Sabtu
05 September 2026 | 3 : 00

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Supratman Minta Pemkab Lumajang Upayakan Fasilitas Penanganan yang Layak untuk ODGJ

pdip-jatim-legislatif-260422-supratman-1

LUMAJANG – Anggota DPRD Kabupaten Lumajang dari Fraksi PDI Perjuangan, Supratman, melakukan berbagai kegiatan sosial yang bertajuk ‘Cak Man Berbagi dan Mengatasi’. Kali ini, ia melakukan kegiatan sosial tersebut dengan menemui salah satu penderita ODGJ (orang dengan gangguan jiwa) yang dipasung di Desa Bedayu Talang Kecamatan Senduro.

Dalam kunjungannya, Supratman menyapa dan melihat kondisi penderita ODGJ tersebut. Tak hanya sendiri, Supratman juga didampingi pemerintah desa setempat dan pihak keluarga.

Alhamdulillah, dalam bulan yang penuh berkah ini, saya dapat bersilaturahmi ke penderita ODGJ disana. Melihat bagaimana kondisinya, ternyata dipasung untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan,” ungkap Supratman, Selasa (26/4/2022).

Supratman, yang juga ketua Komisi D DPRD Kabupaten Lumajang juga menyampaikan, kunjungannya juga dalam rangka mencarikan solusi bagi penderita ODGJ tersebut. Bersama pemerintah desa dan pihak keluarga tentunya, Supratman berusaha mencari serta menyarankan supaya ada penanganan khusus.

“Coba saya diskusikan bersama keluarga, dan insyaallah ini akan kami lakukan penanganan di Bapak Purnomo. Ini merupakan yayasan khusus penanganan ODGJ di Lamongan,” jelasnya.

Kepada www.pdiperjuangan-jatim.com, Supratman menjelaskan bahwa berdasarkan hasil survey seluruh anggota Komisi D, penderita ODGJ di Lumajang masih banyak. Lebih parahnya, para ODGJ tersebut masih belum mendapatkan penanganan dan tempat yang baik dari Pemkab Lumajang.

“Masih banyak (penderita) di Lumajang yang masih belum mendapatkan penanganan khusus. Baik untuk kesehatan maupun pasca penanganannya,” tambahnya, yang juga Bendahara DPC PDI Perjuangan Lumajang.

Berkaca dari Kota Malang, Supratman menginginkan di Lumajang juga mendirikan fasilitas khusus pendukung penderita ODGJ. Sehingga, penanganan penderita ODGJ yang ada di Lumajang tidak perlu jauh-jauh ke luar daerah.

“Selama ini kami lihat peran pemerintah masih kurang. Hal ini karena masih banyaknya masyarakat yang masih bingung dan takut dalam mengatasi atau menyembuhkan penderita ODGJ,” tutupnya. (ndy/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Tambahan Fiskal Rp223 Miliar di P-APBD Jember 2026, PDIP: Apa Manfaat Nyatanya Buat Warga?

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jember mempertanyakan manfaat tambahan ruang fiskal sekitar Rp223,12 ...
OLAHRAGA

Trenggalek Bertekad Tembus 10 Besar Porprov Jatim 2027

KONI Trenggalek menargetkan masuk 10 besar Porprov Jatim 2027 meski anggaran terbatas. Dari 40 atlet yang siap ...
EKSEKUTIF

Tanam Pohon Peringatan Hari Lahir Kejaksaan, Wabup Antok Berharap Srigati Bisa Jadi Agro Wisata

NGAWI – Kejaksaan Negeri Ngawi menanam sejumlah pohon buah di kawasan wisata religi Palereman Srigati, Desa ...
KRONIK

Imbas 1.600 Pekerja PT INKA Banyuwangi Dirumahkan, DPRD Desak Pemkab dan Pusat Turun Tangan

BANYUWANGI – Ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi, I Made Cahyana Negara, menyatakan keprihatinan mendalam atas ...
OLAHRAGA

Bupati Fauzi Lepas Assyabaab U-13, Titipkan Pesan Penting Soal Karakter dan Disiplin

SUMENEP – Sebanyak 25 anggota Assyabaab U-13 resmi dilepas menuju Kabupaten Jember untuk mengikuti kompetisi Zona ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong RT/RW Dilibatkan Aktif dalam Pendataan Bansos, Data Desil Harus Sesuai Kondisi Riil Warga

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Baktiono mendorong pemerintah melibatkan RT dan RW secara aktif ...