkan Selamat Hari Pendidikan Nasional.

“Mari bersama-sama kita ciptakan dunia pendidikan yang nyaman, mencerdaskan, dan berkeadilan,” tutupnya. (dav/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia, PDIP Kehilangan Seniman Besar dan Pejuang Partai

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto meminta jajaran PDI Perjuangan dari tingkat DPP hingga anak ranting ...
MILANGKORI

Malam Ketika Para Penari Tayub Diwisuda, Merawat Warisan Leluhur Trenggalek

ALUNAN gamelan terdengar mengalun di tengah keheningan malam. Irama musik tradisional itu berpadu dengan gerak ...
OLAHRAGA

Pemkot Surabaya Siapkan Fasilitas Olahraga Gratis untuk Putaran Nasional Piala Soeratin

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan sejumlah fasilitas olahraga milik pemerintah kota untuk ...
KRONIK

Bukan Cuma Soal Trofi, Bupati Lukman Sebut PORSADIN Jadi Ajang Level Up Karakter Santri Bangkalan

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, mengingatkan para santri diniyah untuk menjaga kepercayaan dan tanggung ...
KRONIK

E-PAD dan SIMPLING Masuk Nominasi JAWARA 2026, Bupati Ipuk: Kami Kembangkan Sesuai Kebutuhan Masyarakat

BANYUWANGI – Dua inovasi Banyuwangi, E-PAD dan SIMPLING (Sistem Informasi Manajemen Pelayanan Laboratorium ...
KABAR CABANG

DPC Ngawi Cek Rutin Kesehatan Pengurus, Agar Tetap Bugar Dampingi Rakyat

NGAWI – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi menggelar pemeriksaan kesehatan bagi pengurus partai di Kantor ...