Selasa
04 Agustus 2026 | 5 : 00

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Belum Terjamah PDAM, Warga Kedung Baruk Mengeluh ke Adi Sutarwijono

pdip-jatim-220218-awi-reses-1

SURABAYA – Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono mengungkapkan, masih ada perkampungan di Kota Pahlawan yang belum terjamah pipa saluran air bersih PDAM. Persoalan air bersih itu dia ketahui saat menggelar reses jaring aspirasi masyarakat di kawasan Rungkut, Rabu (17/2/2022).

Sejumlah warga yang hadir menyampaikan berbagai aspirasinya kepada Adi Sutarwijono. Selain masalah air bersih PDAM, mereka menyampaikan aspirasi terkait pagar makam, bedah rumah, penyediaan toilet sekolah PAUD, bayi stunting, dan hingga pengentasan pengangguran.

Penyediaan air bersih disampaikan perwakilan warga RW 4 Kedung Baruk. Dalam forum tersebut diungkapkan, jika kawasan itu sudah bertahun-tahun tidak terjamah oleh saluran pipa PDAM.

Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya ini mengatakan, tanpa jaringan pipa PDAN, kondisi ini menyulitkan warga setempat untuk mendapatkan air bersih.

“Setiap kali Pemilu mereka memberikan hak suara ke TPS, dan sekarang menjadi kewajiban kita untuk memenuhi permintaan warga ini,” tandas Adi Sutarwijono di Kota Surabaya, kemarin.

Soal pembangunan pagar makam yang menjadi permintaan warga, menurutnya, lokasi makam tersebut dekat saluran sungai. “Sekarang sudah dalam tahap pengerjaan,” bebernya.

Aspirasi lainnya, yaitu bedah rumah dan penyediaan toilet juga tak kalah pentingnya. “Saya akan bawa aspirasi masyarakat ini ke Pemerintah Kota Surabaya, terutama satuan-satuan kerja yang berkompeten terhadap masalah ini agar segera ditindak lanjuti,” kata Adi.

Menurutnya, Pemerintah Kota Surabaya sedang berupaya untuk mengentaskan pengangguran, yang jumlahnya bertambah di masa pandemi.

“Melalui berbagai program yang dilakukan secara berkesinambungan seperti job fair, kemudian UMKM di kampung-kampung yang didorong pertumbuhannya. Karena pengangguran ini hanya bisa diatasi dengan pertumbuhan ekonomi yang baik,” ujarnya.

Dirinya bersama Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Wakil Wali Kota Armuji, dan mantan Wali Kota Whisnu Sakti Buana, minta kader PDI Perjuangan aktif turun ke lapangan. Salah satu tugasnya, menemukan balita stunting, dan langsung dilaporkan ke kelurahan atau kecamatan untuk mendapatkan intervensi. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Rijanto: Semangat Pengabdian Leluhur Harus Jadi Landasan Membangun Kabupaten Blitar

BLITAR – Bupati Rijanto menegaskan ziarah ke makam para leluhur dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Blitar (HJB) ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Minta Camat Bentuk Satgas Kesehatan untuk Kawal Program Prioritas

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meminta seluruh camat membentuk Satuan Tugas (Satgas) Kesehatan ...
LEGISLATIF

Fuad Benardi: Rekomendasi DPRD soal BUMD Kini Ada di Tangan Gubernur

SURABAYA – Anggota Komisi C DPRD Jawa Timur, Fuad Benardi, menegaskan tindak lanjut seluruh rekomendasi DPRD ...
KRONIK

Winarno Tampung Aspirasi Masyarakat Desa Ringinpitu, Jalan Rusak hingga RTLH

TULUNGAGUNG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tulungagung, Winarno, menggelar kegiatan reses di Desa ...
LEGISLATIF

DPRD Kota Madiun Siap Kawal Warga yang Keberatan atas Perubahan Data Desil

DPRD Kota Madiun siap mengawal warga yang keberatan atas perubahan data desil agar dapat ditinjau kembali sesuai ...
KRONIK

Bupati Fauzi Koordinasi dengan Menhub, Pastikan Penanganan Korban KM Mutiara Sentosa II Maksimal

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menerima kunjungan Menteri Perhubungan (Menhub) RI, Dudy ...