SURABAYA – Proses normalisasi aliran Sungai Greges di sepanjang wilayah Petemon, Kecamatan Sawahan, menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam upaya pencegahan munculnya genangan di kampung.
Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, langsung turun ke lapangan meninjau jalannya normalisasi yang telah berjalan hampir satu bulan setengah mulai 2 April 2022 sampai saat ini, dengan sedimen mencapai 6 hingga 9 dump truck setiap harinya.
“Memang untuk pembuangan sedimennya agak jauh, yaitu di wilayah Sumberejo Surabaya Barat. Teman-teman DBMSDA juga sudah ngebut,” ujar Armuji, Rabu (12/5/2022).
Politisi PDI Perjuangan itu menyampaikan kepada jajaran Kecamatan Sawahan beserta perwakilan warga yang hadir agar senantiasa berpartisipasi dalam upaya-upaya menjaga kebersihan saluran.
“Terkadang juga ditemui kasur hanyut di aliran sungai, ini bagaimana? Artinya, saluran sudah dialihkan fungsi. Nanti kalau airnya masuk rumah, siapa yang diprotes? hayo,” jelasnya.
Mengenai kapan selesainya kegiatan normalisasi sungai tersebut, orang nomor dua di Kota Surabaya itu menyampaikan akan mempercepat, sehingga dapat beralih konsentrasi ke titik lainnya.
“Tidak hanya saluran yang terbuka, box culvert juga perlu diperhatikan dan dikontrol rutin sedimennya. Harus manual, tidak bisa pakai backhoe,” imbuhnya. (dhani/set)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS













