Kamis
01 Oktober 2026 | 6 : 42

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Belum Terjamah PDAM, Warga Kedung Baruk Mengeluh ke Adi Sutarwijono

pdip-jatim-220218-awi-reses-1

SURABAYA – Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono mengungkapkan, masih ada perkampungan di Kota Pahlawan yang belum terjamah pipa saluran air bersih PDAM. Persoalan air bersih itu dia ketahui saat menggelar reses jaring aspirasi masyarakat di kawasan Rungkut, Rabu (17/2/2022).

Sejumlah warga yang hadir menyampaikan berbagai aspirasinya kepada Adi Sutarwijono. Selain masalah air bersih PDAM, mereka menyampaikan aspirasi terkait pagar makam, bedah rumah, penyediaan toilet sekolah PAUD, bayi stunting, dan hingga pengentasan pengangguran.

Penyediaan air bersih disampaikan perwakilan warga RW 4 Kedung Baruk. Dalam forum tersebut diungkapkan, jika kawasan itu sudah bertahun-tahun tidak terjamah oleh saluran pipa PDAM.

Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya ini mengatakan, tanpa jaringan pipa PDAN, kondisi ini menyulitkan warga setempat untuk mendapatkan air bersih.

“Setiap kali Pemilu mereka memberikan hak suara ke TPS, dan sekarang menjadi kewajiban kita untuk memenuhi permintaan warga ini,” tandas Adi Sutarwijono di Kota Surabaya, kemarin.

Soal pembangunan pagar makam yang menjadi permintaan warga, menurutnya, lokasi makam tersebut dekat saluran sungai. “Sekarang sudah dalam tahap pengerjaan,” bebernya.

Aspirasi lainnya, yaitu bedah rumah dan penyediaan toilet juga tak kalah pentingnya. “Saya akan bawa aspirasi masyarakat ini ke Pemerintah Kota Surabaya, terutama satuan-satuan kerja yang berkompeten terhadap masalah ini agar segera ditindak lanjuti,” kata Adi.

Menurutnya, Pemerintah Kota Surabaya sedang berupaya untuk mengentaskan pengangguran, yang jumlahnya bertambah di masa pandemi.

“Melalui berbagai program yang dilakukan secara berkesinambungan seperti job fair, kemudian UMKM di kampung-kampung yang didorong pertumbuhannya. Karena pengangguran ini hanya bisa diatasi dengan pertumbuhan ekonomi yang baik,” ujarnya.

Dirinya bersama Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Wakil Wali Kota Armuji, dan mantan Wali Kota Whisnu Sakti Buana, minta kader PDI Perjuangan aktif turun ke lapangan. Salah satu tugasnya, menemukan balita stunting, dan langsung dilaporkan ke kelurahan atau kecamatan untuk mendapatkan intervensi. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Kaji Ipuk Temui Raffa di Gang Asemrowo, Perjuangkan Hak Sekolah Anak Disabilitas

GANG sempit di kawasan Asemrowo, Surabaya, mulai lengang ketika seorang pria dengan sepeda motor RX King menyusuri ...
LEGISLATIF

Puan Ungkap Alasan Persetujuan Pergantian Kapolri di DPR Berjalan Cepat

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mengungkap alasan proses persetujuan pergantian Kapolri di DPR berjalan cepat. ...
KRONIK

Hari Kesaktian Pancasila, Mbak Susy: Semangat Pancasila Harus Hadir di Ruang Digital

SURABAYA – Semangat Pancasila harus mampu hadir mengikuti perkembangan zaman, termasuk di ruang digital. Generasi ...
LEGISLATIF

Guntur Petakan Aspirasi Gerakan Koperasi Blitar, Cari Solusi Sesuai Persoalan

BLITAR – Persoalan yang dihadapi gerakan koperasi di Kabupaten Blitar mulai dipetakan untuk dicarikan solusi ...
KRONIK

Puan Maharani: Nilai Pancasila Harus Hadir dalam Kebijakan dan Pelayanan kepada Rakyat

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan nilai-nilai Pancasila harus diwujudkan dalam kebijakan negara, ...
SEMENTARA ITU...

Mas Ipin: FJTT Jadi Parameter Seni Jaranan Trenggalek Tetap Eksis

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menilai FJTT menjadi parameter eksistensi seni jaranan sekaligus ruang ...