Senin
10 Agustus 2026 | 2 : 37

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

2 Sekolah Ditutup Akibat Kasus Covid, Ini Pesan Wali Kota Madiun

pdip-jatim-220209-maidi-1

MADIUN – Meningkatnya kasus Covid-19 di Kota Madiun turut mempengaruhi kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah. Apalagi, sudah ada dua sekolah yang ditutup sementara dan harus kembali menjalani pembelajaran jarak jauh (PJJ) karena ada siswanya yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Menyikapi kondisi tersebut, Wali Kota Madiun Maidi berpesan kepada kepala sekolah dan para guru untuk menjaga dan melaksanakan protokol kesehatan dengan ketat.

Hal itu dia sampaikan dalam rapat koordinasi secara virtual bersama Dinas Pendidikan dan kepala sekolah di Balai Kota Madiun, Selasa (8/2/2022).

“Saya pesan kepada kepala sekolah dan bapak/ibu guru, protokol kesehatan harus kita jaga. Terutama, masker. Karena itu adalah benteng kita yang pertama,” tuturnya.

Wali Kota dari PDI Perjuangan ini juga mengimbau kepala sekolah dan guru untuk tidak panik menyikapi situasi Covid-19 saat ini. Sebab, sebagian besar masyarakat telah mendapatkan vaksinasi.

Bahkan, sudah ada yang mendapatkan booster atau dosis ketiga. “Bagi yang belum divaksin, segera vaksin,” imbaunya.

Tak hanya prokes, Maidi juga mengimbau agar warga sekolah senantiasa menjaga stamina dengan rajin olahraga, istirahat cukup, makan makanan sehat, dan melengkapi imunitas dengan vitamin.

“Mari saling mengingatkan. Bapak/ibu guru mengingatkan siswa, siswa mengingatkan temannya dan orang tua di rumah. Kita saling menjaga. Insya Allah Covid bisa kita hindari,” tandasnya.

Imbauan serupa sebelumnya juga disampaikan dalam Rapat Koordinasi Keamanan Dan Ketertiban di Kecamatan Manguharjo, Senin (7/2/2022) malam.

“Kondisi Kota Madiun saat ini sudah cukup kondusif. Tapi, kasus Covid kita naik. Maka, protokol kesehatan wajib ditingkatkan,” bebernya

Wali Kota dari PDI Perjuangan ini menjelaskan bahwa varian Omicron menjadi salah satu kondisi yang wajib diwaspadai. Meski diklaim gejala dan penanganannya lebih ringan, namun penyebarannya lebih cepat.

Maidi berharap, kasus Covid-19 di Kota Madiun bisa cepat teratasi. Sehingga, upaya pembangunan ekonomi masyarakat bisa dikejar. (ant/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

OLAHRAGA

16 Tim Bertemu di Soekarno Cup, Komarudin: Sepak Bola Harus Jadi Ruang Persatuan Anak Muda

Komarudin Watubun menegaskan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar mengejar kemenangan, tetapi menjadi ruang ...
OLAHRAGA

Soekarno Cup Buka Jalan Talenta Pelosok, Eri: Ini Realisasi Mimpi Anak Petani dan Nelayan

Soekarno Cup 2026 membuka panggung bagi talenta muda dari pelosok, termasuk anak petani dan nelayan. Eri Cahyadi ...
HEADLINE

Said Abdullah: Soekarno Cup Jadi Wadah Talenta Muda Wong Cilik dan Pembentuk Karakter

SURABAYA – Soekarno Cup 2026 tidak sekadar menjadi ajang perebutan gelar juara bagi 16 tim dari berbagai daerah di ...
OLAHRAGA

Soekarno Cup 2026 Siapkan VAR untuk Semifinal dan Final, Jaga Sportivitas Pertandingan

Soekarno Cup 2026 menyiapkan teknologi VAR untuk semifinal dan final. Panitia juga mendatangkan wasit dari luar ...
KABAR CABANG

DPC Tulungagung Harap Kecamatan Pakel Jadi Kandang Banteng Sejati

TULUNGAGUNG – Dalam pelaksanaan Pemilu Legislatif (Pileg) tahun 1999 hingga 2024, tercatat bahwa PDI Perjuangan ...
KRONIK

Hj. Ansari Dorong Masyarakat Perkuat Mitigasi Bencana sejak Dini

PAMEKASAN – Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj. Ansari, mendorong masyarakat memperkuat mitigasi bencana dan kepedulian ...