Jumat
04 April 2025 | 11 : 07

Reses, Ningsih Serap Aspirasi Seniman dan Budayawan Situbondo

IMG-20220228-WA0019_copy_1200x676_1

SITUBONDO – Anggota DPRD Situbondo dari Fraksi PDI Perjuangan, Ningsih MS, kembali menggelar pertemuan untuk menyerap aspirasi rakyat.

Kali ini, Minggu (27/2/2022), serap aspirasi dilaksanakan di kantor DPC PDI Perjuangan Situbondo, Jalan Wijaya Kusuma, Dawuhan. Acara dimulai jam 08.00 diikuti sejumlah kelompok seniman dan budayawan.

Tampak hadir seniman sepuh Situbondo, Hosnatun alias Tutun, yang baru-baru ini diutus  Bupati Situbondo, Karna Suswandi ke Kota Malang dalam rangka penguatan seni topeng Situbondo. 

“Saya kira perlu untuk mendengarkan lebih banyak masukan dan saran dari seniman dan budayawan Situbondo,” katanya.

“Sehingga saya tahu apa yang bisa saya kerjakan sebagai wakil rakyat,” imbuh politisi yang saat ini menempuh pendidikan magister di salah satu kampus di Jember.

Melibatkan seniman dalam kegiatan reses, sebagai bentuk apresiasi dari Ningsih terhadap para pegiat seni tradisional setempat.

Baginya, kearifan lokal berbasis kesenian ini perlu dirawat dan dilestarikan. Semua orang, kata Ningsih, harus saling bergotong-royong untuk menghidupkan kesenian lokal Situbondo.

“Jangan biarkan seniman berjuang sendirian merawat kearifan lokal. Bila diperlukan, kesenian lokal Situbondo termasuk topeng dikembangkan dan diajarkan kepada generasi-generasi millenial agar keberlanjutan,” katanya.

Dan yang lebih penting lagi, lanjut Ningsih, generasi milenial harus bangga terhadap kesenian lokal Situbondo.

Salah seorang seniman, Tutun, pada kesempatan itu mengucapkan terima kasih kepada Ningsih lantaran mengundang dan menyerap aspirasi dari seniman dan budayawan.

“Saya merasa sangat bangga diundang dalam acara reses ini. Memang seharusnya PDI Perjuangan memperhatikan kesenian topeng ini karena merupakan bagian dari kearifan budaya lokal Situbondo,” katanya.

Menurut Hosnatun, dirinya melestarikan kesenian tari topeng melanjutkan dari orang tua. Bahkan saat ini, Tutun mempunyai banyak murid tersebar di berbagai wilayah Jatim.

Seni topeng, lanjut Tutun, tak sekadar berkesenian. Namun, ada nilai-nilai luhur ajaran agama yang tersirat. 

“Dengan kesenian topeng, dapat membentuk karakter masyarakat,” pungkasnya. (isa/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Open House Bupati Banyuwangi, Sejumlah Teman Difabel Berbagi Inspirasi Kesuksesan

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menggelar open house di Pendopo Sabha Swagatha, Kamis ...
KRONIK

Catat, Ini Tanggal dan Tempat Gelaran Festival Ketupat Sumenep 2025

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep akan menggelar Festival Ketupat 2025 pada Senin, 7 April 2025, di ...
KRONIK

Diaspora Banyuwangi Kumpul Harumkan Tanah Kelahiran dan Kuatkan Solidaritas

BANYUWANGI – Ratusan perantau asal Banyuwangi berkumpul melepas kangen akan tanah kelahiran dalam Festival Diaspora ...
HEADLINE

Kada PDI Perjuangan yang Absen di Retret Gelombang I, Megawati Instruksikan Ikut Gelombang II

JAKARTA – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri memerintahkan para kepala daerah dari partai berlambang ...
KRONIK

Rencana Pertemuan Megawati-Prabowo, Jubir PDI Perjuangan: Bicarakan Masalah Bangsa

JAKARTA – Hubungan personal Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Presiden Prabowo Subianto dinilai ...
SEMENTARA ITU...

Instruksi Eri Cahyadi Pasca Lebaran: Perketat Pengawasan dan Pendataan Pendatang Baru

SURABAYA – Pemkot Surabaya mengambil langkah tegas dalam mengantisipasi gelombang urbanisasi pasca Idul Fitri 2025. ...