Sabtu
26 September 2026 | 7 : 41

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ini Menu Favorit Eri Cahyadi Saat Momen Lebaran

pdip-jatim-220505-eri-n-klg

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengungkapkan salah satu rahasia tradisi kuliner yang tidak pernah terlewatkan saat menghabiskan momen Lebaran yaitu menu wajib opor ayam.

“Sebenarnya kuliner yang paling enak ya opor ayam. Top markotop itu. Dicampur sambal goreng hati, cocok itu. Ini menu yang harus selalu ada pada saat Lebaran dan ini menjadi ciri khasnya Idul Fitri, ditambah ketupatnya,” kata Eri Cahyadi di Surabaya, kemarin.

Dengan adanya opor ayam dan ketupatnya ini, ia berharap bisa mengingatkan kepada semuanya bahwa Idul Fitri ini adalah momen untuk saling memaafkan antara satu dengan yang lainnya, dihilangkan rasa dendam, rasa iri dan dengki.

“Jadi, insya Allah kita akan menjadi manusia yang fitrah kembali, yang kosong dan kita mulai hidup baru untuk masyarakat Kota Surabaya, untuk kota kita tercinta ini, agar Kota Surabaya menjadi kota yang baldatun wa rabbun ghafur,” ucapnya.

Meski begitu, Eri sudah memastikan bahwa pada saat Lebaran kali ini tidak menggelar open house. Sebab, sudah dilarang oleh pemerintah pusat karena masih pandemi Covid-19.

Makanya, demi memberikan contoh bagi warga Kota Surabaya, pada Lebaran tahun ini dia memastikan tidak menggelar open house untuk warga Kota Surabaya.

“Gak ada open house, karena tidak diperbolehkan. Pemerintah harus memberikan contoh, sehingga kita juga tidak menggelar open house,” ujar dia.

Karenanya, ia menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh warga Kota Surabaya, baik atas nama pribadi, keluarga dan mewakili jajaran Pemkot Surabaya.

“Semoga kita selalu menjadi keluarga besar warga Kota Surabaya. Bukan sebagai wali kota dengan warganya, tapi sebagai keluarga besar Kota Surabaya sampai hari akhir,” tegas politisi PDI Perjuangan ini.

Selain tidak menggelar open house, Eri juga memastikan tidak mudik keluar Kota Surabaya. Sebab, keluarga besarnya asli Surabaya.

“Saya tidak mudik karena saya asli Kawatan Surabaya. Jadi, kami ya berputarnya di Surabaya saja. Sekaligus ini untuk menjaga Kota Surabaya,” jelasnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

MILANGKORI

Malam Ketika Para Penari Tayub Diwisuda, Merawat Warisan Leluhur Trenggalek

ALUNAN gamelan terdengar mengalun di tengah keheningan malam. Irama musik tradisional itu berpadu dengan gerak ...
OLAHRAGA

Pemkot Surabaya Siapkan Fasilitas Olahraga Gratis untuk Putaran Nasional Piala Soeratin

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan sejumlah fasilitas olahraga milik pemerintah kota untuk ...
KRONIK

Bukan Cuma Soal Trofi, Bupati Lukman Sebut PORSADIN Jadi Ajang Level Up Karakter Santri Bangkalan

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, mengingatkan para santri diniyah untuk menjaga kepercayaan dan tanggung ...
KRONIK

E-PAD dan SIMPLING Masuk Nominasi JAWARA 2026, Bupati Ipuk: Kami Kembangkan Sesuai Kebutuhan Masyarakat

BANYUWANGI – Dua inovasi Banyuwangi, E-PAD dan SIMPLING (Sistem Informasi Manajemen Pelayanan Laboratorium ...
KABAR CABANG

DPC Ngawi Cek Rutin Kesehatan Pengurus, Agar Tetap Bugar Dampingi Rakyat

NGAWI – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi menggelar pemeriksaan kesehatan bagi pengurus partai di Kantor ...
LEGISLATIF

Anas Karno: Layanan Online dan Kehadiran ASN di Balai RW Harus Berjalan Bersamaan

SURABAYA – Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya Anas Karno menegaskan seluruh upaya untuk memberikan pelayanan ...