Sabtu
13 Juni 2026 | 12 : 03

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Suguhkan Nuansa Pedesaan di Tengah Kota, Inda Raya Apresiasi Restoran Srasadesa

pdip-jatim-220408-mdn-kt-srasa-desa-1

MADIUN – Wakil Wali Kota Inda Raya mengatakan, ekonomi Kota Madiun tumbuh cukup signifikan pada 2021 lalu. Biarpun di tengah pandemi Covid-19, ekonomi Kota Pendekar tumbuh hingga 7 persen.

Geliat pertumbuhan ekonomi di tengah pandemi ini bisa dilihat dengan munculnya sejumlah bidang usaha baru di Kota Pendekar.

Yang terbaru, adalah Srasadesa Restoran di Jalan Jawa, yang diresmikan Wali Kota Maidi didampingi Wawali Inda Raya, Kamis (7/4/2022) malam.

Sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Madiun, pertumbuhan ekonomi Kota Pendekar di angka minus 3.39 persen pada 2020 lalu.

Ekonomi lantas melejit di angka 4,73 persen pada 2021. Pertumbuhan itu tak terlepas dari upaya pembangunan sektor-sektor perekonomian baru oleh Pemerintah Kota Madiun.

“Memang Kota Madiun potensial untuk bidang jasa dan perdagangan. Kota kita memiliki potensi ekonomi yang menjanjikan,” kata Inda Raya, Jumat (8/4/2022).

Politisi PDI Perjuangan ini menyebut, restoran Srasadesa menyuguhkan nuansa pedesaan di tengah kota.

Selain desain tempatnya, menu makanan yang ditawarkan juga ala pedesaan. Tak heran, Srasadesa cukup berbeda di tengah nuansa perkotaan di Kota Pendekar.

“Ini terobosan yang hebat mengingat ada banyak konsumen yang mencari nuansa seperti pedesaan namun dengan akses yang cukup mudah,” ujarnya.

“Kita harus ingat, bahwa kota kita dikelilingi 11 kabupaten. Mereka ini kan punya kesukaan masing-masing. Siapa tahu malah mencari yang bernuansa pedesaan seperti ini,” imbuh Inda.

Selain restoran berkonsep tradisional, yang berkonsep modern juga terus bermunculan. Setelah McDonald’s, Starbucks dan Burger King juga dalam proses pembangunan tempatnya.

Artinya, jelas Inda, pilihan kuliner di Kota Madiun bakal semakin lengkap. Dengan kondisi tersebut, diharapkan Kota Madiun semakin mendatangkan keramaian dan kemajuan kota hingga meningkatkan kesejahteraan warga.

“Kuliner itu potensial, karena tidak bisa diwakilkan. Mereka harus datang sendiri untuk mencoba, untuk membuktikan. Kalau enak, pasti akan kembali lagi,” pungkasnya. (ant/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Ketika Bung Karno ‘Menyapa’ Gen Z Jember

Kantor DPC PDI Perjuangan Jember berubah wajah selama Bulan Bung Karno 2026. Ribuan anak muda memadati markas ...
UMKM

Festival Bambu Magetan, Geliatkan Ekonomi UMKM dan Edukasi Kelestarian Lingkungan

MAGETAN — Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPRD Kabupaten Magetan, Suyatno, menghadiri pembukaan Festival Bambu dalam ...
KRONIK

Bulan Bung Karno di Lumajang, PDIP Jatim Gelar Doa Bersama dan Bagikan 56 Tumpeng

DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar doa bersama dan tahlil Bulan Bung Karno di Lumajang. Said Abdullah ...
KABAR CABANG

Sambut Bulan Bung Karno, PDIP Kabupaten Kediri Siapkan Ziarah, Tanam Ketela hingga Baksos

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri menyiapkan rangkaian Bulan Bung Karno 2026 mulai dari ziarah makam Bung Karno, ...
SEMENTARA ITU...

Ketua DPC PDIP Kabupaten Madiun Fery Sudarsono Meriahkan Turnamen Mini Soccer

MADIUN – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Madiun sekaligus Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Fery Sudarsono, turut ...
HEADLINE

Implementasikan Arahan Megawati, PDIP Jatim Tanam Ribuan Pohon di Lumajang

DPD PDI Perjuangan Jawa Timur bersama DPC PDIP Lumajang menanam 1.000 pohon di Bukit Perkemahan Glagaharum. Deni ...