Jumat
02 Oktober 2026 | 3 : 55

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

2 Sekolah Ditutup Akibat Kasus Covid, Ini Pesan Wali Kota Madiun

pdip-jatim-220209-maidi-1

MADIUN – Meningkatnya kasus Covid-19 di Kota Madiun turut mempengaruhi kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah. Apalagi, sudah ada dua sekolah yang ditutup sementara dan harus kembali menjalani pembelajaran jarak jauh (PJJ) karena ada siswanya yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Menyikapi kondisi tersebut, Wali Kota Madiun Maidi berpesan kepada kepala sekolah dan para guru untuk menjaga dan melaksanakan protokol kesehatan dengan ketat.

Hal itu dia sampaikan dalam rapat koordinasi secara virtual bersama Dinas Pendidikan dan kepala sekolah di Balai Kota Madiun, Selasa (8/2/2022).

“Saya pesan kepada kepala sekolah dan bapak/ibu guru, protokol kesehatan harus kita jaga. Terutama, masker. Karena itu adalah benteng kita yang pertama,” tuturnya.

Wali Kota dari PDI Perjuangan ini juga mengimbau kepala sekolah dan guru untuk tidak panik menyikapi situasi Covid-19 saat ini. Sebab, sebagian besar masyarakat telah mendapatkan vaksinasi.

Bahkan, sudah ada yang mendapatkan booster atau dosis ketiga. “Bagi yang belum divaksin, segera vaksin,” imbaunya.

Tak hanya prokes, Maidi juga mengimbau agar warga sekolah senantiasa menjaga stamina dengan rajin olahraga, istirahat cukup, makan makanan sehat, dan melengkapi imunitas dengan vitamin.

“Mari saling mengingatkan. Bapak/ibu guru mengingatkan siswa, siswa mengingatkan temannya dan orang tua di rumah. Kita saling menjaga. Insya Allah Covid bisa kita hindari,” tandasnya.

Imbauan serupa sebelumnya juga disampaikan dalam Rapat Koordinasi Keamanan Dan Ketertiban di Kecamatan Manguharjo, Senin (7/2/2022) malam.

“Kondisi Kota Madiun saat ini sudah cukup kondusif. Tapi, kasus Covid kita naik. Maka, protokol kesehatan wajib ditingkatkan,” bebernya

Wali Kota dari PDI Perjuangan ini menjelaskan bahwa varian Omicron menjadi salah satu kondisi yang wajib diwaspadai. Meski diklaim gejala dan penanganannya lebih ringan, namun penyebarannya lebih cepat.

Maidi berharap, kasus Covid-19 di Kota Madiun bisa cepat teratasi. Sehingga, upaya pembangunan ekonomi masyarakat bisa dikejar. (ant/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPR RI Kaji Kepastian Hak Cipta di Era Kecerdasan Buatan

JAKARTA – Perkembangan kecerdasan buatan (AI) memunculkan persoalan baru di bidang hak kekayaan intelektual (HKI), ...
KRONIK

Kick Off Hari Santri 2026, Bupati Fauzi: Momentum Perkuat Kebersamaan dan Menghargai Perjuangan para Pendahulu Kita

SUMENEP – Memperingati Hari Santri 2026, PCNU Sumenep resmi menggelar Kick Off Hari Santri 2026 di Aula Al-Ikhlas ...
KRONIK

Karhutla Gunung Botak Belum Padam Sepenuhnya, Wabup Ngawi Prioritaskan Permukiman Warga

NGAWI – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Botak, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, belum ...
KRONIK

Soroti Potensi Kenaikan Biaya Haji 2027, Ansari PDIP: Jangan Langsung Bebankan ke Rakyat

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, meminta pemerintah tidak menjadikan kenaikan harga ...
EKSEKUTIF

Bupati Gresik Pantau Penyaluran Air Bersih untuk Warga Balongpanggang Terdampak Kekeringan

GRESIK – Krisis air bersih mulai menghimpit 315 kepala keluarga (KK) di Desa Ganggang, Kecamatan Balongpanggang, ...
KRONIK

Resmi Beroperasi, Pasar Banyuwangi Padukan Konsep Modern-Heritage

BANYUWANGI – Pasar Banyuwangi yang selesai direvitalisasi oleh Kementerian PU mulai beroperasi pada Kamis ...