Kamis
20 Agustus 2026 | 6 : 53

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Inisiasi Vaksinasi Anak 6-11 Tahun di Kota Blitar, Puan Tekankan Edukasi ke Ortu

pdip-jatim-211221-vaksinasi-anak-1

BLITAR – Ketua DPR RI Puan Maharani memberi dukungan untuk pelaksanaan program vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun di Kota Blitar. Dia menekankan pentingnya edukasi kepada orangtua agar vaksinasi anak dapat berjalan baik.

“Anak-anak ini sudah harus menjalani pembelajaran tatap muka sehingga vaksinasi menjadi penting untuk memastikan proses ini bisa dilaksanakan dengan aman bagi semua,” kata Puan, Senin (20/12/2021).

Perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu mendorong percepatan vaksinasi anak di daerah-daerah. Puan pun menginisiasi pelaksanaan vaksinasi anak usia 6-11 tahun yang digelar di SDN Sentul 2, Kota Blitar, yang diikuti 250 siswa sekolah dasar.

Baca juga: Di Kota Blitar, Puan Ziarah Makam Bung Karno dan Sosialisasikan Stunting

Anggota DPR RI Dapil Jawa Timur VI, Arteria Dahlan dan Sri Rahayu mewakili Puan membagikan buku serta alat tulis kepada peserta vaksinasi. Hadir pula dalam acara ini Wali Kota Blitar Santoso.

Puan pun mengingatkan pentingnya peran orangtua dalam memastikan vaksinasi anak berjalan lancar. Oleh karena itu, stakeholder terkait diminta memberikan edukasi kepada orangtua agar tidak takut membawa anaknya untuk divaksin.

“Selain pemerataan distribusi vaksin, kita punya tanggung jawab untuk memastikan informasi dan pengetahuan tentang vaksin juga merata di semua kalangan,” jelas Ketua DPP Perjuangan ini.

“Jangan sampai karena minimnya literasi vaksin para orang tua ini kemudian ragu atau bahkan takut anak-anaknya menerima vaksin,” sambung dia.

Kegiatan vaksinasi di SDN 02 Blitar dilaksanakan Forkopimda Kota Blitar dengan Dinas Kesehatan Kota Blitar, Polres Blitar Kota dan Kodim 0808 Blitar.

Selain paket alat tulis, Puan juga memberikan makanan ringan dan kaos kepada para siswa peserta vaksinasi sebagai bentuk dukungan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Blitar, Dr. Dharma Setiawan mengatakan pihaknya menargetkan vaksinasi dosis pertama di Kota Blitar akan rampung pada Januari 2022.

Kota Blitar termasuk 21 wilayah di Jawa Timur yang telah memenuhi kriteria pelaksanaan vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun.

“Target kami memberikan vaksinasi untuk 13.528 anak-anak berusia 6-11 tahun di Kota Blitar menggunakan vaksin Sinovac 0,5 ml dengan interval 4 minggu. Mudah-mudahan bulan Maret tahun depan dosis kedua juga sudah selesai,” ungkap Dharma.

Kementerian Kesehatan menyebut Indonesia membutuhkan 58,7 juta dosis vaksin untuk 26,5 juta anak di mana sebanyak 6,6 juta anak akan divaksin menggunakan vaksin Sinovac yang saat ini sudah tersedia dengan target akhir Desember nanti.

Hingga saat ini ada 8,9 juta jiwa dari 115 kabupaten/kota di 19 provinsi yang juga memenuhi syarat untuk melaksanakan vaksinasi anak usia dini. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Tiga Politisi Muda PDIP Tapal Kuda Masuk Nominasi Penghargaan Nasional

JEMBER – Tiga politisi muda PDI Perjuangan dari kawasan Tapal Kuda masuk nominasi penghargaan yang digelar salah ...
KRONIK

Korban TPPO Asal Jawa Barat Dipulangkan, Sinung Harap Kasus Serupa Tidak Terjadi Lagi

BONDOWOSO – Tiga perempuan asal Jawa Barat yang diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) ...
SEMENTARA ITU...

Doding Dorong Pedagang Pasar Melek Teknologi agar Tak Tergusur Perubahan Zaman

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Doding Rahmadi mendorong pedagang pasar tradisional beradaptasi dengan ...
LEGISLATIF

Komisi B DPRD Jember Soroti Gerobak Cinta dan Kebocoran Retribusi Pasar

JEMBER – Komisi B DPRD Jember meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat menggeser anggaran sejumlah program ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Jember Tolak Tanggung Jawab atas Utang Rp786 Miliar

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember menolak ikut bertanggung jawab atas rencana pinjaman daerah Rp786,573 ...
SEMENTARA ITU...

Kurangi Ketergantungan Impor, Trenggalek Mulai Kembangkan Bawang Putih

Trenggalek mulai mengembangkan bawang putih di Kecamatan Pule untuk mengurangi ketergantungan impor sekaligus ...