Selasa
15 September 2026 | 1 : 34

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Begini Langkah Bupati Gresik Membangkit PDAM “Sakit”

pdip-jatim-eksekutif-05012022-bupati-gresik

GRESIK – Berbagai upaya ditempuh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani untuk memperbaiki kinerja dan pelayanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Giri Tirta.

Pada kunjungannya ke kantor PDAM, Selasa (4/1/2022), bupati diusung PDI Perjuangan ini menegaskan ada beberapa hal yang perlu dievaluasi dan ditingkatkan oleh PDAM.

Seperti pendistribusian air yang sering macet, bahkan ada yang belum teraliri air, kualitas hasil produksi air bersih, hingga tingkat kebocoran yang cukup tinggi dimana sampai 40 % akan dilakukan pembenahan dari cabang hingga internal tubuh PDAM.

Perumda Giri Tirta harus melakukan efisiensi, mengikat pinggang. Tidak lagi melakukan pengadaan barang yang tidak terlalu penting.

“Silahkan belanja sesuai kebutuhan. Pengadaan seragam stop. Kondisi Perumda sedang sakit, seperti masuk ICU,” ujar Bupati Gus Yani usai melakukan rapat terbatas di Kantor PDAM Giri Tirta.

Gus Yani juga meminta Perumda Giri Tirta untuk efisien dalam mengeluarkan aggaran. Termasuk dirinya belum bisa memberikan anggaran dana pensiun sebesar Rp 8 miliar.

“Kewajiban BUMD memberikan PAD saja belum dilakukan, jadi maaf belum bisa memberikan dana pensiun,” imbuhnya.

Gus Yani menyatakan, meski pos anggaran dana pensiun sudah berlangsung sejak lama, mulai tahun ini dihapus. Tidak ada lagi dana pensiun bernilai miliaran.

“Kondisi Perumda Giri Tirta sedang kolaps. Saat ini harus efisien. SDM di Perumda yang tidak pernah bekerja disiplin kita pastikan diberhentikan,” tegas Gus Yani.

Sementara Plt Dirut Perumda Giri Tirta, Gunawan Setijadi menambahkan, rapat yang digelar tertutup itu melibatkan Sekda Gresik Achmad Washil, Kasatpol PP Suprapto, dan Plt Dirum dan Plt Dirtek.

Pertemuan itu fokus membahas agar Perumda lebih efisien dan efektif. “Belanja tidak efektif kita coret, dana pensiun juga harus dikurangi,” ujar mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPU TR) tersebut.

Sebelumnya, Bupati Gresik telah mencopot sejumlah pejabat direksi Perumda Giri Tirta Gresik. Mulai dari direktur utama, direktur umum dan direktur Teknik. Sementara tiga dewan pengawas mengundurkan diri. (mus/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Amin Thohari Kembali Salurkan Air Bersih, Kini 2 Desa di Kedungadem

BOJONEGORO– Anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro Fraksi PDI Perjuangan, Amin Thohari, kembali menyalurkan bantuan air ...
LEGISLATIF

Raperda P-APBD 2026 Disepakati, Syaifuddin: Anggaran Pendidikan dan Kesehatan Tak Boleh Dicoret

SURABAYA — Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Sidak Gudang Pengepul Kentang Mitra Indofood usai Keluhan Petani Soal Panen Lambat

MAGETAN — Komisi B DPRD Kabupaten Magetan turun langsung meninjau gudang pengepul kentang di Jalan Raya ...
LEGISLATIF

Puan Kenang Jejak Bung Karno dan Bulgarian Rose dalam 70 Tahun Persahabatan Indonesia-Bulgaria

JAKARTA — Ketua DPR RI Puan Maharani mengenang kunjungan Presiden pertama RI Soekarno ke Bulgaria pada 1961, saat ...
LEGISLATIF

Developer di Gresik Tak Sediakan Lahan Makam Terancam Sanksi

GRESIK – Pengelolaan pemakaman menjadi perhatian serius wakil rakyat kabupaten Gresik. Pasalnya, perumahan kian ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Kirim Air Bersih ke Tiga Desa di Sumberrejo Terdampak Kekeringan

BOJONEGORO – Krisis air bersih yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bojonegoro mendorong berbagai pihak untuk ...