Rabu
22 Juli 2026 | 3 : 35

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tantri Bararoh Launching Buku “Kontruksi Pengelolaan Keuangan Daerah Berbasis Pancasila”

pdip-jatim-220405-peluncuran-buku

MALANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang Dr Tantri Bararoh meluncurkan sekaligus menggelar bedah buku dengan judul “Kontruksi Pengelolaan Keuangan Daerah Berbasis Pancasila” secara daring pada Minggu (3/4/2022).

Acara yang diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai macam latar belakang mulai dari akademisi, peneliti, birokrasi, politisi, pemuda, dan mahasiswa.

Selain itu buku ini dibedah secara langsung oleh dua narasumber yaitu Dr M.Faishal Aminuddin, Wakil Dekan I Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Brawijaya, dan Dr. Harnovinsah, dosen tetap Sekolah Pascasarjana Universitas Pancasila.

Tantri Bararoh mengungkapkan sebagai penulis buku “Kontruksi Pengelolaan Keuangan Daerah Berbasis Pancasila” merasa bersyukur bahwa buku ini lahir sebagai oase baru untuk menjawab persoalan anggaran yang sampai sekarang perlu dikawal bersama-sama oleh masyarakat.

“Saya harap kemunculan buku ini bisa menjadi pemicu, dan mampu memberikan stimulus kepada siapapun untuk mulai belajar dan memahami bagaimana proses anggaran pengelolaan daerah itu dilakukan, karena pada dasarnya persoalan anggaran daerah ini juga persoalan kita semua,” ungkap Tantri Bararoh.

Faishal Aminuddin menerangkan, buku ini menawarkan semangat, dan spirit baru dari perspektif pengelolaan keuangan daerah. Selain itu juga terdapat pengalaman dari penulis buku yang melakukan riset di Kota Solo, Jawa Tengah dan Kota Batu, Jawa Timur.

Tidak sekadar berisikan pengembangan pidato, romantisme masa lalu, keunggulan buku yang diterbitkan Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang ini adalah konsep yang ditawarkan mengenai konstruksi pengelolaan keuangan daerah berbasis nilai-nilai Pancasila.

“Bahkan ke depannya buku ini bisa menjadi pijakan bagi siapapun yang mempelajari mengenai anggaran daerah baik itu untuk politisi, akademisi, birokrat, untuk mempelajari dan mengembangkan pengelolaan anggaran yang berpihak kepada masyarakat. Selain itu, buku ini bisa dicoba dan dikembangkan sebagai modul partai, sehingga mampu menjadi bekal bagi politisi baik itu yang duduk di eksekutif dan legislatif,” ujarnya.

Sedang Harnovinsah berpendapat buku ini mampu menjabarkan tentang realita dalam rangkaian proses penyusunan anggaran.

“Dampak dari realita tersebut masyarakat merasa jauh dari wakil-wakilnya di legislatif. Seharusnya wakil-wakil rakyat tersebut bisa menuliskan atau mempublikasikan dalam satu tahun anggaran tentang kinerjanya, sehingga masyarakat mampu memberikan penilaian terhadap kinerjanya,” ungkap Harnovinsah. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Syaifuddin Zuhri Dorong Turnamen Usia Dini Digelar Rutin untuk Cetak Pesepak Bola Berkualitas

SURABAYA – Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri mendorong turnamen sepak bola usia dini digelar secara rutin ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Gandeng Praktisi, Latih Petani Bikin Pupuk Organik Murah Meriah

BOJONEGORO – Upaya menjaga ketahanan pangan dan merespons tingginya harga pupuk kimia terus dilakukan di daerah. ...
KRONIK

Sambut Bulan Kemerdekaan, Bupati Lukman Pimpin ASN Percantik Kota Bangkalan

BANGKALAN – Menyambut Bulan Kemerdekaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menggerakkan aparatur sipil negara ...
EKSEKUTIF

Pemkab Ngawi Siapkan Regulasi Mengemudi Sepeda Motor bagi Anak Usia 17 Tahun Ke Bawah

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengaku prihatin atas meningkatnya kasus kecelakaan lalu lintas yang ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia Dekat Bandara Dhoho

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lahan calon hotel haji pertama di Indonesia di dekat Bandara ...
LEGISLATIF

Asmadi Minta UMKM Dilibatkan dalam Revitalisasi GOR Ganesha, Pedagang Lama Harus Diprioritaskan

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Asmadi, meminta Pemerintah Kota Batu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, ...