PONOROGO – Awal Januari 2022, kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Ponorogo melonjak tinggi seiring dengan masih tingginya curah hujan. Karena itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mengambil langkah-langkah strategis untuk menekan persebaran virus dengue.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, DPC Banteng Muda Indonesia (BMI) Kabupaten Ponorogo menggelar kegiatan penyemprotan insektisida atau fogging untuk masyarakat umum. Nampak puluhan pengurus DPC dan PAC BMI Kecamatan Ponorogo (kota) kompak membantu para petugas fogging dalam melakukan penyemprotan insektisida.
“Sebagai bagian dari masyarakat Ponorogo maupun bagian dari PDI Perjuangan yang notabene pengusung utama pemerintahan Sugiri-Lisdyarita, kami DPC BMI Kabupaten Ponorogo memiliki tanggungjawab untuk berbuat yang terbaik bagi masyarakat Ponorogo, apalagi soal kesehatan itu prioritas kami,” ujar Wakil Ketua DPC BMI Kabupaten Ponorogo, Catur Chrismantyas Faiq Akbar, di sela-sela gerakan fogging di Kelurahan Surodikraman, Kecamatan Ponorogo, Sabtu (15/1/2022).
Sementara itu, Ketua RT setempat, Sumadi, merasa senang dengan adanya kegiatan fogging yang diprakarsai oleh organisasi kepemudaan sayap PDI Perjuangan itu. Ia juga berharap seluruh masyarakat Ponorogo bisa terhindar dari DBD.
“Tentu kami sangat senang sekali dengan kegiatan fogging dari teman-teman BMI ini dapat terealisasi dan berjalan dengan lancar. Semoga warga kami khususnya dan seluruh masyarakat Ponorogo pada umumnya terhindar dari segala penyakit termasuk DBD ini,” ucapnya dengan antusias.
Seperti diketahui, berdasarkan informasi yang dihimpun dari panitia kegiatan fogging DPC BMI Kabupaten Ponorogo, pelaksanaan penyemprotan dilakukan pada tiap akhir pekan. Sejak dibuka sekitar seminggu yang lalu melalui PAC-PAC BMI se-Kabupaten Ponorogo, dilaporkan sudah ada beberapa permohonan yang masuk. (jrs/set)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS













