Sabtu
18 Juli 2026 | 4 : 22

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Temukan Jajanan Anak Tak Berizin, KD Minta BPOM Sidak ke Sekolah

pdip-jatim-220409-krisdayanti

JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR RI, Krisdayanti (KD) minta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) lebih mengawasi jajanan yang beredar di sekolah-sekolah. Salah satu caranya, menginspeksi langsung ke sekolah.

“Mohon Badan Pengawas Obat dan Makanan ini memberikan anggaran khusus untuk sidak ke sekolah-sekolah. Karena sekolah saya itu, SD Ngaglik, Batu masih ditemukan beberapa permen yang masih belum ada (izin) BPOM-nya,” ungkap Krisdayanti di Jakarta, Sabtu (9/4/2022).

Menurutnya, inspeksi mendadak (Sidak) yang dilakukan BPOM ke beberapa sekolah, dapat menjadi langkah baik dalam mengawasi peredaran jajanan sekolah, khususnya pada jajanan yang tidak berizin BPOM.

Dia mengingatkan pentingnya anak-anak di usia SD berkisar antara 6-13 tahun untuk bisa mengonsumsi makanan dan minuman yang telah terjamin aman untuk anak-anak. Hal ini, tentunya juga berkaitan dengan pemenuhan gizi anak pada usia tumbuh kembangnya.

Selain itu, Krisdayanti juga mendorong adanya sosialisasi terhadap industri-industri rumah tangga yang memproduksi jajanan anak. Sebab, dia merasa prihatin apabila memang sampai industri rumah tangga tersebut berhenti produksi, hanya dikarenakan tidak mengerti untuk mendapatkan izin BPOM.

“Artinya kami juga mau bahwa industri rumah tangga ini bisa juga tetap ngebul lah ya nuwun sewu, tetap bisa berproduksi, mereka juga masih bisa dapat pemasukan. Tapi kita akan lebih sedih kalau anak-anak kita mengonsumsi makanan yang mengandung hal-hal yang berbahaya di dalam ingredient-nya,” ujarnya.

Oleh sebab itu, politisi PDI Perjuangan tersebut berharap agar, BPOM mampu merealisasikan dan menjalankan usulannya untuk segera melakukan sidak ke beberapa lokasi sekolah.

Ke depannya, dia juga mengusulkan agar BPOM dapat menjalin kerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk melakukan pengawasan terhadap peredaran makanan dan minuman yang dijajakan di sekolah-sekolah.

“Jadi saya berharap BPOM bisa menganggarkan sidak ke sekolah-sekolah. Lalu (jika) masih ada yang melanggar langsung ditegur agar pihak sekolahnya bisa ya mungkin dilaporkan langsung ke Mendikbud bisa juga seperti itu, saya rasa lebih efektif dan efisien ibu,” tutur Legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Timur V/Malang Raya ini. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Sekarkijang Creative Fest, Wadah UMKM Banyuwangi Naik Kelas

BANYUWANGI – Sekarkijang Creative Fest (SCF) 2026 menjadi salah satu rangkaian Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) yang ...
SEMENTARA ITU...

255 Keris Dipamerkan pada Hari Jadi ke-668 Ngawi

NGAWI – Sebanyak 255 bilah keris dari berbagai penjuru Kabupaten Ngawi dipamerkan dalam Pagelaran Tosan Aji yang ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Siapkan Tenaga Kerja Kompeten, Program Magang Jepang Jadi Andalan

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau pelatihan kerja berbasis kompetensi di BLK Bogo sebagai upaya ...
LEGISLATIF

Anggota DPRD Jatim Soroti Nasib Peternak Rakyat yang Terjepit Gurita Integrator Besar

TUBAN — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Ony Setiawan, ...
LEGISLATIF

Ketua DPRD Trenggalek: Jangan Sampai Pajak Membebani Rakyat

Ketua DPRD Trenggalek Doding Rahmadi menegaskan kebijakan pajak daerah tidak boleh membebani masyarakat. DPRD ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Ajak Warga Kawal Penyusunan APBD Cegah Program di Luar Perencanaan

Anggota DPRD Jember Edi Cahyo Purnomo mengajak masyarakat mengawal penyusunan APBD agar setiap program daerah ...