Selasa
06 Oktober 2026 | 3 : 35

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Banyuwangi Target Tuntaskan Vaksinasi Anak Akhir Januari

PDIP-Jatim-Ipuk-F-10102021

BANYUWANGI – Selain memacu vaksinasi dosis ketiga (booster), Banyuwangi juga melakukan percepatan vaksinasi anak 6-11 tahun. Banyuwangi menargetkan vaksinasi anak dosis pertama tuntas akhir bulan ini.

“Vaksinasi anak kami target dosis satu tuntas 100 persen sesuai target sasarqn pada akhir Januari 2022. Saat ini, vaksinasi anak dosis satu sudah mencapai 71,37 persen,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, saat menggelar rapat evaluasi secara virtual tentang pelaksanaan vaksinasi yang diikuti seluruh camat dan puskesmas se-Banyuwangi di Balai Desa Pakistaji, Banyuwangi, Rabu (19/1/2022). 

Berdasarkan data dari dinas kesehatan, per tanggal 18 Januari 2022 tercatat ada 103.839 anak yang telah menerima vaksinasi dosis pertama, atau setara 71,37 persen. 

“Kami berterima kasih pada berbagai pihak yang gotong royong melakukan percepatan vaksinasi anak. Terima kasih Polri, TNI, dan lainnya yang setiap hari menggelar vaksinasi anak,” tambah politisi PDI Perjuangan itu. 

Seperti yang dilakukan Polresta Banyuwangi yang menggelar vaksinasi anak di kantor Kelurahan Mojopanggung, Kecamatan Giri, Banyuwangi, Rabu (19/1/2022). Hadir pula dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Banyuwangi, Sugirah.

“Untuk mencapai target vaksinasi anak kami harus melakukan percepatan-percepatan. Polri, TNI, Pemkab Banyuwangi, dan berbagai pihak lainnya bersama-sama setiap hari menggeber vaksin anak,” kata Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Nasrun Pasaribu. 

Kapolresta mengatakan vaksinasi anak ini untuk melindungi anak-anak yang sudah mulai melakukan pembelajaran tatap muka (PTM). “Ini juga upaya kita bersama untuk melindungi anak-anak kita. Karena itu dibutuhkan dukungan semua pihak,” kata Nasrun. 

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi, Suratno, menambahkan, terkait pembelajaran tatap muka (PTM), Banyuwangi tetap menerapkan proses pembelajaran 50 persen. Metodenya bisa menggunakan Shift 1 – Shift 2, atau menggunakan metode blended learning (campuran), yakni separuh daring dan separuh luring.

“Sampai sejauh ini proses pembelajaran berjalan lancar. Anak-anak sudah ditata tempat duduknya dengan konsisten satu setengah meter atau lebih. Penggunaan masker akan lebih terkontrol. Kita terus berupaya meningkatkan capaian vaksinasi anak yang kini sudah mendekati 100 persen,” kata Suratno. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Bupati Fauzi Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Desa Terdampak Kekeringan, Warga: Sangat Berarti

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, memantau langsung bantuan air bersih kepada masyarakat yang ...
KRONIK

Fatmawati Trophy 2026: Merawat Kesederhanaan Fatmawati Lewat Karya Budaya Jawa Timur

SURABAYA — Sebuah kebaya tidak selalu sekadar bicara tentang kain, motif, atau potongan busana. Di baliknya bisa ...
KRONIK

Di Brau, Secangkir Susu dan Seekor Anak Sapi Menjadi Cerita tentang Ekonomi Kerakyatan

BATU – Biasanya doorprize festival berupa sepeda, peralatan elektronik, atau voucher belanja. Namun Festival Nyusu ...
HEADLINE

Fatmawati Trophy 2026, Jatim Bawa Kearifan Lokal ke Panggung Nasional

Jawa Timur menyiapkan Banyuwangi, Kota Batu dan Trenggalek untuk Fatmawati Trophy 2026. Tak hanya desain, cerita ...
SEMENTARA ITU...

Haornas di Trenggalek, Doding Ajak Warga Jalan Sehat Sambil Jaga Lingkungan

TRENGGALEK – Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43 di Kabupaten Trenggalek tidak hanya menjadi momentum ...
LEGISLATIF

Deni Dorong Pemprov Jatim Bangun Basis Data Pasar Tradisional untuk Tepatkan Intervensi

SURABAYA – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan Deni Wicaksono mendorong Pemprov Jatim menyusun ...