Senin
04 Mei 2026 | 1 : 15

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Eri Bakal Sanksi Tegas Pegawai Pemkot Surabaya yang Bolos Kerja

pdip-jatim-220509-hbh-balai-kota-sby-2

SURABAYA – Sebelum mengawali tugas hari pertama memberikan pelayanan bagi masyarakat usai Hari Raya Idul Fitri 1443 H, seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersilaturahmi dan halal-bihalal di Balai Kota, Senin (9/5/2022).

Momentum penuh kekeluargaan yang sempat mandeg 2 tahun akibat pagebluk Covid-19 itu dihadiri Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Wakil Wali Kota Armuji, hingga pimpinan DPRD Kota Surabaya, serta jajaran organisasi perangkat daerah.

“Alhamdulillah hari ini adalah hari pertama kembali beraktivitas setelah libur cuti bersama dan libur Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah. Kegiatan ini menjadi pengingat untuk saling bertemu dan memaafkan atas segala salah dan khilaf, dengan hati yang kembali suci,” kata Eri Cahyadi.

Dalam kesempatan tersebut, politisi PDI Perjuangan ini mengatakan bakal melakukan pengecekan terhadap seluruh pegawai di lingkungan Pemkot Surabaya yang belum aktif bertugas.
Ia akan memberikan sanksi tegas bagi pegawai yang diketahui bolos tanpa alasan jelas.

“Kita akan cek dan kita tanyakan alasannya. Jika ada yang sakit atau memiliki keperluan yang tidak bisa ditunda, akan diberikan izin. Tapi kalau tidak, maka sanksi akan berjalan sesuai peraturan yang berlaku,” ungkapnya.

Dia juga menyatakan optimismenya dalam mewujudkan kebangkitan ekonomi di Kota Pahlawan. Menurutnya, berbagai akses transaksi ekonomi yang sudah terbuka lebar sejak Surabaya berstatus PPKM Level 1 akan memberikan berbagai kemudahan bagi pelaku ekonomi.

“Akan bergerak terus dan optimis bahwa perekonomian di Kota Surabaya bisa bangkit,” ujar Eri Cahyadi.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Armuji menjelaskan bahwa per tanggal 9-13 Mei 2022, Pemkot Surabaya akan memperketat pengawasan setiap penduduk pendatang yang masuk Surabaya untuk dicatat identitasnya, dan tujuan kedatangannya di Surabaya.

“Kegiatan pengawasan untuk penduduk pendatang ini juga melibatkan Ketua RW dan Ketua RT, yakni apabila pendatang tidak memiliki tujuan yang jelas diminta untuk kembali ke daerah asal,” jelas Armuji. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Ringankan Beban 6.500 Pedagang Pasar, Bupati Ipuk Gratiskan Retribusi Sabtu-Minggu

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi membebaskan pungutan retribusi bagi ribuan pedagang pasar ...
KABAR CABANG

PDIP Tulungagung Komitmen Kawal Aspirasi Guru dan Tendik PPPK Paruh Waktu Terkait Kesejahteraan dan Keadilan

TULUNGAGUNG – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung siap mengawal dan memperjuangkan aspirasi guru dan tenaga ...
LEGISLATIF

Ama Siswanto Tinjau Pembangunan Sumur Bor, Harap Warga Tidak Lagi Kesulitan Dapatkan Air

JOMBANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jombang, Ama Siswanto, meninjau langsung realisasi ...
SEMENTARA ITU...

Cak Eri Ajak Gen Z Karah Jadi Motor Ekonomi Kampung

Eri Cahyadi dorong Kampung Pancasila di Karah Surabaya, libatkan Gen Z, UMKM, dan ekonomi warga berbasis ...
HEADLINE

Hasto Tekankan Gotong Royong dan Persatuan Buruh Kunci Perjuangan Kesejahteraan

Hasto Kristiyanto tekankan gotong royong dan persatuan buruh sebagai kunci perjuangan kesejahteraan pada May Day ...
KABAR CABANG

Sanggar Cantik Merdeka Jadi Ruang Sehat Warga Tuban

TUBAN – Di tengah kepungan gaya hidup digital yang serba cepat, upaya mengembalikan kesadaran masyarakat akan ...