Kamis
18 Juni 2026 | 6 : 21

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Gelar Haul Nyai Hj. Mukarromah As’ad, Ning Dyah Ajak Perkuat Tali Silaturrahim

PDIP-Jatim-Ning-Dyah-05032022

PAMEKASAN – Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Huda Sumber Nangka Duko Timur, Larangan, Pamekasan, menggelar Haul Nyai Hj. Mukarromah As’ad dan Hari Lahir (Harlah) ke-115 Pondok Pesantren AL-Huda. Pengasuh Pondok Pesantren Al Huda, Nyai Hj. Aisyatul As’adiyah, mengatakan, tujuan diadakannya haul adalah untuk meneladani para leluhur dan muassis Pondok Pesantren Al-Huda.

“Tujuannya haul meneladani yang dihauli, bagaimana masa hidupnya Nyai Mukarromah As’ad beserta para leluhur dan muassis Al-Huda Sumber Nangka. Bagaimana masa hidupnya Kiai Shidqie, Kiai Mudzhar, Kiai Zainuddin, Kiai As’ad, Kiai Syamsul Arifin, dan Kiai Ruham,” jelasnya, Jumat (4/3/2022).

Ning Dyah, sapaan akrabnya, menuturkan, bahwa awal mula haul berasal dari kebiasaan Sunan Ampel. Konon, Sunan Ampel punya khaddam (pelayan, red) yang Bernama Mbah Sholeh. Mbah Sholeh itu meninggal sembilan kali. Sejak tidak ada Mbah Sholeh, tidak ada yang ngisi kamar mandi. Tidak ada yang nyapu.

BACA JUGA: Bergabung dengan PDI Perjuangan, Ini Pesan Cucu KHR. As’ad Syamsul Arifin

“Karena itu, Sunan Ampel memanggil Mbah Sholeh, terus bangun itu nyapu, ngisi air, meninggal lagi, dipangngil lagi kayak itu hidup lagi dipanggil lagi, hidup lagi. Setelah berkali-kali hidup ditanya sama Sunan Ampel, ‘Sholeh, kamu waktu meninggal melihat apa? Dijawab, ‘Itu Sunan, kalau ada orang selametan, haul itu, kelihatan oleh saya. Apa yang mereka kasih, semisal ngasih makanan, ngasih jajan, itu kelihatan. Artinya, itu nyampek pada yang meninggal,” tuturnya.

Ketua Dewan Pertimbangan DPC PDI Perjuangan Pamekasan itu juga menegaskan, bahwa dengan menggelar haul untuk seseorang yang sudah meninggal, maka orang-orang yang sekerabat juga mendapatkan ‘kiriman’ dari haul tersebut. Karena itu, tambah Ning Dyah, doa dan shadaqah yang dikeluarkan pada acara haul, pahalanya akan sampai pada orang yang sudah meninggal dunia.

“Senang rasanya kerumunan yang dikirim itu. Misalnya, ngeholin (menggelar haul, red) Kiai Syamsul, itu orang-orang yang meninggal itu berkerumun ikut makan, ikut hadir ke hol. Karena itu, kalau saya ngeholin Juk Syamsul, Juk Zainuddin, pahalanya akan sampai pada mereka, dan mereka pun tidak perlu ngampong sama teman-temannya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ning Dyah berharap, masyarakat tetap menjaga tradisi haul untuk para keluarga yang sudah meninggal dunia. Selain untuk selalu belajar pada jejak para leluluhur, haul juga dapat mempererat tali silaturrahim antara saudara dan tetangga.

“Dengan berhaul kita akan mempererat tali silaturrahim. Memperkuat semangat gotong royong, bahwa dalam kehidupan berbangsa-bernegara, masyarakat kita itu tidak terlepas dari semangat kebersamaan dan kekompokan,” tandasnya. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Novita Hardini Dorong Turonggo Yakso Tampil di Korsel, Perkuat Diplomasi Budaya dan Pariwisata Trenggalek

Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini mendorong promosi budaya dan ekonomi kreatif Trenggalek melalui ...
KABAR CABANG

DPC Lamongan Gelar Lomba Sinematografi AI, Begini Cara Daftarnya

LAMONGAN – Menyambut Bulan Bung Karno 2026, DPC PDI Perjuangan Lamongan akan Gelar Lomba Video AI (Artificial ...
LEGISLATIF

Ketua DPRD Surabaya Ajak Media Perkuat Edukasi Publik dan Kepercayaan terhadap Lembaga Legislatif

Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri mengajak media memperkuat edukasi publik dan menjaga kepercayaan masyarakat ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Hentikan Sementara Proyek Box Culvert se-Surabaya Usai Insiden Lansia Tewas

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menghentikan sementara proyek box culvert se-Surabaya pasca insiden yang menewaskan ...
KRONIK

Said Abdullah Tegaskan PDIP Tidak Terlibat Aksi Mahasiswa, Dorong Pemerintah Lebih Terbuka Terhadap Kritik

Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah menegaskan PDIP tidak terlibat dalam aksi demonstrasi mahasiswa. Ia juga ...
KABAR CABANG

Siap Gelar RedTalk 2026, PAC PDIP Prajurit Kulon Ajak Pemuda Naik Kelas Jadi Pemimpin Masa Depan

PAC PDI Perjuangan Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, akan menggelar RedTalk 2026 sebagai forum diskusi ...