Kamis
08 Oktober 2026 | 9 : 15

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Melongok Serunya Topeng Maulud di Surabaya

topeng maulud di surabaya - viva

topeng maulud di surabaya - vivaSURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memiliki kepedulian tinggi untuk ikut merawat budaya kearifan lokal agar tidak lenyap dan tergusur oleh modernitas jaman. Salah satu upaya Pemkot Surabaya untuk melestarikan kearifan lokal adalah dengan menggelar festival topeng Maulud yang digelar di halaman Taman Surya, Surabaya, Minggu 25 Januari 2015.

Ini merupakan kali kedua penyelenggaraan festival Topeng Maulud. Namun, dibanding acara pertama yang digelar di Taman Bungkul, acara kali ini jauh lebih semarak. Ada 1000 lebih warga Surabaya yang ikut ambil bagian untuk memeriahkan acara tahunan ini.

Halaman Taman Surya pun serasa disulap menjadi panggung pesta rakyat dengan hamparan karpet merah. Ada puluhan ragam topeng Maulud yang seperti dipajang di sebuah etalase. Juga ada gunungan hasil bumi seperti sayur-sayuran, buah-buahan serta gunungan apem (jajanan) khas Surabaya.

Selain itu, ada beragam penampilan dari siswa-siswi sekolah, komunitas sanggar tari (seni) dan juga dari pewakilan kecamatan yang terkemas dalam parade topeng Maulud 2015. Diantaranya, tari topeng Shalawat dari SMPN 12 Surabaya, juga drum band SMAN 19 Surabaya.

Setelah pembacaan doa, acara dilanjutkan dengan ritual keberkahan yang diawali dengan Tarian Topeng Gedeg oleh Sanggar Surabaya Menari, dilanjutkan pembagian topeng Maulud oleh Walikota Surabaya, Tri Rismaharini. Kemudian dilanjutkan dengan rebuan gunungan apem dan gunungan hasil bumi.

Kegiatan Festival Topeng Maulud tahun 2015 ini merupakan ide dari Walikota Surabaya yang kemudian ditindaklanjuti oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Surabaya.

“Sebenarnya ini penyelenggaraan yang kedua kalinya. Memang saya minta ke Disbudpar. Tujuannya supaya anak-anak Surabaya tahu ada budaya seperti ini di Surabaya. Anak-anak kecil jadi tahu ada Topeng Maulud,” tegas Walikota Tri Rismaharini.

Karenanya, walikota sarat prestasi ini menegaskan, acara seperti ini akan rutin diselenggarakan oleh Pemkot Surabaya.

“Ke depannya akan terus kita sempurnakan sehingga anak-anak tahu kekayaan budaya di Surabaya. Kali ini pun packaging-nya beda dengan sebelumnya. Bila sebelumnya adanya topeng Maulud saja, sekarang ada gunungan buah adan apem seperti di aara ruwat desa,” sambungnya.

Topeng Maulud merupakan salah satu budaya kearifan lokal yang ada di Surabaya selain ludruk, manten pagon, tari remo, undukan doro dan gulat okol. Pemkot Surabaya telah melakukan berbagai upaya untuk merawat budaya lokal tersebut agar tetap ada dan dikenal generasi muda.

Fauzie M Yos dari Disbudpar Kota Surabaya mengatakan, Festival Topeng Maulud 2015 diramaikan oleh sekitar 1200 warga. Mereka terdiri dari pelajar sekolha, komunitas sanggar tari dan seni, serta juga partisipasi dari kecamatan-kecamatan di Surabaya.

“Selain untuk melestarikan budaya, kami juga berharap kegiatan tahunan ini nantinya bisa menjad destinasi wisata di Surabaya,” ujarnya.

Sementara Herry Lento selaku salah satu penggagas acara Festival Topeng Maulud 2015 mengatakan, sejak dulu, di Surabaya ada tradisi perayaan Maulud Nabi Muhammad SAW di mana anak-anak akan memakai topeng Maulud.

“Dulu, ibu-ibu yang yang pergi ke pasar, membelikan anak-anaknya topeng Maulud. Di kampung-kampung semuanya pakai topeng itu. Itu yang kemudian kita hidupkan kembali tradisi ini,” ujar Herry Lento. (viva)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Puan di Forum IPU: Tata Kelola Pemerintahan yang Baik Haruslah Adil

Puan Maharani menegaskan di Sidang Umum IPU ke-153 bahwa tata kelola pemerintahan yang baik haruslah adil, ...
LEGISLATIF

Desak PSU Perumahan Vaganza Segera Diserahkan ke Pemkab Malang, DPRD Siap Kawal

MALANG – Komisi III DPRD Kabupaten Malang mendesak Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) Perumahan Vaganza segera ...
SEMENTARA ITU...

Prof Kyungyon Moon Apresiasi Inovasi Bupati Trenggalek, Siapkan Program Pemberdayaan Pemuda

TRENGGALEK – Inovasi Pemerintah Kabupaten Trenggalek mendapat apresiasi dari Prof. Kyungyon Moon dari Jeonbuk ...
LEGISLATIF

DPRD Banyuwangi Ajukan Raperda Inisiatif Pembentukan Produk Hukum Daerah untuk Dibahas

BANYUWANGI – DPRD Kabupaten Banyuwangi mengajukan Rancangan peraturan daerah (Raperda) inisiatif tentang ...
UMKM

Bupati Gresik Perintahkan Dinas Koperasi Tetap Lakukan Pendampingan Pasca-Pelatihan kepada UMKM

GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta Program Bunda Puspa tidak berhenti pada pelatihan. Para alumni ...
SEMENTARA ITU...

Hadiri Peringatan HUT Ke-81 TNI di Lumajang, Agus Wicaksono Sampaikan TNI Kuat Bersama Rakyat

LUMAJANG – Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan menyelimuti peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara ...