Sabtu
18 April 2026 | 12 : 07

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Reses, Ningsih Serap Aspirasi Seniman dan Budayawan Situbondo

IMG-20220228-WA0019_copy_1200x676_1

SITUBONDO – Anggota DPRD Situbondo dari Fraksi PDI Perjuangan, Ningsih MS, kembali menggelar pertemuan untuk menyerap aspirasi rakyat.

Kali ini, Minggu (27/2/2022), serap aspirasi dilaksanakan di kantor DPC PDI Perjuangan Situbondo, Jalan Wijaya Kusuma, Dawuhan. Acara dimulai jam 08.00 diikuti sejumlah kelompok seniman dan budayawan.

Tampak hadir seniman sepuh Situbondo, Hosnatun alias Tutun, yang baru-baru ini diutus  Bupati Situbondo, Karna Suswandi ke Kota Malang dalam rangka penguatan seni topeng Situbondo. 

“Saya kira perlu untuk mendengarkan lebih banyak masukan dan saran dari seniman dan budayawan Situbondo,” katanya.

“Sehingga saya tahu apa yang bisa saya kerjakan sebagai wakil rakyat,” imbuh politisi yang saat ini menempuh pendidikan magister di salah satu kampus di Jember.

Melibatkan seniman dalam kegiatan reses, sebagai bentuk apresiasi dari Ningsih terhadap para pegiat seni tradisional setempat.

Baginya, kearifan lokal berbasis kesenian ini perlu dirawat dan dilestarikan. Semua orang, kata Ningsih, harus saling bergotong-royong untuk menghidupkan kesenian lokal Situbondo.

“Jangan biarkan seniman berjuang sendirian merawat kearifan lokal. Bila diperlukan, kesenian lokal Situbondo termasuk topeng dikembangkan dan diajarkan kepada generasi-generasi millenial agar keberlanjutan,” katanya.

Dan yang lebih penting lagi, lanjut Ningsih, generasi milenial harus bangga terhadap kesenian lokal Situbondo.

Salah seorang seniman, Tutun, pada kesempatan itu mengucapkan terima kasih kepada Ningsih lantaran mengundang dan menyerap aspirasi dari seniman dan budayawan.

“Saya merasa sangat bangga diundang dalam acara reses ini. Memang seharusnya PDI Perjuangan memperhatikan kesenian topeng ini karena merupakan bagian dari kearifan budaya lokal Situbondo,” katanya.

Menurut Hosnatun, dirinya melestarikan kesenian tari topeng melanjutkan dari orang tua. Bahkan saat ini, Tutun mempunyai banyak murid tersebar di berbagai wilayah Jatim.

Seni topeng, lanjut Tutun, tak sekadar berkesenian. Namun, ada nilai-nilai luhur ajaran agama yang tersirat. 

“Dengan kesenian topeng, dapat membentuk karakter masyarakat,” pungkasnya. (isa/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tempatkan ASN di Setiap RW, Perkuat Program Kampung Pancasila

Eri Cahyadi menempatkan ASN sebagai pendamping di setiap RW untuk memperkuat Program Kampung Pancasila 2026 dan ...
KRONIK

Fraksi PDIP DPRD Sumenep Ngonthel ke Kantor, Hosnan: Dukung Penghematan BBM

SUMENEP – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep mengimbau seluruh anggotanya untuk menggunakan sepeda ontel saat ...
EKSEKUTIF

Hadapi Ancaman Kemarau Ekstrem, Bupati Yani Minta PMI Gresik Perkuat Kesiapsiagaan dan Libatkan Generasi Muda

GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gresik memperkuat ...
BERITA TERKINI

Said Abdullah: Pers Harus Jadi Pilar Keempat Demokrasi dan Kontrol Kekuasaan

Saat menerima penghargaan PWI Jatim di HPN 2026, Said Abdullah menegaskan pers harus menjadi pilar keempat ...
HEADLINE

PWI Jatim Anugerahi Said Abdullah, Dinilai Sukses Kelola Kebijakan Fiskal

MH Said Abdullah menerima penghargaan dari PWI Jawa Timur pada puncak Hari Pers Nasional 2026 di Surabaya, atas ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta OPD Surabaya Publikasikan Output dan Outcome Program ke Publik

Eri Cahyadi meminta OPD Surabaya mempublikasikan output dan outcome program untuk meningkatkan transparansi dan ...